iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk……sepertinya Vinales sedang kecewa dan marah. Setelah berhasil pecahkan record saat kualifikasi dan sabet pole, siapa menyangka performa racenya jauh dari angan. Maverick Vinales tidak mampu masuk podium. Kini pembalap Yamaha mengaku bingung dan frustasi. Yang heran doi kembali salahkan motor…walahhhh….

Kalau sampeyan perhatikan speed Maverick Vinales saat kualifikasi pasti tercengang sebab doi berhasil pecahkan record di trek ini. Yup…Vinales memecahkan rekor lap Misano dalam kualifikasi dan merebut pole. Nggak heran doi menjadi favorit jelang balapan setelah menunjukkan kecepatannya yang luar biasa ngacir cak. Namun pada kenyataannya tidak demikian….

Memilih ban tipe hard, Vinales berjuang dari awal dan turun dari posisi pertama hingga keenam. Performanya yang drop tersebut memang menjadi masalah yang sering dihadapi Vinales selama beberapa seri terakhir. Pembalap Spanyol tersebut juga heran. Ketika ditanya oleh beberapa media asing salah satunya autosport doi mengaku bingung dan frustasi dengan kondisi tersebut. Menurutnya masalahnya bukan masalah pemilihan ban namun reaksi motor yang tidak sesuai ekspetasi…..

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

“ Aku sangat kecewa karena telah menjadi pembalap pencetak record lap namun saat race berubah menjadi hanya penggembira. Jujur kini sangat sulit bagiku untuk memiliki motivasi walaupun mungkin performa free practice dan kualifikasi bagus sebab ketika race hasilnya berbalik. Motor tidak memberikan respon yang aku inginkan. Apakah aku perlu mengubah gaya membalapku hingga 70 kali dalam satu akhir pekan agar motor bisa berfungsi sesuai keinginan ?…” sindir Maverick Vinales kesal. Menurut Vinales hingga sekarang Yamaha belum memiliki jawaban atas perbedaan feeling motor antara latihan bebas dan race….

” Ya…..aku juga bingung. Kenapa ketika balapan feeling motor berbeda dan herannya aku selalu memiliki masalah yang sama. Ini sulit. Tentu aku tidak ingin selalu mengatakan ‘motornya tidak berfungsi’. Tapi faktanya demikian. Motor demikian….itu yang aku rasakan. Aku memiliki masalah ini. Aku kini harus terbiasa dengan kondisi tersebut dan sekarang jangan terlalu antusias ketika sukses melakukan kualifikasi dengan baik.…” tukasnya lagi. Mungkinkah karena salah memilih ban belakang mengingat doi satu-satunya rider Yamaha yang menggunakan ban tipe hard ?

Aku rasa tidak, sebab kemarin aku melakukan putaran secara konsisten dikisaran 1 menit 32.1 detik dengan ban yang sama (hard). Dan minggu pagi dengan suhu 19 derajat di trek aku bisa torehkan waktu dikisaran 1m33.1detik, itu dengan ban hard bekas. So…Ban tersebut menurutku sudah tepat sebab aku juga menggunakan ban yang sama pada FP4, dan juga di FP1. Entahlah aku juga bingung dan heran. Tapi menurutku masalah kami pasti ada hubungannya dengan motor….” tegas Vinales tetap kekeuh dengan pendiriannya. Doi percaya bahwa biang masalah adalah motornya. Terus gimana strategi Vinales pada next race di tempat yang sama??

Entahlah…yang jelas kondisi ini sangat membuatku frustrasi karena aku bisa berlatih dengan sangat baik namun kemudian ketika race motor tidak berfungsi sesuai keinginan. Jadi, aku tidak tahu. Kalian bayangkan…..kami menguasai free practice dan kualifikasi, seperti biasa motor dan ban memberikan feeling grip super, semuanya bekerja dengan baik dan kemudian dalam balapan aku mengalami masalah yang sama. Aku tidak bisa berkata-kata lagi…” tutup Vinales….

Emboh cak….kok jadi bingung juga yak. Disisi lain Vinales ngeluh motor tapi faktanya di Misano juaranya adalah Morbidelli. Apalagi Rossi juga mampu figt nyaris podium. Mereka-mereka yang juga menggunakan motor yang sama dengan Vinales. So…menurut sampeyan yang masalah Vinales atau motornya ? monggo berikan opini terbaiknya…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!