iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) tampil kuat pada putaran ke tujuh [putaran ke-6 di kelas MotoGP] Misano, San Marino meski akhirnya gagal meraih podium lantaran ke salahan kecil yang ia lakukan pada Last Lap. The Doctor menyayangkan kegagalanya pada race kemarin, kendati demikian doi merasa senang karena masih bisa kompetitif di sepanjang akhir pekan balap…..

Tekad yang kuat untuk tampil maksimal di tunjukkan oleh Valentino Rossi pada Home Racenya hari Minggu kemarin cakkk, yupss pasalnya sirkuit Misano sangat dekat dengan rumah The Doctor yang hanya berjarak 10 kilometer saja.

Valentino Rossi menunjukkan bahwa ia ingin memberikan sesuatu di depan publik sendiri, hal tersebut di buktikannya dengan ke konsistenannya berada di sepuluh besar di sepanjang akhirr pekan. Bahkan doi berhasil tampil sebagai yang tercepat pada Free Practice 3.

iklan iwb

Memulai start dari posisi ke empat, Rossi sukses memanfaatkan holeshot dengan baik dan menempati posisi kedua selepas start, dengan segala upayanya doi berhasil menempel Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang berada di posisi terdepan.

Rossi yang terus mencoba menyerang Morbidelli mulai mengendur di pertengahan race, meski begitu The Doctor memiliki kecepatan yang konstan dengan berkendara mencetak waktu 1 menit 33 rendah. Namun di saat balapan menyisakan 8 lap Francesco Bagnaia (Pramac Racing Team) dan Duo Suzuki Ecstar Team Alex Rins & Joan Mir mulai menyerang Rossi untuk memperebutkan podium kedua.

Satu lap kemudian Francesco Bagnaia sukses mengovertake sang guru untuk posisi kedua, degradasi ban jelang balapan usai semakin membuat Rossi kesulitan pakdeee. Ia yang mencoba bertahan di posisi ketiga akhirnya harus menyerah lantaran Joan Mir mencuri posisinya tepat di Last Lap. Hingga bendera finish berkibar Rossi di pakda legowo atas posisi ke empatnya.

Valentino Rossi menyayangkan ke gagalannya meraih podium di depan para penggemarnya, terlebih lagi Kedua muridnya Berhasil meraih podium 1 dan 2.

“Ini Sangat disayangkan karena berada podium selalu istimewa, terlebih di sini (Misano). Apalagi berbagi podium dengan Franco dan Pecco mungkin akan seperti di ranch,” ujar Rossi melalui situs Resmi Yamaha MotoGP.

Kesalahan kecil di last lap harus di bayar mahal oleh Rossi atas tercurinya podium ketiga dari Joan Mir, kendati demikian doi mengaku senang karena bisa tampil baik di sepanjang akhir pekan.

“Aku membuat kesalahan kecil dan Mir sangat kuat pada saat itu, ia mencetak waktu putaran yang sangat baik di akhir balapan. Pada akhirnya ia bisa mengalahkanku. Di sisi lain, itu adalah balapan yang bagus dan akhir pekan yang bagus, karena aku berkendara dengan baik….

“Kami memiliki kecepatan yang sangat bagus dan saya merasa nyaman di atas motor YZR-M1. Jadi, meski pulang tanpa podium aku menikmati balapan tersebut. Ini adalah akhir pekan yang bagus untuk tim kami, Yamaha dan untukku, karena kami selalu kompetitif (di sepanjang akhir pekan). Ini sangat penting, kupikir kami dapat meningkatkan tiga atau empat hal untuk minggu depan ketika kami memiliki kesempatan lain dan Hasil ini membuatku senang, selanjutnya kami bisa mencoba lagi (untuk meraih podium Minggu depan).” tutup juara dunia sembilan kali tersebut….(Cb for iwb)

Advertisements

56 COMMENTS

  1. Gak beda amat sih gadis gadis itali dikompare sama gadis gadis hispanis macem eva mendes.
    So…. no need to rigretz lahhhh
    Yang paling hepi tep MM93…. ditemenin gadis gadis hispanis macem eva mendes. Mau ini itu tinggal ngomong…. “Bukaa….” langsung dibukain…. (jendela nya)

  2. ekekekekek

    Ini adalah pola pikir yang Matang
    kalau wejangan dari orang tua harus diperhatikan …memberikan respect antar pembalap bagian dr sifat Humanis

    kalau udah kejadian yg tidak diinginkan akan Galau Gundah dan Gelisah…

    Mueheheheh

      • cieee cieee kambingers baru keluar zamb4n ekekeke

        17 Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)
        18 Stefan Bradl GER Repsol Honda (RC213V)
        19 Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)

    • 17 Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)
      18 Stefan Bradl GER Repsol Honda (RC213V)
      19 Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)

      udah kasian memang cuma segitu kualitas repsol ngondah tim, di bawah aprilia ekekekeke

      • Kalo d bawah aprilia kayanya nggak deh.. coz subyektif aja lah emangnya udah berapa kali aprilia jurdun d GP?
        Kesalahan H adalah membangun motor yg berkarakter 93 otomatis mau tidak mau pembalap H yg lain harus mengikuti riding style nya yg notabene itu tidak mungkin.

  3. Rossi itu udah ga pgn juara lagi sebenernya. Buat dia masuk podium itu atau bahkan juara cuma bonus. Yg terpenting balapan menyenangkan. Hobi yg sangat mahal🀣🀣

  4. Kalau buat seumuran rossi dan motor ada kendala bs nahan diposisi itu udah bagus,di banding neng vina,cm bs ngomel2 doank…hasil nihil…hehehe

  5. Salut sama rossi, umur 40th bisa hadapi yg muda muda setara anaknya. Rossi sebenarnya bisa attack morbidelli tapi dia gak mau membuat muridnya kacau. Trus dia menjaga ban sepanjang race,eh malah rins yg merepotkan dia sampai kehabisan ban(rins jg melorot). Nah tentunya dia tak berdaya menghadang mir yg nothing to lose last lap buat podium. Capaian besar rossi ,bukan utk jurdun ke 10 tapi sukses buat muridnya ditop motogp,termasuk di moto 2. Pembalap lain blm bisa seperti itu.

  6. Kali ini aku harus salut dengan rosi…Dan setuju dengan statement ya…times will make your heart become a man…not a boy(sindir pinales)

  7. Makelar motor pada ngotor ngotorin kolom komen…….yg dibahas apa yg komen bisanya jualan motor buat target jualan…….mending jualan otak aja dehhh…..otak otak otakkkk…….yg otaknya pada kisut sini dibeli otak-otak nya biar otak para seles motor sembuh kisutnya…..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here