iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk…Rumor berhembus Sore ini bahwa Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) pensiun di akhir musim 2020, sementara Calon tim The Doctor Petronas Yamaha SRT akan di isi Andrea Dovizioso (Ducati Team). Lhoooo??

Yupss cakkk, bursa transfer rider MotoGP mulai memanas dalam beberapa hari terakhir ini. Mulai dari Susunan pembalap Ducati musim depan yang siap membajak para Rookie dari kelas Moto2 hingga masa depan dua rider papan atas Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso dimana keduanya tidak akan berada dalam tim Factory lagi mulai musim depan.

Untuk Valentino Rossi, negoisasi kontrak yang melibatkan dirinya – Yamaha dan juga pihak Petronas berjalan sangat rumit cakkkk. Karena banyak hal yang di perhitungan seperti masalah Sponsor hingga kesepakatan siapa saja crew yang akan di boyong ke Petronas, mengingat pihak Petronas membatasi hal tersebut.

iklan iwb

Hal ini juga di konfirmasi langsung oleh Manager Yamaha, Lin Jarvis dimana doi adalah salah satu orang yang memperlambat kontrak Valentino Rossi dengan Petronas.

Orang yang paling memperlambat [kesepakatan kontrak] mungkin adalah aku, ini proses yang rumit karena ada tiga pihak yang terlibat (Yamaha, Petronas Yamaha SRT, dan Rossi). Valentino akan memiliki kontrak dengan Yamaha, tapi ia akan membela tim Petronas yang memiliki sponsor sendiri. Jadi kami butuh kesepakatan tiga arah, dan percayalah ini rumit dan butuh waktu lagi untuk menyelesaikannya “ ujar Jarvis melalui MotoGP.com

Namun Jarvis menegaskan kesepakatan tersebut akan segera tercapai dalam beberapa hari kedepan..

“Ada tim hukum dari Malaysia, Jepang, dan dari pihak Valentino juga, jadi ini semakin rumit. Ini hanyalah masalah formalitas, tidak ada penghalang dari kedua belah pihak, kesepakatan akan segera dicapai, aku berharap kami siap mengumumkannya di Misano tetapi secara realistis tidak akan mudah untuk siap dalam dua atau tiga minggu. Kami akan memberi tahu Anda tetapi semuanya sedang berjalan dan kami akan membuat pengumuman jika waktunya telah tiba,” tutup Jarvis..

Meski hampir di nyatakan resmi, tetapi rumor hari ini justru berkata lain cakkkk. Yupsss dikabarkan via Speedweek bahwa Rossi mengurungkan niatnya untuk melanjutkan karir di MotoGP musim depan, wahhhh wahhh…

Hal ini di sebabkan oleh performa Rossi yang tak kunjung membaik meskipun dalam beberapa balapan terakhir The Doctor menjadi rider terbaik Yamaha mengalahkan Rekan satu timnya dan pimpinan klasemen sementara Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), namun faktor lainnya menjadi penghalang masa depan Mbah Rossi di MotoGP.

Yups seperti yang telah kita ketahui, Rossi terlalu tua dan sulitnya doi bersaing melawan rider muda. Belum lagi problem Yamaha M1 versi 2020 yang tak kunjung reda di tengarai menjadi penyebab utama dari keputusan kontrak Rossi cakkk.

Disisi lain, Andrea Dovizioso yang di akhir musim ini meninggalkan pabrikan Borgo dimana tim Red tersebut telah ia bela selama 8 tahun tersebut lebih memilih memprioritaskan rider muda dan juga konflik internal antara Dovi dan General Manager Ducati Gigi Dall’Igna menjadi penyebab perpisahan tersebut.

Sementara itu, beberapa hari yang lalu Dovi berspekulasi bahwa doi akan tetap membalap dan ingin berjuang untuk perebutan gelar lagi musim depan. Kebetulan dengan rumitnya negoisasi Rossi dan Petronas kabarnya Dovizioso siap memback up posisi tersebut cakkkk..wahh makin panas kiee…

Dovizioso sendiri sudah tidak asing lagi dengan M1 pakdee, dimana sebelumnya ia pernah membela Monster Yamaha Tech3 musim 2012. Torehannya pun bisa dikatakan baik, doi sering mengacak acak barisan depan dan total meraih 3 podium dalam satu musim, serta mengamankan peringkat ke empat dengan raihan 218 poin….(cb for iwb)

Advertisements

40 COMMENTS

      • Murahnya Harga Honda BeAT per September, Cocok untuk Kaum Pas-pasan
        Rabu, 9 September 2020 | 09.11

        #efbehahahakaumpaspasan 😃😃😃

    • Catat omongan thailancung
      MotoGP tanpa Rossi sepi cak….
      Gak ada lagi yg meramaikan cucuk cucukan di sirkuit yg rebutan posisi buncit
      MuuuuUUUuuuuehehehe……..

    • Pumiyem berlinang air mata di depan layar hp’nya…. apalagi ALAN yg langsung nangis bombay di bawah guyuran shower ekekekek

      • Maafkan sodara saya ..
        Kemarin mau beli obat penenang di Apotek kehabisan ,, jadi di ganti obat cacing jadi gitu dia,, lihat komennya ngelantur..

        Padahal org pada tau selemotnya Rossi tak perna di posisi buncit seperti Team kunyit sejak di tinggal Marc.. lht 2 kunyit cuma Ngobok Ngobok posisi buncit..

  1. Cocok cak wan
    Jadi Duta merk motor kwalitas ngeropa
    Manstab gandsos jiwa sraya pak.

  2. Dovi wong ngeropa
    Yam motor laris pool disono cak wan
    Cocok duaaah bray cak!!
    Mbah legend46 cukup mantau aja
    Sekalian jadi kordinator seles ngeropa

  3. Saran : tim factory di isi oleh rossi dan fabio, dan petronas di isi oleh dovi dan morbi, vinales buang.. putus kontrak aja.. 😂

  4. KOMPAS.com – Mantan pebalap yang pernah merasakan gelar juara dunia MotoGP dua kali, Casey Stoner, mengkritik jalannya gelaran balapan musim ini.

    Stoner berpendapat tanpa kehadiran Marc Marquez, MotoGP 2020 berjalan tanpa tantangan.

    Sebab, bagi Stoner, Marquez adalah pemimpin di MotoGP sejak kedatangannya pada tahun 2013.

    Sejak saat itu, hanya ada Jorge Lorenzo yang mampu merebut takhta juara dunia, tepatnya pada MotoGP 2015.

    Baca juga: Sirkuit Mandalika Terus Bersiap Jelang MotoGP Indonesia 2021

    Selebihnya, Marc Marquez selalu keluar sebagai kampiun dan telah mengoleksi enam trofi juara dunia kelas MotoGP.

    “Tanpa Marc Marquez di sana, jujur, secara tidak langsung tak ada pemimpin,” jelas Stoner dalam podcast In The Fast Lane sebagaimana dikutip Motorsport.

    “Dan Anda bisa lihat hasilnya, orang yang berada di podium silih berganti,” ujar dia melanjutkan.

    Seperti diketahui, Marc Marquez absen akibat cedera patah tangan kanan yang terjadi pada seri pembuka di Sirkuit Jerez.

    Baca juga: Kekhawatiran Valentino Rossi soal Performa Ban Michelin di MotoGP San Marino

    Akibat cedera tersebut, pebalap Repsol Honda itu hingga kini belum bisa mengaspal hingga waktu yang belum ditentukan secara resmi.

    Sementara itu, lanjut Stoner, hal berbeda terjadi ketika dirinya masih membalap dan bersaing dengan Valentino Rossi.

    Kala itu, penguasa atau pemimpin MotoGP tidaklah hanya satu. Casey Stoner menyebut ada Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang bisa dijagokan.

    Namun saat ini, sangat sulit untuk menentukan juara MotoGP karena konsistensi pebalap di aspal tidak begitu kuat.

    Baca juga: MotoGP Misano, Peluang Besar Rossi dkk Tanpa Marc Marquez

    “Marc Marquez merupakan pemimpin dan membawa kejuaraan itu ke level lain,” puji dia.

    “Ketika saya berada di sana, saya, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang selalu berada di depan.”

    “Di saat mereka tidak memiliki pmbalap seperti itu untuk melakukannya, tentu itu menunjukkan apa yang harus Anda lakukan setiap akhir pekan dan seberapa tingkat konsistensi tim sepanjang musim,” tandasnya.

    😂😂😂😂😂😂

    Yang otaknya sehat monggo baca

    Yang otaknya sengklek minggir saja
    Silakan jilatin sandal swallow
    Kesukaan FBonYok 👎👎👎

  5. Marc Marquez memang luar biasa. Dengan prestasinya skrg dan usianya yg msh muda mudah sekali diduga akan meraih byk rekor yg menakjubkan. Bahasa kasarnya, mengacak2 rekor Valentino Rossi.
    Cepat, lihai, dan agresif adlh kombinasi mematikan dlm dunia motogp. Tapi sekaligus beresiko kecelakaan. Itu harga yg hrs dibayar Marquez.
    Hampir dipastikan Marquez tdk akan bisa kembali ke performa terbaiknya. Bukan tidak mungkin dia tdk akan pernah kembali ke motogp. Race pertama motogp 2021 akan membuktikan.
    Itulah alasan utama sang legenda Valentino Rossi dengan tenang pensiun.

  6. Semoga saja benar vr46 pensiun dari motgp ……. Semoga saja vr46 hijrah ke balap lain
    Sudah tidak sabar liat motogp tanpa vr46

    Semoga saja terjadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here