iklan iwb
iklan iwb
” Wajah kusut Fabio Quartararo terekam saat sesi latihan bebas Austria….”

Iwanbanaran.com – Kusut dan muram….mungkin itulah yang bisa kita tangkap dari wajah sang leading poin Fabio Quartararo jelang balap kedua Austria. Wajahnya yang ceria dan selalu tersenyum saat di Jerez hilang. Mentalnya down karena performanya yang sulit menembus lima besar. Bahkan secara terang-terangan doi mengatakan…” Kondisi ini membuat kami frustasi…” serunya !! waduhh berbahaya nehhh…

Yup…ketika frustasi jelas akan berbahaya bagi mental sang diablo. Oleh karena itu tim garputala harus mampu mencari solusi agar Fabio bisa kembali mendapatkan kecepatannya. Masalahnya adalah…..di Red Bull Ring di Spielberg performa Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) masih jauh dari performa awal yang sukses membawanya meraih dua kemenangan musim MotoGP 2020.

Bayangin cak…dengan hanya menempati terkencang ke 10 dan 14 dalam dua sesi latihan bebas pertama di Styrian GP, Fabio Quartararo tidak mampu masuk 10 besar dari timesheet gabungan sehingga berpotensi mengganggu sesi kualifikasi nanti. Pertanyaannya, apa yang sebenarnya terjadi ? kenapa doi begitu sulit merangsek kedepan padahal di Jerez begitu cemerlang ? berikut penuturan Quartararo….

iklan iwb
iklan iwb

Ini adalah hari yang sangat sulit, aku merasa sangat tidak nyaman dengan ban dan kami tidak tahu mengapa. Kondisi ini membuatku cukup frustrasi. Kami harus bekerja dan mencari tahu apa masalahnya. Jujur lap time kami sangat buruk. Kami melihat Andrea [Dovizioso] bermain diangka 1 menit 24,1 detik dengan ban terpakai selama 15 lap di pagi hari. Sedang kami masih berjuang keras untuk meraih lap time tersebut....” tukas Fabio kusut. Apakah saat ini doi mendapatkan tekanan sebagai leader championship ???

 ” Aku tidak berpikir tentang Kejuaraan Dunia, aku hanya mencoba mencari solusi untuk balapan ini karena aku merasa sangat buruk di motor. Kami perlu memahami di mana masalahnya. Kami memiliki kesulitan yang cukup besar dibandingkan dengan motor lain, penting bagi kami untuk memeriksanya nanti. Sepertinya ban belakang masih menjadi masalah terbesar untuk Yamaha. Cukup sulit untuk memahami performanya….” tambah sang diablo. Emang apa yang doi rasakan ?

“Rasanya aneh karena ban cepat habis. Ini membuatku frustasi. Tentu, kami tidak bisa selalu sempurna disemua trek, tapi disini kami benar-benar tidak mampu berbuat banyak. Jelang balapan ketiga ini kami memiliki banyak masalah. Kami harus menemukan sesuatu karena kita tidak berada di jalur semestinya….” keluh Fabio via speedweek. Pembalap Yamaha Petronas ini sekaligus juga melontarkan rasa herannya terhadap Suzuki…..

” Suzuki sangat mengesankan. Aku cukup kaget karena motornya sangat mudah dibelokkan ataupun mengubah arah. Motor juga terlihat stabil disektor pengereman. Selain itu mesin mereka memiliki top speed yang tinggi. Kecepatan mereka jauh lebih tinggi dari kita. Sementara kami sebaliknya. Kita berjuang ditikungan dan sektor pengereman. Segala cara aku lakukan termasuk menjaga ban tapi percuma karena traksi ban tetap ngedrop sehingga motor sering selip. Padahal aku sudah menggeber motor sehalus mungkin namun tidak berimbas pada keawetan. Ban tetap habis dengan cepat….” tutup Fabio. Duhhhh kok dengar penuturan Fabio melu mumet yo cak….semangat el diabloooooo (iwb)

Hasil MotoGP FP1, Spielberg, 21 Agustus
1. Miller, Ducati, 1: 23.859 menit
2. Dovizioso, Ducati, + 0,004 dtk
3. Oliveira, KTM, + 0,039
4. Nakagami, Honda, + 0,091
5. Mir, Suzuki, + 0,102
6. Morbidelli, Yamaha, +0.339
7. Binder, KTM, +0.392
8. Lecuona, KTM, + 0,442
9. Viñales, Yamaha, +0.465
10. Quartararo, Yamaha, +0.522
11. Pol Espargaró, KTM, + 0,538
12. Pirro, Ducati, + 0,649
13. Petrucci, Ducati, + 0,658
14. Smith, Aprilia, +0.764
15. Rins, Suzuki, + 0,769
16. Alex Márquez, Honda, +0.831
17. Rossi, Yamaha, +0,840
18. Crutchlow, Honda, + 0,905
19 Rabat, Ducati, + 0,947
20. Aleix Espargaró, Aprilia, + 0,949
21. Bradl, Honda, +1.055

Hasil MotoGP FP2, Spielberg, 21 Agustus
1. Pol Espargaró, KTM, 1: 23.638 menit
2. Nakagami, Honda, + 0,266 dtk
3. Mir, Suzuki, + 0,269
4. Rins, Suzuki, + 0,371
5. Viñales, Yamaha, +0.422
6. Oliveira, KTM, + 0,480
7. Morbidelli, Yamaha, + 0,549
8. Aleix Espargaró, Aprilia, +0,728
9. Rossi, Yamaha, +0,740
10. Binder, KTM, + 0,789
11. Lecuona, KTM, + 0,791
12. Alex Márquez, Honda, + 0,825
13. Crutchlow, Honda, + 0,922
14. Quartararo, Yamaha, + 1,005
15. Dovizioso, Ducati, + 1.136
16. Pirro, Ducati, + 1.169
17. Miller, Ducati, + 1,287
18. Petrucci, Ducati, + 1,347
19. Smith, Aprilia, +1.387
20. Bradl, Honda, +1.419
21. Rabat, Ducati, +1.583

Timesheet gabungan MotoGP, Spielberg, 21 Agustus
1. Pol Espargaró, KTM, 1: 23.638 menit
2. Miller, Ducati, + 0,221 dtk
3. Dovizioso, Ducati, + 0,225
4. Oliveira, KTM, + 0,260
5. Nakagami, Honda, +0.266
6. Mir, Suzuki, + 0,269
7. Rins, Suzuki, + 0,371
8. Viñales, Yamaha, +0.422
9. Morbidelli, Yamaha, + 0,549
10. Binder, KTM, + 0,613
11. Lecuona, KTM, + 0,663
12. Aleix Espargaró, Aprilia, + 0,728
13. Rossi, Yamaha, +0.740
14. Quartararo, Yamaha, +0.743
15. Alex Márquez, Honda, + 0,825
16. Pirro, Ducati, + 0.870
17. Petrucci, Ducati, + 0.879
18. Crutchlow, Honda, + 0,922
19. Smith, Aprilia, + 0,985
20. Rabat, Ducati, + 1.168
21. Bradl, Honda, +1,276

-Mehr bei SPEEDWEEK.COM: https://www.speedweek.com/motogp/news/163518/Fabio-Quartararo-(Yamaha14)-Es-ist-frustrierend.html
Send feedback
History
Saved
Community

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

31 COMMENTS

    • Pertamak di sini sekarang ada waktu tungu, biar pengunjung pada rebutan banyak reload jadi banyak view atau apa sih lek? Serius nanya

  1. Tahun depan saat jd pembalap utama di tim pabrikan tekanan dan beban yg ada dipundak quartararo akan semakin besar dan berat krna dia akan jd tulang punggung feedback buat pengembangan motor yamaha

  2. Dari yang sebelumnya jarang ngeluh dan nyalahin komponen balap macam sirkuit,ban,suhu. Sekarang semua berubah sejak dia merasakan juara seri

    Semoga segera solve problem nya

  3. Kenapa kalau kalah semua pembalap mesti menyalahkan ban ya padahal kayaknya produsen ban sama michelin. Tinggal pilih soft, medium, hard

    • Tapi ada yg gak pernah menyalahkan ban ato apalah kalo gagal menang …
      Posisi menang Selalu bilang kalo kemenangannya bukan karna dia sendiri tapi selalu bilang Kami Satu Tim yg Menang.
      Kalo Kalah gak pernah nyalahin kru nya malah langsung ngajak diskusi dengan kru chief dan mekanik buat cari solusi …

      Siapa dia kalo Bukan Marc Marques Sang Juara Dunia 8X .

      Mental Juara Gak Bisa Di Bohongi .

    • Karena sensor motor mendeteksi klo ban sudah aus, padahal pembalap masih mau geber motor,, jadi pembalap g bs geber smaunya lg, karena takut ban habis duluan sblum selesai balapannya. Coba aja geber motor biasa dijalan pake ban aus, psti sering slip & jd g PD buat gass pol, tkt kenapa”, misal ban meletus mngkn

  4. Lek iwb, kenapa komen disini susah ya? Klo ada artikel baru trus kita komen gitu ga bisa, pasti balik lagi ke home iwb. Bisanya dikomen klo artikel udah lebih dri 2-6jam. Contoh di artikel ini aja tdi awal2 juga ga bisa. Skrg entah bisa msuk apa gak nih komen ini.

  5. Yamaha, apes benar nasibmu, mau punya gacoan baru, eh ternyata tidak lebih konsisten dengan jurdun tua dan usang

    Wkakaka, coba dulu buang yg satunya aja, udah sponsoe gak akan kabur, lu gak memperkaya petronas pula, dan akhirnya ancurlah reputasumu

    Otw yamaha bakalan dibawah sijuki

  6. Gini Yang Namanya PREDATOR yg mau nglawan Marc Marques … kena masalah sedikit aja udah down .

    Liat Marc Marques tuh gak pernah menyalahkan ban ato apalah kalo gagal menang …
    Posisi menang Selalu bilang kalo kemenangannya bukan karna dia sendiri tapi selalu bilang Kami Satu Tim yg Menang.
    Kalo Kalah gak pernah nyalahin kru nya malah langsung ngajak diskusi dengan kru chief dan mekanik buat cari solusi …

    Mental Juara Gak Bisa Di Bohongi .

  7. Semenjak Vinales masuk Yamaha sampai saat ini era Fabio, keluhan Yamaha itu itu aj.
    Pertanyaannya: bisa ngak sih Yamaha bikin motor yang kompetitif dgn ban Michelin.

    Kacian pembalapnya……

  8. joan mir tahun lalu padahal seringnya terlempar dari 5 besar pas fp. sekarang bisa nyodokin alien2. ni selain suzuki yg makin bagus, mir juga usahanya cukup signifikan nih. untung suzuki perpanjang doi

  9. Tenang cak….ini pasti hoax….fq1/4 tidak dalam tekanan, cm frustasi, kan mental alien dan masih sll mencara jalan keluar masalah…

  10. Sirkuit ini memang bukan karakter Yamaha dan wajar Yamaha lemot disini, tapi ketika Suzuki yg basis mesinnya mirip, sama2 inline, disini baru ketahuan mana mesin nyaman dan the real mesin nyaman, kali aja Fabio sama Lorenzo nunggangin Suzuki, ga da obat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here