iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk…..setelah bekerja keras mencari penyebab kegagalan beberapa mesin M1, kini Yamaha sukses membongkar Misteri mogoknya mesin Yamaha M1. Seperti dilansir Speedweek, kegagalan 3 mesin Yamaha di Jerez disebabkan oleh isu kualitas komponen yang disebut sebagai faulty engine part. Namun yang menjadi masalah walaupun mereka sudah menemukan biang permasalahan, Yamaha tidak akan bisa mengganti part sebab aturan Motogp jelas menggaris bawahi tidak boleh adanya penggantian komponen dalam mesin selama musim berlangsung. Duhhh moncrottttt tenan !!

Yamaha Motor Racing sukses menjadi jawara MotoGP 2020 selama Marc cedera dan  menempatkan Quartararo serta Viñales leading 1-2 dalam tabel kejuaraan. Tetapi masalah juga menghantui mereka sebab Rossi (race pertama Jerez), Morbidelli (balap kedua Jerez) dan Vinãles (FP3 di GP kedua) mengalami engine problem. Mesin ini nggak bisa digunakan kembali sehingga Yamaha harus mengeluarkan dari alokasi. Masalahnya dengan 5 mesin yang diperbolehkan selama satu musim membuat Yamaha was-was cak. Apalagi masih ada tambahan race Portimão….

Kami sudah menemukan masalahnya. Saat ini Kami sedang mengerjakan solusinya. Aku yakin kita bisa menghindari masalah di masa depan. Kami tidak akan menyelesaikan masalah hanya dengan mengurangi top speed. Bukan itu solusinya…. ” cetus Lin Jarvis. Menurut informasinya, Yamaha akan memproduksi ulang komponen yang bermasalah sesuai dengan kualitas yang dibutuhkan. Tapi disinyalir untuk memasang pada mesin M1 tidak mudah sebab mereka tersandung regulasi Motogp. Yup….tindakan penggantian komponen harus mendapatkan persetujuan dari direktur teknis MotoGP Danny Aldridge dan tim lain….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Masalah terbesar karena spesifikasi mesin Yamaha untuk tahun 2020 dan 2021 sebenarnya sudah dihomologkan pada bulan Maret, termasuk Honda, Suzuki dan Ducati. Yamaha telah menyegel semua mesin YZR-M1 dan gunakan race dimusim ini. Segel hanya dapat dilepas oleh teknisi IRTA Jordi Perez dengan alasan khusus. Alasan keamanan contohnya. Suku cadang yang memang berbahaya jika tidak diganti seperti sproket gear atau mesin berpotensi meleduk dan membuat ceceran oli ditrek. Namun untuk kasus Yamaha sedikit berbeda….

” Yamaha harus meminta aliansi pabrikan MSMA untuk menyetujui penggantian komponen. Tentu saja, komponen hanya dapat diganti jika tidak berkontribusi pada performa. Kami memiliki situasi serupa di Kejuaraan Dunia Moto3 dalam beberapa tahun terakhir….” seru Danny Aldridge. Waahh rumit juga cak. Disisi lain Yamaha sendiri saat ini sedang berusaha mencari cara mengakali komponen yang gagal. ” Kami tahu aturannya. Kami sedang menjajaki semua opsi tentang cara menghilangkan cacat komponen....” tutup Lin Jarvis. Sebuah situasi rumit cak jebule. Apalagi dengan cederanya Marc, pabrikan garputala memang menargetkan hasil tertinggi yakni juara Motogp 2020. Kita tunggu saja iktiar mereka…(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!