iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk….Suzuki Saluto 125 masih menjadi hot produk yang banyak ditunggu biker tanah air. Desain yang kental Eropa karena memang diracik langsung desainer Italia Alessandro Tartarini membuat kita berharap, motor ini bisa dibawa ketanah air mengingat potensinya yang cukup besar. Dan sisi bagusnya PT SIS masih mengusahakan untuk membawanya kesini. Pertanyannya….gimana hasil terakhir dan perkembangan selanjutnya ? inilah Update, kabar terbaru Suzuki Saluto untuk pasar Indonesia !!

Seperti yang kita semua tahu, PT SIS saat ini masih berusaha keras untuk membawa skutik hasil karya Alesandro Tartarini yang dibuat di Taiwan yakni Saluto 125. Konfirmasi ini IWB dapatkan ketika IWB melakukan teleconference dengan pejabat tinggi PT SIS pak Yohan Yahya. Yup…..Suzuki Indonesia sedang mempelajari betul kemungkinan Saluto 125 dibawa ke Indonesia. Sebuah isu yang bukan sekedar isu sebab PT SIS lewat pak Yohan mengakui fakta ini….

Ada beberapa opsi yang sebenarnya ingin ditempuh mereka namun kesulitan utama adalah….banderol cak. Karena untuk melokalkan sebuah produk tidak memungkinkan jika produk tersebut juga dibuat dinegara lain mengingat investasi pembuatan moulding dll nggak main-main. ” Jadi sebetulnya kalau sudah satu negara membuat model tertentu kita tidak akan membuat model itu karena secara otomatis juga kan jadi double cost di model yang sama….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

” Dan masalahnya ketika Taiwan membuat motor ini, di sana cost produksinya juga cukup tinggi sehingga ketika kita coba untuk mengkalkulasikan harga jika kita memasukkan Saluto dari sisi competitiveness masih kurang sebab harganya jadi lumayan tinggi, itu yang membuat kita agak menahan diri membawa motor ini sekarang…” seru Pak Yohan tersenyum. Emang berapa harganya jika dibawa ke Indonesia secara CBU ? apakah bisa tembus di atas 40 juta ?

” Enggak sih masih di bawahnya. Disana harga jualnya sekitar 26 jutaan. Kalau dibawa kesini dengan biaya homologasi, tax dll pastinya diatas 30 jutaa. Mungkin antara 33-35 jutaan. Tapi dengan cc segitu akan menjadi pertimbangan orang untuk membelinya...” tutur pak Yohan ragu. Apakah dengan pernyataan ini Saluto sudah fix tidak dibawa ke Indonesia ? Apakah sudah dimentahkan tidak akan dimasukkan ke Indonesia atau masih dipelajari lagi melihat kondisi dimasa depan ?

 ” Kita masih negosiasi (dengan pihak Suzuki Taiwan) dan jika harganya memang bisa ditekan lagi kita pasti coba masukin. Tapi kalau Harganya terlalu tinggi dan ternyata taruhlah hanya bisa terjual 100-200 unit membaginya terlalu sulit secara ke ekonomian dan akan menjadi beban buat konsumen. Jadi intinya hanya masalah harga dan kami masih usahakan. Apalagi dengan pandemi sekarang ini (daya beli turun) memaksa kita mereview ulang produk-produk yang ada, otomatis berpengaruh pada produk yang akan kita rilis….” tutup pak Yohan. Itu adalah artikel bulan Mei 2020. Terus gimana hasil final?

Baru kemarin IWB mendapatkan konfirmasi progress dari Saluto 125 dari PT SIS. Dan hasil akhir adalah…..gagal cak. “ Selamat siang Mz Iwan. Piye kabare? mengenai Saluto ora iso mz soalnya harganya terlalu tinggi….” seru Pak Yohan Yahya (PT SIS) singkat padat dan jelas. Yup…ketakutan kita terbukti. Harga menjadi masalah utama yang tidak bisa dipecahkan PT SIS. Dengan kubikasi 125cc dan estimasi harga bisa tembus 36 jutaan saat dibawa ke Indonesia, jelas sebuah kondisi sulit yang memaksa PT SIS mencoret possibility Saluto 125 dipasarkan di Indonesia. Duhh sayang bener cak…

Last…itulah update terbaru hari ini cak. Suzuki Saluto 125 tidak akan mendarat ditanah air karena alasan harga. Dilokalkan juga nggak mungkin sebab itu artinya sudah ada investasi luar biasa besar termasuk kebijakan Suzuki yang tidak mungkin membuat jig mesin perakitan untuk dua negara sekaligus. Selesai sudah cak cerita perkara Saluto. Namun sisi bagusnya tersiar isu Suzuki tetap kekeuh meracik Saluto 125 namun dalam konsep berbeda yakni motor listrik. Kapan ? wahh sik suwe atau lama kuwi cak. Sing jelas Saluto 125 tidak jadi masuk Indonesia…wisss clear yo dari sini, bubar-bubarrrrr (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!