iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….hingga detik ini banyak yang bertanya, kenapa Kawasaki Indonesia tidak mencoba untuk bermain disegmen skutik. Pasar gurih yang pastinya menawarkan profit yang lebih besar dibandingkan market sport mengingat persentase skutik yang luar biasa besar. Apalagi Kawasaki juga memiliki skutik keren berlabel J series mulai dari J125 hingga J300. Pertanyaannya….apakah Kawasaki Indonesia akan pasarkan skutik ?? atau justru tetap kekeuh bermain dipasar sport ? berikut jawabannya…

Diajang EICMA 2015, Kawasaki memperkenalkan skutik terbaru mereka berlabel J125. Dibekali mesin 125cc dengan desain maxi scooter, harus IWB akui desain emang apik tenan..! Kawasaki J125 sekilas mirip dengan Kymco Downtown 300i. Memang kabarnya untuk J125 ini ada campur tangan dari pabrikan Taiwan. Diluar itu….desain J125 memang gagah benar. Dengan shape bak skutik besar atau maxi scooter….J125 dibekali mesin 125cc liquid-cooled SOHC 4 katup. Powerpun lumayan nampol yakni 13.8hp dengan torsi 11,5Nm. Sayang semua seperti luruh setelah melihat bobot sang skutik….

Yup…bobot kosong Kawasaki J125 mencapai 400lbs atau setara dengan 180 kg. Jiann abot tenan kangbro. Praktis muntahan power segitu seperti tiada arti. J125 dijejali ring pelk 13 inch seperti Yamaha N-Max….piringan cakram depan 260mm dan belakang 240mm ABS. mantep wis. Apalagi Kawasaki juga memberikan fitur mumpuni seperti bagasi besar…soket charger HP serta LED light…..

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Kemudian J125 juga memiliki bagasi jumbo cukup untuk menyimpan helm full face. Fitur tambahan lain adalah hadirnya kompartemen box guna menyimpan sarung tangan serta charger adapter 12V. Selain itu skutik ini sudah dibekali stop kontak model immobilizer anti maling. ABS menjadi standart keselamatan yang dijejalin pada J125. Kawasaki J125 dipasarkan dalam dua varian…standart dan special edition. Untuk versi reguler harga pada kisaran £3799 (Rp 80,1 jutaan) dan SE tembus £3899 (Rp 82,1 jutaan). Itulah sekilas skutik Kawasaki J125…

Pertanyaannya apakah Kawasaki Indonesia tidak tertarik untuk membawa J series ketanah air atau nyemplung disegmen skutik ? Pertanyaan tersebut IWB bawa ke Kawasaki Indonesia saat bertemu dengan pak Michael C. Tanadhi (PT KMI) dan jawabannya tetap konsisten hingga sekarang…” Tidak, kita tidak tertarik bermain skutik…” tegasnya tersenyum. Dari sini jelas Kawasaki memiliki image tersendiri. Mereka seakan ingin menegaskan bahwa Kawasaki bukanlah followers namun justru 1st mover. Nggak heran slogan Lead Dont Follow selalu didengungkan dalam berbagai kesempatan…

Last….Kawasaki is Kawasaki. Mereka memang memiliki prestige dan image yang berbeda. Itulah kenapa mereka enggan bermain disegmen yang justru akan merusak rasa premium brand yang sudah diukir selama bertahun-tahun. Setelah gagal dengan bebek, dan kini mereka sudah memiliki path tersendiri. Nah dari sini wis clear yo cak….never ever main skutik pokoke katanya…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!