iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….Motogp adalah olah raga balap roda dua termahal didunia. Pengembangan dan material belum termasuk rider dan kru menelan biaya luar biasa. Nggak heran pabrikan seperti Kawasaki pun sampai mengibarkan bendera putih karena alasan cost. Intip saja bagimana satu komponen swing carbon yang bisa bikin mati berdiri. Dan inilah harga swing arm carbon yang digunakan Honda RC213V Marc Marquez !

Seperti yang kita semua tahu, carbon memiliki kelebihan ringan dan rigid. Namun untuk mengembangkan dan menggunakan dalam balap perangkat ini sangat mahal cak. Nggak heran tidak semua tim menggunakannya. Seperti Honda contohnya. HRC konon harus selalu memeriksa swing arm ini setiap habis balapan untuk memastikan keamanannya. “Marc Márquez menerima pengiriman preferensial dalam setiap kekurangan material, tim Repsol secara keseluruhan. Dan karena lengan ayun ini menelan biaya sekitar 250.000 euro, kami tidak selalu dapat menggunakannya..” ceru Call..

Nah…sampeyan bayangin cak, 250 ribu euro ini berarti 3.9Milyar hanya untuk komponen swing arm. Tapi apakah penuturan Cal bisa dipercaya? apakah memang sebesar itu? menurut Ducati terlalu mahal. Angka yang disebutkan tidak masuk akal sebab selama ini Ducati sudah menggunakan swing arm carbon dengan biaya yang jauh lebih rendah. ” Di Ducati untuk lengan ayun karbon, biayanya sekitar 35.000 euro Kami sudah menggunakan model karbon ini pertama sejak 2009…” cetus direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti. Gap besar banget cak. Karena jika kita konversi kerupiah jatuhnya adalah 559 juta rupiah…

Polemik harga karbon swing arm Motogp memang masih menjadi misteri untuk angka pastinya. Karena tidak ada pengumuman resmi dari pabrikan Honda. Tapi menurut Alex Giussani, Direktur Teknis Suter Industries….angka yang disebutkan sebenarnya realistis. Bisa jadi angka tersebut sudah termasuk pengembangan dan penelitian karena diawal RND serat karbon memang menguras biaya cukup mahal….

” Aku kira biaya yang kita butuhkan untuk penelitian dan pengembangan (swing arm Karbon) antara 100.000 dan 200.000 euro. Kemudian kami mematok harga per unit untuk lengan ayun karbon pada kisaran 20.000 euro...” tukasnya. Sama dengan Motogp, swing arm karbon tidak dilarang dalam kejuaran Moto2. Speed-up sendiri sudah mengggunakan selama bertahun-tahun. Sementara Kalex berusaha mengikuti namun tetap menahan diri dari konsep ini alias setia mengandalkan swing arm aluminium hingga musim 2020. Hhmm….emang tetap mahal sih. Semurahnya-murahnya seharga Xpander cak…edian…

Last….semua tim masih terus mengembangkan swing arm carbon tak terkecuali KTM. Swing arm ini dikembangkan di KTM Technologies di Salzburg. “Biaya dibebankan secara internal,” kata pakar karbon David Tasch dari KTM Technologies enggan membeberkan biaya perangkat ini. Sebagai informasi sejak tes Jerez 6 Mei 2019, pembalap KTM Red Bull Pol Espargaró memang sudah mulai menggunakan swing arm serat karbon. Di Catalunya GP, motor cadangan juga dilengkapi dengan swingarm karbon. Johann Zarco juga sudah menggunakan kemudian tim Red Bull Tech3-KTM 2019 lewat Oliveira dan Syharin, tidak lupa juga ditahun 2020 ini Oliveira serta Lecuona juga mengikuti. So…Motogp ? wis dapat gambaran kan betapa mahalnya olah raga ini. Kuwi cuma motore cak, Belum gaji rider, tim dan kru hingga pernik-pernik lainnya. Sadizzzzz..(iwb)

” Swing arm almu…”
” Swing arm carbon….”

Gimana reaksi sampeyan cakkk !!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

36 COMMENTS

    • Yamaha pernah pake swing arm carbon…tapi cuma beberapa seri doang…ga kuat ma harganya..lagian jualan di market terbesar dunia ( itupun MS cuma 19% nasional) cuma jual namex doang…vixion series ga laku… mio series apa lagi..bebek series mati suri.. r25 di gebukin duo 39ps ahkirnya keok 35psnya… ga nutut cuma mengandalkan jualan namex 155 doang…ga kaya pabrik sebelah yg cuma jual kampas beat bisa untuk biaya operasional motogp🤦‍♂️🤦‍♂️ sungguh ga adil hidup itu…jual kampas bisa hidup ni jual motor megap2 mau tutup pabrik….

    • Sebenernya buat apa develop swing arm begini, toh di beat gak berguna tuh. Lebih baik kasih diskokln buat beat aja yg harganya semakin gak relalistik karena kartel

    • Seles sebelah auto anti fitrah. Lebaran tep aza bece sampai termencret-mencret tep gak laku dagangannya
      Wekekekekekkkkkk kesian sekali bu Lik pak Likkk

    • Swing arm carbon ducati 500 jutaan
      Swing arm carbon ngondah 3,9 M

      Ngga tau ini overprice apa admin nya korup

  1. Yamaha pernah pake swing arm carbon…tapi cuma beberapa seri doang…ga kuat ma harganya..lagian jualan di market terbesar dunia ( itupun MS cuma 19% nasional) cuma jual namex doang…vixion series ga laku… mio series apa lagi..bebek series mati suri.. r25 di gebukin duo 39ps ahkirnya keok 35psnya… ga nutut cuma mengandalkan jualan namex 155 doang…ga kaya pabrik sebelah yg cuma jual kampas beat bisa untuk biaya operasional motogp🤦‍♂️🤦‍♂️

  2. Murah kok cuma hasil jualan kampas rem beat udah nutup masih sisa banyak juga, sekalian beli piringan cakram carbonnya mang

  3. Yimmy rekolly sampai termencret-mencret mau bikin yang kek ginian kang
    Wkwkwkwkwk kesian sekali dehh

    • Harga pertama wajar mahal karena harga produk itu gak cuma manufaktur sama bahannya tapi RnD-nya (riset) juga, ntar setelah beberapa kali bikin juga harganya berkurang

    • R124 25 May, 2020 At 22:08
      Knp gk mungkin?untuk menekan cost atau sesuai kebutuhan kadang hanya dilapisi pd bagian tertentu doank.
      Tp klo pny dana riset yg bnyk dan rider feel ny ok dg full carbon bs aj pake yg full.

  4. ya klo pembalapnya nanggung sendiri pasti mati berdiri kang🤣

    kan pabrikan yg nanggung ya santai ae…

  5. Knp gk mungkin?untuk menekan cost atau sesuai kebutuhan kadang hanya dilapisi pd bagian tertentu doank.
    Tp klo pny dana riset yg bnyk dan rider feel ny ok dg full carbon bs aj pake yg full.

  6. itu lah otak jepang….
    orang kita bisa nya nyinyir doank..pantesan hidup nya ga maju maju…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here