iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sebagai sponsor besar sepertinya Petronas sedikit memberikan penekanan kepada Yamaha bahwa mereka tidak bisa hanya memberikan posisi tanpa ada syarat yang kudu dilewatin rider. Ungkapan tersebut dilontarkan bos SRT Razlan Razali yang mengaku belum bernegosiasi secara langsung dan hanya dengan Yamaha. Waahhhh menarik ki. Apa kata doi ??

Sangat dimaklumi Petronas berkali-kali menggaris bawahi posisi mereka dan pabrikan. Bagaimana struktur organisasi tim yang sudah solid ditambah posisi Rossi yang saat ini bisa disebut sebagai rider legendaris. Razlan mengungkapkan syarat atau target yang tetap akan dipasang mereka kepada Rossi seandainya the doctor bergabung bersama mereka….

Dia tentu tidak seperti rider lain namun dia adalah rider legendaris. Juara dunia 9 kali dan tentu banyak pengalamannya. Tetapi bagi kami, tidak ada yang berdiri di atas tim. Ini sangat penting bagiku apalagi tahun lalu kami sudah sangat bagus dalam hal struktur dan kru. Jadi kami ingin tetap mempertahankannya. Itu berarti kami tidak ingin merombak seluruh tim untuk satu orang (Rossi)…. 

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

” Jika Valentino memutuskan untuk melanjutkan ke Petronas, kami tidak ingin dia hanya bertarung di tahun terakhirnya lalu selesai. Tetapi kami ingin dia kompetitif dan berjuang untuk meraih setidaknya podium, itu penting bagi kami. Maka jika dia bisa menunjukkan bahwa dia masih kompetitif di usianya, apa pun bisa terjadi, seperti perpanjangan atau apa pun, kami bisa membicarakannya. Tetapi sayang kami belum bisa berbicara dengannya...” seru Razlan. Yup…tersirat namun tidak tersurat bahwa SRT memberikan target pada VR46. Yang mengejutkan sejauh ini ternyata Rossi belum pernah berbicara dengan mereka…

” Ya…kami sudah berdiskusi dengan Yamaha beberapa kali untuk mengklarifikasi masalah teknis jika Valentino bergabung bersama kami. Kami berbicara tentang motor, biaya, dan sebagainya beberapa kali. Kami juga berbicara dengan Petronas tentang kemungkinan itu, tetapi sayangnya hingga sekarang belum pernah sekalipun ada pertemuan dengan Valentino Rossi sendiri…” tutup Razlan membuat kita heran..

Last….dengan fakta diatas bisa kita simpulkan SRT belum ada pembicaraan dengan Rossi dan justru Yamahalah yang berusaha keras mencari kursi untuk Vale. Sedang Rossi sendiri terkesan santai mengikuti arus. Mungkin karena korona cak. Yang menarik Razlan tidak sungkan mematok target mengingat tekanan sponsor pasti juga besar pada bos SRT. Rossi podium? bisa nggak menurut sampeyan? (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

32 COMMENTS

      • ekekek

        krn merk…
        lihat ntar kalau Marques berani pindah pabrikan ..

        ntar Markues dinyinyirin juga
        cth Stoner pedrosa Lorenzo pada dinyinyirin ..

        ????

      • Klo seorang Marquez begitu diperebutkan pabrikan dan pabrikan rela melakukan apapun untuk mendapatkan/mempertahankannya.
        Beda banget nasibnya dgn Rossi yg sudah tidak diinginkan pabrikan manapun.
        Rossi boleh gabung di tim satelit saja masih dgn syarat tertentu.
        Kasihan banget ya…

    • Ekekekek…….
      Emang enak ikut tim yg gk pernah hutang jasa kepadamu (rossikin)
      MuuuuUUUuuuuehehehe…..

    • .kasihan kok sama rossi, dhuwitnya dia banyak..hidupnya makmur…ada juga rosii yg kasian ama situ kalau lihat…

  1. Enzy,,lu udah tua,,umurmu aja setahun lebih tua dari Caca istrinya Desta,,, cepetan nikah,,

    yuk kita nikah…????

  2. Yg pntg gas pol.
    Keliatan nanti mana motor juara & motor pecundang.
    P1 itu target. Krn p2, dst ga penting bg tim.

    MM93 dipertahankan H, krn bisa bawa rcv p1.
    Rider rcv lain pd jumpalitan ga pntg, yg penting p1 nya rcv.

    Tim lain jg sama, pake rider siapa pun target p1, krn p2 dst ga penting.

    Motor nya yg cari rider hebat, bkn rider yg cari motor.

  3. Sudah tampak betapa sulitnya yamaha untuk lepas dari rosi secara perlahan..
    Salah satu kesalahan factory dimana nama pembalap lebih besar dari nama pabrikan itu sendiri..
    Mungkin yamaha baru sadar.. Jika pembalap akan menua namun nama yamaha itu sendiri tidak akan pernah tua..
    Inilah yg selalu di wanti2 si setiap pabrikan yg lain..
    Berusahalan yamaha.. Lepaskan belenggu itu dan jadilah sejatinya yamaha..

  4. Mungkin beliau merasa masih terlalu “besar” untuk berbicara langsung ke tim satelit, makanya pihak yayaya aja yg melakukan lobi lobi ke atuk razlan

  5. dari dulu gw klo nonton balap itu yg di dukung orang..bukan motor.

    yg lebih konyol bandingin motor motogp sama motor 150cc an..

    skrg emang lg musim korona,tp otak jgn di lockdown.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here