iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya fenomena harga bekas dengan banderol selangit mendapatkan perhatian dan komentar dari beberapa komponen baik biker ataupun pedagang. Mulai dari harga RX King yang disebut tembus 150 juta….Satria 120 terjual 100 juta dan yang paling heboh tentu saja adalah Honda NSR 150 SP lansiran 2001 yang disebut terjual 200 juta dan justru sekarang ditawar diangka 250 juta. Namun dari sekian sodoran berita tersebut ternyata tidak semua percaya dan menganggap harga selangit tersebut hanya akal-akalan pedagang. Waaah menarik kieee cakkk…

Seperti yang sampeyan tahu, saat ini kita banyak dikejutkan dengan berita-berita fantastis atas harga motor bekas yang jabang bajul nggilani tenan. Dimulai dari RX King seharga 100 juta hingga terakhir dikatakan terjual dengan harga 150 juta. Kemudian disusul Satria 120 yang diklaim terjual 100 juta. Bahkan Indonesia kembali dibuat heboh atas banderol Honda NSR 150 SP yang dikatakan terjual 200 juta lebih. Tidak berhenti dari situ, motor Honda yang cukup langka ini juga disebut sudah ditawar orang Manado dengan angka 250 juta. Ediann tenan. Namun kondisi tersebut tidak serta merta membuat orang percaya. Bahkan menurut Ricky Mahendra, pencinta motor sport 2-tak lawas semua hanya akal-akaln pedagang agar harga motornya naik…..

Yup…seperti dilansir Kompas, menurut doi wajar jika Honda NSR 150 SP berharga tinggi karena barangnya memang langka dan berstatus import. Tapi tidak juga harganya sampai tembus 200 juta. Namun yang paling mencolok adalah RX King. Sebagai motor yang tidak bisa dibilang langka, banderol bekasnya yang dikatakan 150 juta disebut hanya trik pedagang. ” Seolah-olah sekarang jadi komoditas mahal. Untuk RX-King, logikanya masa produksi motor itu lebih dari 20 tahun. Jadi, terbayang total produksinya sampai berapa unit. Tidak bisa dibilang langka,” ujar Ricky via Kompas. Menurutnya unit yang masuk barang kolektor items seharusnya adalah barang langka. Senada dengan Ricky, Mulyanto pecinta motor klasik pemilik akun Instagram @motor_tua_jakarta juga memiliki opini yang sama…

iklan iwb

” Iya, itu sudah biasa. Ada saja yang seperti itu, Honda Grand dijual Rp 80 juta, Yamaha RX-King Rp 150 juta, dan lain-lainnya,” kata Mulyanto. Doi menyoroti viralnya beberapa motor yang terjual hanya bermodalkan kwitansi yang bisa dibuat siapapun. Makanya doi jika menjual motor pasti diunggah bersama sang pembelinya. “Saya juga sering dapat tudingan seperti ini juga. Makanya, kalau ada yang beli, selalu saya unggah foto pembelinya,” ujar Mulyanto. Asli cak…opini mereka sangat menarik dan membuat siapapun merenung. Ya…karena selama ini kita memang tidak melihat langsung alias hanya sekedar informasi dunia maya. Bukan berarti kita tidak percaya dengan pengakuan para pembeli atau penjual yang terlibat disana. Tapi opini cak Ricky dan Mulyanto juga cukup masuk akal. Apakah betul motor-motor ini terjual dengan angka yang tidak logis seperti diatas?

Last…kembali kita serahkan pada urusan hobby. Sebab jika sudah masuk kolektor items…barang langka memang tidak bisa dinilai dengan uang. Intip saja bagaimana mobil Mini cooper 1963 Andrea Taulany yang dibeli Raffi Ahmad dan tidak lama sudah berpindah tangan ke Deni Cagur dengan banderol 1 Milyar dari sebelumnya 700 juta. Tapi sekali lagi dengan catatan itupun bukan setingan. Sebab yang tahu apakah itu setingan atau real hanya mereka pastinya. Nah…kalau menurut sampeyan piye cak, apakah Harga motor bekas selangit hanya akal-akalan seperti opini cak Ricky dan Mulyanto atau real ? monggo berikan opininya….(iwb)

iklan iwb
Previous articleKomunitas Suzuki Skywave turun kejalan bagikan masker gratis !
Next articleBeli motor ini, Yamaha berikan diskon 20 juta plus bawa pulang helm Arai !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!