iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….cukup banyak yang sudah membahas perkara seamless gearbox. Sebuah transmisi yang pertama kali ditemukan Honda dan digunakan mereka untuk berlaga diajang Motogp. Kemudian semua tim akhirnya mengikuti dan mengembangkan dengan mekanisme yang sama. Sebuah transmisi yang disebut sebagai seamless gearbox. Tentu kita penasaran…apakah seamless gearbox ? apa keistimewaan dan apakah mekanisme ini mirip dengan quick shifter ? yuk kita bedah sama-sama…

Honda memperkenalkan seamless gearbox di Motogp sekitar tahun 2011. Sebenarnya teknologi ini mulai dikembangkan Honda pada 2008 usai tim balap Formula 1 Honda tutup karena krisis global. Kemudian Teknisi Honda di balap jet darat dialihkan ke MotoGP dan mulailah pengembangan SSG dilakukan. Disana sebuah nama yang cukup kondang dan dipercaya memberikan konstribusi besar terhadap pengembangan SSG di RCV yakni Shuhei Nakamoto. Setelah Honda sukses, kemudian semua tim akhirnya mengikuti..

Contohnya Yamaha yang mulai ikut mengembangkan SSG pada tahun 2013 dan digunakan tahun 2014. Kemudian Suzuki adalah pabrikan Jepang terakhir yang mencangkokkan SSG. Kini semua mesin Motogp sudah menggunakan SSG. Pertanyaannya….apa fungsi SSG bagi rider dan kenapa pabrikan Motogp seperti wajib menggunakannya? konsep pertama yang dibidik adalah mempersingkat perpindahan gigi. Menurut informasinya….SSG bisa mempersingkat perpindahan gear hingga 0.01 detik dibandingkan model konvensional. Gila bayangin kayak apa cepatnya…

Sampeyan hitung saja jika sekali lap rider melakukan 60 kali perpindahan gear dengan waktu yang sangat singkat akan membuat perbedaan yang sangat signifikan. HRC sendiri mengatakan dengan SSG mereka bisa mempertahankan akselerasi tiap shifting hingga 7%. Maklum cak….biasanya dengan perpindahan gigi tetap akan ditemukan gejala turn off power sepersekian detik. Selain itu dengan transmisi konvensional quick shifter sekalipun…sebuah teknologi yang juga mampu mempercepat proses perpindahan gigi, tetap akan ditemukan gejala “Shift Shock” atau goncangan….

Shift shock ini dipercaya memberikan goncangan pada suspensi belakang, ketidak stabilan torsi yang disalurkan kerantai dan gerakan yang mempengaruhi kestabilan ban belakang. Dengan power sebesar Motogp bike, goncangan akan sangat berpengaruh ketika sampeyan oper gigi ditikungan. Quick shifter bisa mempercepat shifting namun tidak untuk “Shift Shock”. Sebuah kondisi yang akan membuat ban belakang lebih boros, termasuk konsumsi BBM karena rider bertarung setiap saat dengan spin ketika oper gear…

Secanggih apapun elektronik, ledakan tenaga 250HP tetaplah liar dan brutal. Nah, dari latar belakang itulah lahirlah Seamless shift gearbox. Perpindahan gear yang sangat halus dan cepat. So….dengan SSG maka artinya pabrikan bisa mendapatkan keuntungan sebagai berikut…

1. Mempercepat oper gigi
2. Membuang shift shock atau goncangan ketika shifting
3. Mengurangi ban slide (Tire spin)
4. mengurangi suhu ban karena ban lebih anteng
5. Mengurangi konsumsi BBM karena transfer energy lebih optimal
6. Mengurangi motor wheelie atau standing
7. Meningkatkan kestabilan motor ketika oper gigi ditikungan

Nggak heran SSG disebut sebagai super smooth shift gearbox. Bahkan saking halusnya konon feel yang dirasakan rider seperti tanpa ada jeda mirip dengan transmisi AT CVT di mobil…wis kayak matic cak. Namun sayang, teknologi sangat mahal dan high maintenance. Konon SSG sangat mahal sehingga teknologi ini untuk masa sekarang mustahil di cangkokkan pada motor produksi masal. Konfirmasi ini dilayangkan Shuhei Nakamoto saat menjawab perihal cost produksi SSG…

” Tim satelit harus membeli dari kita jika mereka menginginkannya (SSG). Artinya…pembayaran harus terpisah sebab harganya sangat mahal . Bahkan lebih mahal dari rumah yang sekarang aku tinggali!. Desain tidak relevan digunakan untuk motor masal. Transmisi ini didesain hanya bekerja pada RPM sangat tinggi. Jadi tidak cocok untuk motor jalanan. Honda tidak akan menjual mesin terpisah, harus satu kesatuan dengan motornya…” tutur Nakamoto. Tidak bisa dibayangkan berapa harga secara nominal. Apalagi rumah seorang petinggi Honda Jepang. Satu milyar lebih ? bisa jadi lebih…ediannn…. !Β  (iwb)

 

Gimana reaksi sampeyan cakkk !!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

48 COMMENTS

    • Fans pabrikan suling terkozel-kozel nuduh ngekar-ngekor kenyataanya yg dituduh ngekor adalah pionirnya….
      Fans pabrikan suling terkozel-kozel nuduh illegal eehhh malah ngekor teknologi Sultan H ekekekekek

  1. Rumah beneran itu. Jadi mahal. Bukan rumah rumahan dari plastik atau kardus lipat. Rumah monopoli mah you know lajh

  2. Mantab nih…….
    HONDA memang Pioneer nya teknologi mesin MotoGP
    Silahkan yg laen pd ngekooorrrrrr…..
    MuuuuUUUuuuuehehehe……

  3. Ralat..
    SSG itu bukan patennya honda.
    Honda hanya memakai product dari produsen lain.
    Setahu saya zeroshift selaku produsen dari seamless gearbox.
    Dan honda adalah pemakai pertama dari ssg tapi bukan penciptanya.
    Cmiiw

  4. karna gk mampu bikin tetangga brisik sampe mencak2 sma dorna itu teknologi ilegal.
    hingga akhirnya honda harus menjelaskan bentuk dan mekanisme ssg.

  5. SSG bukan milik H…
    Paten ada Zeroshift…

    Ducati pernah pakai serupa ssg sebelum H pakai …πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  6. Ini sebetulnya Part ilegal di Moto GP…

    tp ya itu ada yg mulai mewek sebagai pengguna pertama alhasil Part Tersebut di LEGAL kan dan pabrikan lainya yg sudah tahu part tersebut akhirnya terbongkar karena di LEGAL kan pabrikan lain memakai …

    bukti H kalau Head to Head bakal nyungsep pasti ada part part yg Dilebihkan…

    • yang part illegal di motogp itu DCT(dual clutch transmision)
      karena DCT dilarang di motogp makanya honda bikin SSG…jadi ga ada yg make part illegal

  7. Matic kug dibuat kenceng..Bani BeHa Mode On

    eh motor balap mau mirip Teknologi Matic…πŸ˜‚πŸ˜‚

  8. Tuh Alan fby n sales yamalu
    Jadi sapa yang teknologi nya ketinggalan dan tukang ngekor
    Hahaha
    Kasihan yamalu gak mau terima kenyataan

  9. apa lagi yang bisa dibanggakan bani peyek…
    sungguh memalukan, pabrikan yang asli tukang contek, plagiat, sembahan bani peyek… yamadul

  10. Cak iwb bener
    Honda lbih dulu tahun 2008 baru lainnya ngikut termasuk zeroshift yg fokus ngembangin SSG utk motogp baru thn 2015,,,

    Zeroshift Performance is a British engineering design consultancy specialising in motorsport.

    We have been designing and supplying MotoGP with seamless transmissions since 2015.

    The Zeroshift Performance transmission technology is a fully seamless means of changing gear without interrupting engine torque. Not only does this increase acceleration but it also makes the application more stable and controlled when shifting through the gears.

    referensi : zeroshiftperformance.com

    kebiasaan kaum fby, kgk terima klo honda pioner ngoahahaha

  11. Ributin sapa duluan. Chemment bangat.
    Mending pada berdoa ZX25R segera brojol.
    Banyak yg beli. Banyak yang geber gaspol sampai mentok. Gaspoll wus wus wus… Mentok buntut truk, mak duerrr….. Body plastik n besi bertebaran, mak PeRoLLL….

  12. H Tahun 2008, zeroshift th 2015.

    PAHAM kan, bani beyek..πŸ™„πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜πŸ˜œ

  13. Yang jelas tekhnologi cross***** itu sudah ada sejak lama dan hanya diganti saja namanya sudah jadi paten, sama halnya seperti deltabox
    Memang yamaha paling pinter branding nama biar ga dikira nyontek,

  14. pernah baca di cycleworld harganya kalo ngga salah 300.000 euro, senilai 4,8 milyar kurang lebih dikali euro 16.000.

  15. Biasanya produk ngekor itu lebih laku daripada penciptanya. Contoh, pencipta motor bukan orang Jepang tapi produk motor yg menguasai Jepang punya. .

  16. Akakak…yahaha tu patennya 2 tak. Saking kelamaannya bikin 2 tak sampe lupa pas bikin 4 tak dibikin ngebul juga. 8 rebu rpm ngebul. Sampe sekarang hondut ga bisa njiplak ngebulnya yahaha😨😨

  17. SSG ga perlu dicangkokan ke produk masal karena diproduk masal udah ada DCT(dual clutch transmision)
    karena adanya di motogp SSG tak lepas dari rule motogp yang melarang penggunaan DCT
    jadi benefit SSG=benefit DCT (cmiiw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here