iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Tampangnya sangar….mesinnya buas. Kalau dilihat dari samping konon motor ini disebut menggunakan basis konsep seperti macan jongkok siap menerkam. Ya, itulah street fighter kondang Suzuki yang kita kenal sebagai GSX-S1000. Motor yang dikembangkan menggunakan basis mesin GSX-R1000 berkode K5 yang terkenal powerfull. Dan siapa menyangka cak…saat IWB ubek-ubek, wowwwww ternyata peracik motor ini adalah pentolan Motogp Suzuki Ecstar sekarang. Siapa gerangan ?

Dialah Shinichi Sahara. Pria Jepang yang sekarang menjadi Project leader di Suzuki Motogp Ecstar ini menceritakan ikhwal sepak terjangnya di Suzuki. Shinichi Sahara telah bekerja di Suzuki sejak 1989, menghabiskan sebagian besar waktunya di departemen balap selama 4 tahun termasuk Superbike. Namun siapa menyangka sebelum diangkat menjadi tim teknis dan akhirnya project Leader Suzuki Ecstar Motogp, Sahara-san sempat memimpin pengembangan GSX-S1000. Doi saat itu menjabat sebagai chief engineer yang juga bertanggung jawab mengembangkan GSX-R1000R. Wihhh encer tenan cak berarti doi….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
” Shinichi Sahara….project Leader Motogp yang juga peracik GSX-S1000…”

” Setelah menjadi engineering engine tes, aku sempat ke superbike dan World Superbikes hingga AMA dan seri domestik lainnya. Di saat yang bersamaan, aku juga dilibatkan dalam pengembangan mesin untuk era MotoGP 4Tak, karena sebagian besar insinyur Suzuki kala itu tidak memiliki pengalaman dengan teknologi 4Tak mengingat mereka banyak menghabiskan waktu bekerja pada mesin 2Tak. Baru ditahun 2003 aku ditunjuk untuk bekerja penuh pada proyek Motogp. Aku selalu hadir ditiap balapan dan itu menyenangkan….

” Nah…ditahun 2011, Suzuki akhirnya menunjukku mengembangkan mesin produksi masal. Setelah 2011 disepakati peranku berubah dengan tujuan satu yakni kami ingin lebih banyak transfer teknis dari mesin balap coba diterjemahkan ke mesin produksi masal...” serunya. Yup…project leader Suzuki Ecstar ini akhirnya menjalani perannnya sebagai Group Manager dan Chief Engineer saat mengembangkan GSX-S1000. “ Proyek tersebut baru dimulai ketika aku datang. Aku bertanggung jawab atas sisi teknis dan pengetesan total…

” Dari sini kami sepakat menggunakan mesin berbasis K5 GSX-R1000. Ini adalah pilihan tepat karena emiliki stroke yang lebih panjang dan menghasilkan torsi yang lebih halus dibawah sehingga bagus untuk harian. tetapi juga bagus dan mengasyikkan ketika kamu membuka gas saat keluar dari tikungan. Aku juga punya banyak pengalaman dengan mesin ini. Mesinnya sudah sedikit re-tuning. Komponen internal mesin termasuk piston merupakan pengembangan baru. Power harus merata dari bawah hingga high rev-range.

Setelah kami memutuskan arsitektur mesin, kami lalu membangun sasis baru. Frame baru ini dibuat menggunakan desain dan teknologi baru dari departemen balap. Rangka lebih ringan dari frame GSX-R1000. Kami juga mengubah titik welding untuk mengoptimalkan ketebalan agar lebih kaku. Bahkan Insinyur utama yang bekerja pada sistem Traction Control GSX-S1000 juga seorang insinyur TC MotoGP. Ketika aku bekerja di MotoGP, aku tahu sistem yang kami gunakan akan bagus untuk motor produksi masal. So aku senang bisa mencangkokkan sistem tersebut pada GSX-S… “

” Aku juga sedikit terlibat soal peracikan desain. Aku memberi masukan pada desainer dan jujur katakan suka atau tidak pada proses RNDnya. Aku mengawasi project ini secara teliti. Kami menginginkan desain yang menyudut dan tajam, tetapi tidak terlalu frontal atau ekstrem. Karena target pengguna untuk motor ini mencakup berbagai generasi. Di Paris ada sejumlah konsep dan desain namun kami pilih yang sesuai. Konsepnya harus tajam, menggambarkan macan seperti membungkuk, seperti siap untuk menyerang. Dan inilah hasilnya….

” Ya….GSX-S1000 adalah motor yang sangat menyenangkan untuk dikendarai. Karena ketika kami mengembangkan GSX-S1000, konsepnya adalah fun to ride dan sporty. Dan dengan latar belakang saya di MotoGP, kami menggunakan banyak ide baru untuk membuatnya menjadi motor yang ringan, gesit dan buas. Menurutku motor ini adalah motor Suzuki yang memiliki teriakan khas sehingga kamu akan buas saat geber dijalanan …” tutupnya. Asyemm tenan mung iso ngowoh bayangin cak…jebule serius tenan ngembanginnya. Pantesan wibawa dan ganteng…iyo ora..

Last…Suzuki GSX-S1000 mulai diproduksi sejak 2015 hingga sekarang. Motor ini dibekali mesin 999cc dengan kode K5 alias mesin yang sama dengan yang digunakan pada GSX-R1000 tahun itu. Namun Suzuki melakukan tune up ulang disesuaikan karakternya sebagai naked bike. Dengan mesinnya tersebut GSX-S1000 mampu meledakkan tenaga hingga 137,8HP da torsi 100.3 Nm…wihhh mantap ki pasti akselerasinya. Nahh seperti apa spek detilnya? monggo intip dibawah ini….yang ngracik project leader Motogp cakkk, ediannn ! (iwb)

Suzuki GSX-S1000

Production 2015-present
Class Standard
Engine 999 cc (61.0 cu in) liquid-cooled 4-stroke 16-valve DOHC inline-four
Bore / stroke 73.4 mm × 59.0 mm (2.9 in × 2.3 in)
Compression ratio 12.2:1
Power 137.8 hp (102.8 kW) (rear wheel) @ 11,300 rpm[1]
Torque 74.0 lb⋅ft (100.3 N⋅m) (rear wheel) @ 9,400 rpm[1]
Transmission 6-speed constant mesh
Suspension Front: Inverted telescopic, coil spring, oil damped
Rear: Link type, coil spring, oil damped
Brakes Front: Four-piston caliper with dual discs
Rear: Single-piston caliper with single disc
Tires Front: 120/70ZR17M/C 58W
Rear: 190/50ZR17M/C 73W
Wheelbase 1,460 mm (57.5 in)
Dimensions L: 2,115 mm (83.3 in)
W: 795 mm (31.3 in)
H: 1,080 mm (42.5 in)
Seat height 810 mm (31.9 in)
Fuel capacity 17 L (4.5 US gal)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

47 COMMENTS

      • Kalo itu memang bagus, unik ganas dan betulan sangar, seluruh seri itu dari yg paling kecil sampai paling besar joss gandoss ?

    • Menurut Simi desainnya udah cukup oke kak, apalagi adiknya si gsx-s750 malah lebih cakep, kecuali yg 150 Simi no comment deh…
      Ancuur coy……

  1. saya justru penasaran sm para designer2 yamama … khususnya yg sdh mendesign facelift motor2 yamama yg gagal … apakah mereka masih di pake designnya apa langsung di ganti sm orang2 baru … klo pun di ganti kok ya design motor2 yamama ga ada yg wow facelift nya … jgn2 mereka masih di pake lgi … makanya motor2 yamama keluaran skrg ga ada yg wow …

    • Dasar kacung merek…
      Yg di bahas apa ,,, komennya tak nyambung

      Sebegitukah kau Takut dgn Yamaha.,, wahai penjilat merek… Apa kalo tak jilat jilat kamu GK bisa beli Nasi wahai Kacung penjilat merek..

      Hidup mu kok miris sekali..

      • Ya gapapa om ga usah ngegas. Terima semua seperti lek iwan menampung segala bentuk komen. Seperti lautan yg nerima semua air sungai. Itu menunjukkan kedewasaan kelegowoan. Niru sifat lautan ciptaan Tuhan.

      • buahahaaa ada yg baper ….
        Alhamdulillah profesi saya tdk di bidang otomotif … jadi mo yamama hodna sijuki kaoskaki bangkrut pun saya masih bisa makan dan terima gaji(catet!!!) … hahaha kalem bozz puasa ga usah ngegass

    • Desain itu emang perkara paling sulit kak, bahkan lebih sulit dibanding mengembangkan mesin baru loh.., mesin baru klo desain motornya wagu pasti juga nggak laku kak.

    • Tul…contoh vixion gen 2 dan advanced yg sudah oke….begitu facelift, langsung jadi SEPEDA BALITA diperumahan….
      Design nya kek muka petugas SPBU kebelet boker, tapi air kran mati…???

  2. Netizen hatters mah bisanya nyinyir doank, … Bilang ini lah, bilang itulah… Model begini lah, model kurang lah…

    Tp dianya sendiri zonk…

    • Ya gapapa lah om. Ga usah diikuti. Biarin aja. Saya fokus ke poster2 moge saya kolek n nikmati dengan syukur yang sesyukur-syukurnya tanpa harap nikmat yang dilipat gandakan.

    • Kadang ada yang bener-bener kasih masukkan kak, tpi kadang ada juga yg menjerumuskan pabrikan.
      Keep smart baby.

  3. Hanya mereka yang kapabel invasi Noswantara Archipelagoes yang mampu racik mesin n create design ciamik n mumpuni. Cmiiw

  4. Buat yg minta desain nya diturunin ke adek nya yg punya CC 150, ud dikabulin kok,

    Tp cuma spion nya, hahahaa

    Spion Moge 1000cc kok ngono, hadeuh,

  5. karena sebagian besar insinyur Suzuki kala itu tidak memiliki pengalaman dengan teknologi 4Tak mengingat mereka banyak menghabiskan waktu bekerja pada mesin 2Tak.
    —-
    duh jadi ingat GSV-R nya Kenny Roberts , gagal total,masih embrio kok suruh balap,sampai akhirnya motor ini pernah digajul john hopkins saking ngeselinnya.dan suzuki sempat pamit dari motogp sampai akhirnya masuk lagi dengan 4 silinder inline

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here