Iwanbanaran.com – Rodanya 3 cak…..namun tidak seperti Piaggio MP3, motor ini tidak bisa berdiri tanpa dibantu kaki. Yup…dialah Yamaha Tricity, motor roda tida pabrikan garputala yang resmi mendapatkan sentuhan dibulan 4 2020. Kendati di tanah air nggak laku, Tricity masih menjadi motor yang cukup mendapatkan tempat didunia. Dan inilah sosok Yamaha Tricity versi 2020 !

Yamaha tricity merupakan salah satu produk yang sebenarnya sempat diluncurkan oleh Yamaha Indonesia beberapa tahun lalu. Motor yang menggunakan tiga roda dengan label LMW saat itu memang dijual cukup tinggi karena didatangkan secara CBU Thailand. Kalau nggak salah saat itu kisaran 60 jutaan. Mungkin kondisi tersebut yang membuat motor ini susah bersaing di pasar sehingga pemasarannya mandeg. Motor ini walaupun tidak resmi discontinue…penjualnnya sudah distop oleh Yamaha Indonesia. Terbukti Tricity sudah hilang dari Microsite resmi…

Tapi beda Indonesia beda juga di Jepang. Yamaha justru melahirkan generasi baru dengan beberapa sentuhan. Yah memang minor cak. Yup….jika kita lihat perombakan hanyalah sebatas refreshment color yang kini semakin eye catching. Intip saja warna 2020 yang memiliki line up dengan velg berwarna biru. Untuk warna 2020 Yamaha masih mempertahankan tiga warna sebelumnya yakni matt gray metallic….serta white metallic. Mungkin dalam survei yang dilakukan Yamaha warna ini termasuk Laris…

iklan iwb

Yang cukup disayangkan justru warna biru khas Yamaha dibuang. Praktis kini ada ada tiga warna yang dipasarkan oleh pabrikan garputala pada Tricity 155 Yani abu-abu, putih serta abu-abu dengan velg biru. Sentuhan ini memang tidak banyak berpengaruh pada dapur pacu. Yamaha tricity masih mengandalkan mesin 1 silinder 4 katup 155cc blue Core. Basis mesin ini mirip yang digunakan pada Yamaha Nmax 155…

Last….diperkirakan warna baru akan didistribusikan sekitar bulan Mei 2020 atau bulan depan. Tidak ada perbedaan harga antara versi 2019 dengan versi 2020. Di Jepang motor ini dijual di angka ¥ 440.000 atau jika dikonversi ke Rupiah maka jatuhnya adalah 63 jutaan. Nah seperti apa sosok New Tricity 155 versi 2020 ? intip warnanya dibawah ini….apik ora pakdee ? (iwb)

Spesifikasi Yamaha Tricity 155

Desain & Dimensi

Dimensi1.980 mm x 750 mm x 1.210 mm
Kapasitas Tangki7.2 Liter
Tinggi Tempat Duduk780 mm
Jarak Sumbu Roda1.350 mm

Rangka dan Kaki-Kaki

RangkaUnderbone
Suspensi depanTeleskopik
Suspensi belakangLengan Ayun dengan Shockbreaker Tunggal
Ukuran Ban Depan110/70 – 13 M/C 48P
Ukuran Ban Belakang130/70 – 13 M/C 63P
Rem DepanSingle Disc Brake
Rem BelakangSingle Disc Brake

Spesifikasi Mesin

Tipe4 langkah, SOHC dengan pendingin cairan
Kapasitas155cc
Daya Maksimum11.1 kW / 8000 rpm
Torsi Maksimum14.4 Nm / 6000 rpm
Sistem Bahan BakarFuel Injection
Tipe StarterElectric Starter
Tipe TransmsiV-belt Automatic
Bore X Stroke58,0 mm x 58.7 mm
Perbandingan Kompresi10,5 : 1
Tipe KoplingKering, Centrifugal Automatic
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

31 COMMENTS

    • Lebih mahal Forza 250 dibandi g ini…dan sama2 Improt , tapi lihat Forza dijalanan Nyaris tiap saat.
      Lihat ini Bemo ? Cuma sekali seumur hidup dan itu tahun lalu ?

    • Forza pun krng laku.. coba banding sama X-Max
      SH 150 GK laku…
      CBR 250 R GK laku…
      CBR 150 CBU pun kurang laku

      Ini CBU Pa*k …. Mau apa pun merek nya,, CBU market nya sempit… Yg beli Uda jelas kalangan Menengah ke Atas..

      • lha ente liatnya kampung ente doang. coba skali2 piknik keluar.
        tuh sh150, lakunya di eropa. di italia nomor 1 dia.
        tuh cbr250, malah masih dibikin sampe sekarang di india.
        tuh cbr150, terakhir dibuat 2019, mulai tahun berapa di dijual? lama banget.
        kalo maen ente cuman sekitar rt ente doang ya gak tahu kemana2 lah

  1. Dri pda comment mending itu, mending ini ,bagusan itulah, bagusan inilah, mending diem gk penting comment kyk klau gk kebeli motornya

    • Idamanku dari dulu, pernah test ride tapi hati larinya ke yg sport….., selalu sebagai penjajak pasar, setelah ada pasar baru digempur oleh kekuatan lain yg lebih besar…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama