iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – IWB hanya tertegun. Didepan mata tertulis estimasi biaya si Red Paijo Mazda 2 Skyactive jika ingin mengganti dua shockbraker depan serta dua engine mounting. Yup…IWB sementara hanya ganti satu engine mounting dan inipun sudah menghabiskan biaya hingga 3 juta rupiah. Karena jumlah total ada 3 cak…maka masih kurang 2 lagi PR-nya. ” Jadi total 12 jutaan, nggak salah ki mbak…” celetuk IWB nyengir. Mbak receptionis tersenyum dan mengatakan. ” Iya pak, ini sudah harga terbaik estimasi sekitar itu…” serunya. Ediannn bikin bokek dadakan kieee. Tapi ternyata cerita ini tidak berhenti sampai disitu…..

IWB adalah tipe yang sangat sensitif dengan kenyamanan walau kondisi engine mounting masih lumayan oke. Pokoke mesin kudu aluss cak getaran. Dilalah Saat IWB ngobrol panjang lebar dengan mbak reseptionist Mazda, bisa kita pastikan Mazda memang mobil Jepang rasa Eropa termasuk built quality dan sparepartnya yang amit-amit jabang bajul mahal untuk ukuran Japanese car. Kisah IWB yang disodori angka 12 jutaan masih biasa saat IWB mendengar informasi mbak resepsionist yang menceritakan kisah pilu pemilik Mazda Biante karena kebanjiran. Ingat cak, Mazda2 adalah mobil kasta paling rendah Mazda. Ngono wae wis nampol tenan. Lha piye bayangin wae, IWB yang juga memiliki Pajero Dakar sparepart nggak gitu-gitu amat…..

Emang lumayan pak harga sparepart Mazda. Tapi kan awet. Kemarin aja ada yang lebih parah pak. Konsumen baru beli Mazda Biante scond sekitar 190 jutaan. Terus pas banjir nggak sempat diselamatkan dan terendam banjir. Akhirnya dibawa kemari. Tim kita cek semua ternyata hampir semua kena. Mesin sih aman soalnya nggak dihidupin. Tapi semua kelistrikan kena. Mulai dari ECU, wiring, sensor-sensor….kena semua. Estimasi sementara kemarin biaya perbaikan semuanya sekitar 250 juta…” seru mbaknya membuat IWB hampir loncat dari kursi. Edian biayanya bikin harakiri cakkk….



Berapa mbak, 250 juta? ” ulang IWB takut salah dengar. “ Iya pak…sementara 250 juta dan berpotensi bertambah jika dalam proses perbaikan ada komponen lain rusak…” serunya. Dari sini IWB hanya bisa bengong. Edian iki sih wis kayak mobil Eropa. Memang Mazda Biante termasuk MPV premium sebelum di discontinue. Harga barunya saat itu berkisar 400 jutaan. Tapi biaya 250 juta? rasanya tetap kurang ajar mahal. “ Terus gimana mbak? masak beli 190 juta memperbaiki 250 juta? “ tanya IWB penasaran. ” Iya akhirnya dibatalkan pak. Konsumennya nyerah dan akhirnya dijual kondisi mati ketengan. Untung masih ada yang mau dan terjual 40 jutaan…” tutup mbaknya. Edian kisah pilu tenan kangbro…

Last….itulah sebuah kisah nyata bagaimana Mazda menjadi mobil yang kurang booming soal penjualan dibandingkan merk lain karena harga sparepart yang fantastis. Positioning yang dipilih memang berbeda dan terkesan premium akibat sparepart dan banderol yang juga mahal. Apakah IWB akan berbalik arah mendengar harga sparepart Mazda ? awalnya demikian. Tapi niat tersebut kembali luntur jika sudah nunggang didalamnya. Feelnya emang beda tenan dibanding brand lain. Handling Tajam, precise, mewah baik luar serta dalam dan fitur super lengkap. Yah emang ada harga ada rupa cak. Mau nyaman dan enak koq minta murah….mungkin demikian. Itulah sekelumit cerita sebagai selingan diwarung yang biasa bahas roda dua. Btw ada yang punya Mazda juga ? monggo share testimoninya cak….(iwb)

Advertisements