iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…ditengah Virus Korona yang membuat bisnis lumpuh, IWB tidak pernah mengendorkan pantauan dan pengamatan pada masing-masing pabrikan khususnya soal motor baru. Termasuk Saluto 125. Siapa menyangka masukan IWB dan teman-teman perihal Saluto 125 didengarkan serius PT SIS yang ternyata berusaha keras membawa sang retro matic ke tanah air. Namun sayang, dari rumor yang masuk ke kuping IWB….Suzuki kesulitan bawa Saluto 125 ke tanah air. Lho kenapa ? ini kendalanya cak….

Saluto 125 booming, yess nggak usah diragukan cak. Bahkan selama membuat video testimoni dan pendapat IWB perihal skutik ini di Youtube, yang nonton ratusan ribu. Video pertama tembus 531 ribuan yang kedua 247 ribuan. Woww bayangin wae cak, cuma modal “abab” alias jigong….penontonnya membludak. Lhaaa piyeee unitnya emang nggak ada didepan mata, jadi kita hanya mengandalkan slide gambar dan ternyata hal itu tidak membuat sampeyan males nonton. Bukti antusiasnya luar biasa. Intip videonya dibawah ini…

Video 1

iklan iwb

Video 2

Video berdurasi 10-11 menit dari analytic?.. hampir semua session meningkat yang artinya audiences sangat tertarik. Mulai dari watch time, view, duration views?.ngacir cak. Artinya rasa ketertarikan para Bikers tanah air sangat luar biasa terhadap Suzuki saluto 125. Surprises sih cak. Apalagi setiap menit jam penonton terus meningkat. Ini adalah fakta menarik dan modal penting bagi Suzuki untuk membawa Saluto 125 ke Indonesia. Apakah IWB berdiam diri ? ora cakkk?..

Fakta tersebut langsung IWB informasikan ke PT SIS. Pejabat tinggi Jepang?. pengganti Seiji Itayama (sekarang sudah naik menjadi presiden direktur PT SIS) bernama Mr. Mimuro. Sebagai Blogger IWB coba share setiap jengkal apapun yang sekiranya perlu diinformasikan. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir PT SIS sudah seperti sahabat dengan para bloggers. Konco cak?nggak ada arogan-arogannya. Respect satu sama lain. Kalau sudah begitu?.kitapun menganggap mereka sebagai sobat kental. Walau jujur gerak mereka tidak bisa maksimal karena terkendala pusat tapi seringkali kita banyak sharing perkara banyak hal. Dan sekarang Suzuki Saluto 125lah yang harus di godok serius?.

Dilalah opini IWB ini direspon sangat positif oleh pejabat tinggi Jepang PT SIS Mr. Mimuro. Doi memastikan rencana Suzuki Saluto 125 dibawa ke Indonesia terus bergulir cak.?? Iwan san maaf saya baru bales. Iya betul Saluto pasti yang menyukai. Ya?masih diusahakan untuk masuk ke Indonesia..??serunya membuang keraguan kita. Doi menjawab sambil melampirkan emoticon senyum. Wihhhh juozz gandozzz. ??Di tunggu Mimuro san?.??tukas IWB dijawab kembali dengan penegasan..? Iya donggg?.? ujarnya. Mantaappppp !!

Tapi sepertinya perjuangan mereka tidak mudah. Masalahnya posisi Indonesia tidak sama dengan Suzuki Taiwan. Lhooo maksude? Jadi gini cak dari investigasi terbaru IWB, Suzuki Indonesia tidak bisa disamakan dengan Taiwan. Posisi mereka berbeda jauh. Hal ini karena secara status Suzuki Taiwan memiliki bargaining position yang sangat kuat. Yup….saham Suzuki Taiwan mayoritas dikuasai pabrikan lokal. Jadi ibarat nahkoda Suzuki di sana bebas menentukan arah kapal yang mereka inginkan…..

Makanya sampeyan Jangan heran jika secara model pun Suzuki Saluto 125 melompat dari filosofi dan kultur Suzuki pada umumnya. Bahkan banyak yang mengatakan ketika melihat Saluto 125 seperti bukan melihat motor Suzuki. Desain yang dikerjakan penuh oleh Italiano Alesandro Tartarini yang juga garap Lambretta. Kebebasan inilah yang tidak didapatkan oleh Suzuki Indonesia yang secara equity dipegang penuh oleh Suzuki Motor Corps Japan. Dengan perbedaan status tersebut Suzuki Indonesia hanya bisa request pada Suzuki Jepang. Restu yang sepenuhnya akan diputuskan oleh Pusat. Diluluskan atau tidak tetap tergantung Pusat….

Itulah kendala terbesar yang sedang dihadapi oleh Suzuki Indonesia saat ini. Menunggu dan hanya bisa berharap mengingat proses untuk mendatangkan sebuah produk yang dipasarkan di suatu region tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Kita hanya berharap semoga SMC sebagai decision Maker mampu melihat peluang dengan tujuan satu yakni mengangkat brand Suzuki di Indonesia. Sebab IWB yakin dengan kehadiran Saluto 125 akan banyak biker yang kesengsem dan banting setir meminang brand Suzuki. Yakin wae cak kalau harganya “make sense”…iyo ora…

Last…. kita hanya bisa menunggu perkembangan Saluto 125 yang sepertinya tidak akan cepat. Sebenarnya cukup disayangkan mengingat momentum yang luar biasa jangan pernah disia-siakan. Apalagi Berdasarkan pengalaman ketika produk lahir jauh dari momentum biasanya penerimaannya juga bakal tidak seheboh di awal. Btw…IWB juga mendengar isu bahwa Suzuki kembali akan menggandeng Indomobil Group sebagai Mitra mereka yang dipercaya mengurusi marketing ataupun dealer. Jika Indomobil mampu meyakinkan SMC bukan tidak mungkin kelahiran saluto 125 hanya masalah waktu. Apakah isu ini akurat? Kita tunggu saja tanggal mainnya cak. Saluto ? lha emang ganteng, terus njur kepriwe…(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!