iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cak….dalam beberapa hari terakhir, sepertinya adu debat fansboy sangat kencang. Saling menghujat dan menyalahkan produknya. Kenapa bisa kena recall ? gimana dengan QC (quality control) koq bisa lolos ? apakah mereka tidak menjalankan tugasnya dengan baik ? apakah recall sebagai tanda kualitas menurun ? berikut opini dan analisa IWB…..

Recall dalam beberapa hari ini memang dilakukan oleh pabrikan yang menemukan adanya ketidak optimalkan komponen dalam menjalankan fungsinya. Bisa dari durability dan reliability ataupun faktor-faktor lain yang bersifat preventif. Recall sendiri adalah hal yang lumrah di Eropa ataupun di negara-negara maju. Apalagi jika tindakan tersebut merupakan langkah pencegahan supaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan kita berkendara di jalanan….

iklan iwb

Untuk membuat sebuah motor sebenarnya dibutuhkan ratusan bahkan mungkin ribuan komponen. Komponen dan part tersebut rata-rata disuplai oleh vendor atau pihak ketiga. Jadi yang buat bukan pabrikan itu sendiri cak. Ada beberapa vendor yang cukup terkenal seperti Denso, Yutaka, Omron, Stanley, Kayaba, Showa, NoK, Sunstar, Enkei, Akebono, Nissin, Mikuni, Keihin dan buanyakkk lagi lainnya yang tidak bisa IWB sebutkan satu persatu. Mereka membuat komponen berdasarkan standar yang diminta oleh pabrikan….

Seluruh komponen tersebut pastinya sudah melalui serangkaian tes untuk menjamin durability dan reliability supaya komponen mampu menghadapi buruknya cuaca serta penggunaan ekstrem dalam jangka waktu lama. Semua pabrikan demikian kendati proses testing ataupun prosedur yang dilakukan berbeda. Para vendor akan meracik komponen berdasarkan permintaan atau request dari pabrikan. Ibarat makanan mulai dari bumbu dan garamnya di sesuaikan dengan budget yang sudah diberikan oleh pabrikan. Makanya hasil bervariasi…

So jangan heran Kadangkala kita menemukan komponen yang sama di pabrikan berbeda. Contohnya untuk suspensi. Pabrikan nggak jarang menggunakan Showa tapi mereka juga Tidak segan untuk menggunakan Kayaba. Tergantung proses tender cak…. vendor mana yang berani mengambil dengan budget yang dipatok oleh pabrikan. Ada juga karena kerjasama eksklusif sehingga pabrikan akan memprioritaskan? vendor tertentu. Dengan jumlah yang mencapai ribuan jelas ini adalah Project besar. Makanya IWB hanya bisa ngakak jika melihat antar fansboy saling hujat…lawong kalau di telanjangin banyak banget part yang sama….vendornya cak, komponen merknya sama…

Nah…. Recall akan dilakukan jika mereka menemukan adanya komponen yang tidak maksimal atau dipandang berpotensi memiliki umur lebih pendek dari yang seharusnya karena kesalahan pabrikan. Hal ini sebenarnya lumrah sebab komponen merupakan buatan manusia. Dalam sejarahnya tidak ada satupun pabrikan yang lolos dari recall. Bahkan pabrikan sekelas Ducati ataupun BMW yang notabene merupakan premium brand mereka juga pernah melakukan recall. Apakah ini berarti terjadi penurunan kualitas? sebenarnya terlalu prematur kita menyebut demikian. Bisa saja hanya miss kalkulasi, karena kondisi cuaca yang membuat komponen tidak bertahan lama. Itulah kenapa evaluasi secara terus menerus tetap harus dilakukan kendati produk sudah mengaspal dijalanan cukup lama….

” Ducati recall Mustistrada 1200….”

Apapun itu setiap langkah Recall pasti juga diiringi perbaikan komponen yang sedang dibidik. Perbaikan kualitas komponen yang justru akan menguntungkan kita sebagai konsumen. Walaupun tentu recall akan membuat kita sedikit repot karena harus datang ke dealer….itu saja. Selebihnya justru kita harus berikan apresiasi karena artinya pabrikan mau bertanggung jawab dan tidak tutup mata atau lepas tangan terhadap tidak maksimalnya komponen yang mereka cangkokan pada produknya…

Last…..mari kita ubah mindset Recall menjadi hal yang positif. Karena jika sampeyan berpikir sebaliknya justru akan membuat pabrikan enggan melakukan perbaikan komponen. Tidak mau melakukan evaluasi komponen karena takut image mereka tercederai. Sing rugi sopo? Tentu kita cak. Disisi lain kita juga berharap pabrikan terus meningkatkan kualitas supaya Recall komponen tidak diperlukan jika semua bekerja dengan baik. Apalagi campaign recall biayanya pasti sangat besar. Akhir kata, sebagai konsumen mari kita berikan apresiasi kepada pabrikan yang berani melakukan Recall karena itu artinya mereka berani bertanggung jawab tidak hanya lepas tangan. Kuwi pendapat IWB, piye pendapat sampeyan…monggo didiskusikan dengan sehat….(iwb)

” BMW recall karena airbag Takata….”

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!