iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Mumet ndaseeeeeee cak….pusing bin cekot-cekot, mungkin itulah yang saat ini dirasakan pemangku jabatan tertinggi Dorna. Siapa lagi kalau bukan Carmelo Ezpelata. Gagal mendorong Motogp di empat race seri pembuka…akhirnya Ezpelata mencari alternatif dengan gebrakan ekstrim yakni menggelar Motogp tanpa penonton. Weeeeelehhh piyeee maksudeee ????

Balap MotoGP disebut lebih parah dibandingkan dengan krisis ekonomi dunia pada tahun 1998. Semua lumpuh cak. Bahkan kondisi ini juga lebih mengkuatirkan ketika MotoGP harus dibatalkan di tahun 1980 karena tertutup salju di Austria. Bayangkan, MotoGP 2020 gagal digelar pada 4 seri pembuka Losail Qatar, Thailand, Argentina serta Texas Amerika. Bahkan ada keraguan MotoGP Jerez juga bisa ditunda karena alasan virus Corona. Itulah yang membuat frustasi. Tidak heran dari kabar terbaru kini Dorna sedang mempertimbangkan untuk menggelar balap MotoGP tanpa penonton. Hal ini untuk mencegah berkumpulnya banyak orang sehingga potensi virus Corona bisa ditekan sehingga Motogp tetap bisa digelar. Berikut hasil interview CEO Dorna Carmello Ezpelata dengan GPone…

Q : Kenapa GP harus ditunda?

iklan iwb

Ezpelata : Sejak masalah virus Corona menyerang kami sudah mengikuti instruksi pemerintah… termasuk promotor di Austin dan Argentina. Otoritas mengatakan bahwa race tidak mungkin dilakukan.  Kemudian kami mencoba berdiskusi tentang kemungkinan untuk memindahkan tanggal dan akhirnya diperoleh kesepakatan sehingga balapan di tunda dengan jadwal yang sudah kita umumkan..

Q : Apakah dengan kondisi ini balap MotoGP jerez akan menjadi seri pembuka?

Ezpelata : Kita sudah berbicara dengan otoritas di Jerez dan hingga hari ini sepertinya semuanya tidak ada masalah. Tapi kami tetap akan melihat situasi dan memantau perkembangannya seperti apa

Q : Apakah kalian juga mempertimbangkan menggelar MotoGP dengan kondisi tertutup?

Ezpelata : Seperti yang aku katakan sebelumnya, kita akan berusaha keras supaya balapan bisa digelar senormal mungkin. Tapi dengan kondisi serta perkembangan saat ini, sepertinya mempertimbangkan balap MotoGP tanpa penonton patut kita pikirkan. Kita bisa mempertimbangkan dengan promotor lokal

Q : Apakah kalian sudah mengontak tim perihal wacana ini?

Ezpelata : Kami sudah ngontak FIM, IRTA serta organisasi dan tim. Rencananya kami semua akan berdiskusi tentang ini

Yup…. Itulah perbincangan Carmelo ezpeleta dengan GPone. Artinya jika Pemerintah Italia belum juga mengendurkan Red Zone bisa jadi MotoGP akan tetap digelar namun tanpa penonton. Dengan kata lain MotoGP hanya bisa dilihat dari broadcasting tv, live streaming ataupun kanal digital lain. Sebuah wacana logis dan menurut informasinya opsi tersebut akan diambil jika memang opsi pertama gagal. Semoga saja…aneh emang tapi tetap kita tunggu ketimbang gagal juga. Duh wis kangen ki soaleee rekkkkk (iwb)

iklan iwb
Previous articleBetulkah top speed Gear 5 Kawasaki Ninja ZX25R hanya 160 km/jam ??
Next articleSuzuki Resmi rilis New SV650 versi 2020, Bandit bangettt !!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!