iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Bombastis cak, video perkara Kawasaki Ninja ZX25R langsung menjadi buruan para pembaca. Terbukti artikel ini termasuk booming. Namun yang menarik, cukup banyak yang menyimpulkan dengan judul besar bahwa top speed Kawasaki Ninja ZX25R pada gear 5 adalah 160 km per jam. Sebuah kesimpulan yang IMHO terlalu prematur. Pertanyaannya mungkinkah top speed Ninja ZX-25R pada gear 5 hanya 160km/jam mentok ? Berikut analisa IWB….

Video teaser Kawasaki Ninja ZX25R dirilis oleh Kawasaki Indonesia. Namun beda dengan beberapa video sebelumnya Jonathan Rea menggeber motor ini di atas lintasan sirkuit Jerez. Di sinilah beberapa kesimpulan muncul. Hanya dengan mengandalkan sebuah video teaser yang menunjukkan view dari speedometer semua percaya bahwa gear 5 mentok diangka 160 km/jam. Betulkah demikian ?

Rasanya mustahil. Yang sampeyan harus tahu kebiasaan pembalap akan mencari peak tertinggi power alias bukan limiter tertinggi motor. IMHO itulah yang dilakukan Jonathan Rea. So…IWB yakin saat upshift belum nabrak limiter. Yang pertama….di artikel sebelumnya IWB sudah membahas perihal analisa pribadi bahwa gear rasio Kawasaki Ninja ZX25R terbuka diseting cukup rapat. Hal ini ditempuh Kawasaki disinyalir untuk mengakali kelemahan mesin 4 silinder yang memiliki torsi lebih lemah dibandingkan mesin 2 silinder. Efeknya setiap gigi memiliki nafas yang lebih pendek namun akselerasi bawah lebih nampol. Sisi negatifnya…top speed pun sedikit turun. Tapi bukan berarti kita bisa menyimpulkan bahwa top speed gigi 5 hanya 160 km per jam. Kenapa?

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Yang pertama kita hanya melihat dari video tanpa tahu berapa sebenarnya limiter yang dipatok oleh Kawasaki pada ZX25R. Hal ini penting karena limiter mempengaruhi ledakan atas. Ketika mesin sudah dicekik oleh pabrikan di saat itulah speed tidak akan bertambah dan kita harus oper gigi. Sementara pada video Jonathan Rea, pembalap Kawasaki ini sudah oper gigi ketika RPM baru menyentuh Red Line yang berada di Kisaran 16,000. Nah yang menjadi pertanyaan, apakah pada saat oper gigi mesin sudah dicekik oleh limiter?

Tentu saja tidak ada yang tahu. Namun jika kita melihat beberapa motor produksi massal, posisi limiter biasanya diletakkan di tengah-tengah Red Line. Contohnya Honda CB150R  dan Yamaha R15 terbaru yang berada di angka 11.000 di saat Red Line berada di rentang angka 10 hingga 12,000 RPM. Bahkan khusus untuk motor motor Suzuki limiter dipatok jauh lebih tinggi yakni di Kisaran 13,000 RPM. Edian Suzuki emang cak. So….. jika kita kalkulasi dengan ilmu analisa seharusnya Kawasaki bisa mematok limiter di Kisaran 17500 RPM mengingat rentang Red Line Ninja ZX25R di angka 16,000 hingga 20 ribu RPM. Kuwi analisa pribadi…

Yang jelas semua hanyalah berdasarkan analisa. Teori diatas memang kudu dibuktikan diatas lintasan mengingat posisi limiter tergantung pabrikan. Mereka yang tahu cak karena kita juga belum tes ride. Dan soal limiter, pasti mereka memiliki pertimbangan-pertimbangan tertentu demi safety. Hanya saja dengan mengamati speed yang ditunjukkan IWB sangat yakin Kawasaki memang sengaja memasang mapping engine sangat rapat agar powerband merata khususnya mengail tenaga pada low RPM. Tapi gear 5 mentok 160km/jam ? IWB rasa tidak….lebih dari itu cak. Sebagai perbandingan CBR250RR pada kondisi standart gear 5 mentok diangka 165 km/jam RPM 13.000 (video terlampir dibawah)…

Last… top speed bukan segalanya. Bagaimana motor bisa meraih speed tertinggi dengan waktu yang singkat, itulah yang penting. Nah soal ini…secara basis teknis mesin, konfigurasi 4 silinder pasti lebih meledak dengan tenaga melimpah pada putaran atas. Dari pengalaman pribadi ketika dorongan mesin dua silinder sudah mulai melemah pada speed tertentu maka mesin 4 silinder masih kuat. Kira-kira demikian cak. Apalagi dikelas ini IMHO raungan 4 silinderlah yang menjadi nilai jual tertinggi. Jadi sampeyan nggak perlu speaker booster lagi wkwkwk. Btw….kita akan Coba buktikan di masa depan jika IWB sudah bisa mencicipi Kawasaki ZX25R. Masalahnya era sekarang pabrikan Jepang memang selalu sengaja membatasi top speed demi safety. Sebagai gambaran dan perbandingan, berikut video IWB saat test ride CBR250RR pertama kali…monggo diintip cakkkk…(iwb)

Video CBR250RR IWB test

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!