iklan iwb

Iwanbanaran.com – Kecewa, nyesek namun juga mengerti atas keputusan FIM terhadap MotoGP Seri pembuka Losail Qatar yang resmi dibatalkan. Termasuk Seri kedua Chang, Thailand yang dipastikan juga batal bulan ini alias mundur untuk sementara waktu hingga waktu yang tidak terbatas. Kondisi tersebut menurut IWB akan menguntungkan buat sang juara Bertahan Marc Marquez (Repsol Honda Team). Koq bisa ???

Dampak dari Virus Corona nampak jelas dan cukup mengerikan bagi semua orang cakkk, imbasnya adalah keputusan pembatalan dua Grand Prix pertama musim ini. Selain itu efek dari virus Corona juga mengancam Seri ketiga yang rencanaya akan berlangsung awal bulan April tepatnya di sirkuit Austin, Amerika. Jiannn mumet tenan cakk. Kondisi yang menurut IWB akan menguntungkan Marc. Kenapa ?

Yang pertama sudah jelas yakni Marc akhirnya bisa memperpanjang masa recovery dari cedera bahu pasca menjalani operasi bahu kanan pada akhir bulan November 2019 lalu, meski sempat diragukan tampil dalam test pra musim Sepang, Malaysia dan Losai, Qatar The Baby Alien masih bisa merampungkan 6 hari test dengan kondisi bahu yang sedikit nyeri. Rasa nyeri Marc terus bertambah ketika ia sempat mengalami crash pada saat test berlangsung….

iklan iwb

Dan yang kedua adalah Marc Marquez dengan HRC kini lebih leluasa memikirkan paket motor yang akan disetorkan sebelum mesin tersegel atau masuk Homoglasi. Yup….hal ini sangat krusial karena selama test pra – musim Losail Honda terlihat keteteran dengan beberapa pembaruan yang dimanjakan oleh HRC. Namun semuanya justru memburuk karena Marc hampir tidak bisa menemukan feeling yang pas diatas RC213V versi 2020, walaupun dalam pernyataan terakhir Marc telah menemukan ‘sesuatu’ yang menjadi biang keladi dibalik semuanya. Itulah alasan kenapa IWB menyebut Marc diuntungkan dengan Corona. Tapiiiiii analisa ini bisa bubar jika satu…..Marc hanya akting belaka ! maksude?

Yup…analisa ini tidak berlaku jika Marc dan HRC menutup potensi asli mereka. Kuwi cak…seperti pengalaman masa lalu dimana sesi free practice lemot tapi race buanterrrrr.? Opini “”akting”” ini soalnya juga berkembang. Nggak ada yang tahu pasti karena patokan kita semua adalah data lap time. Dan ingat….lap time bisa dimainkan oleh Marc dan HRC. Who knows ?! toh data telemetri hanya HRC yang pegang. IWB sendiri masih ingat, kondisi yang sama juga terjadi para Marc – HRC yang kedodoran diawal musim 2019. Mereka juga kurang cemerlang pada tes pra musim di Qatar namun justru torehkan record luar biasa dimusim 2019. Juara dunia dengan pengumpulan poin terbanyak sepanjang sejarah Marc….

Last…..uraian dua poin diatas setidaknya menjadi dasar kenapa kasus dari Virus Corona bisa aja membawa dampak positif bagi Marc Marquez. Walau tentu tudingan ini tidak sepenuhnya benar. Termasuk komen adanya konspirasi antara Dorna dan HRC sehingga race dibatalkan. Kuwi sing komen koyone lulusan SD dari negeri antah berantah jadi ngawur asal mangap hehehe. Lantas apakah doi senang terhadap keputusan pihak MotoGP mengenai pembatalan seri pembuka yang paling bergengsi tersebut?? Melalui akun resmi Twitter pribadinya, doi justru menyayangkan hal ini. “Qatar GP dibatalkan oleh virus corona dan pembatasan travel. Kami harus menunggu untuk memulai aksinya!.” tutup Marc. So…Virus Corona untungkan Marc Marquez ? setuju nggak soal ini cak ? (Cc for iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!