iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Gelisah cak….ternyata Valentino Rossi lumayan gelisah dengan hasil test Yamaha di Qatar 2020. Menurutnya pembalap Yamaha jangan terlalu jumawa dulu sebab inkonsistensi Yamaha masih terdeteksi pada mesin M1 2020. Doi juga heran kenapa hasil Qatar sangat berbeda dibanding Sepang. Dan di Qatar inilah Valentino Rossi menemukan penyakit yang sama pada M1 2020 !

Valentino Rossi tidak bisa menyembunyikan rasa galaunya menyongsong musim 2020. ” Aku sedikit khawatir bukan Posisiku dibelakang namun aku sempat crash saat menggunakan ban kedua. Aku yakin bisa meningkatkan performa termasuk konsistensi raceku. Sejauh ini aku merasakan gejala yang sama khususnya pada sisi ban setelah melakukan beberapa putaran. Aku melambat….tentu saja ini bukan kabar bagus buat kami serta membuatku khawatir…” serunya….

Valentino menjabarkan secara detil apa yang terjadi pada tes Qatar. ” Di bagian kedua race (simulasi) ban mulai habis dan kecepatanku terus melambat. Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi karena di Malaysia dengan kondisi aspal yang lebih panas dan menguras ban justru berjalan baik. Sementara di Qatar aku lebih banyak memiliki masalah. Saat ini Test Sudah selesai. Kita lihat apa yang akan terjadi pada race nanti. Kita memiliki waktu sekitar 10 hari untuk bekerja dan menganalisa….

iklan iwb

” Jadi dari kedua tes yang kami lakukan aku lebih nyaman di Sepang bukan karena Posisiku berada cukup baik yakni nangkring kelima tapi juga secara kecepatan simulasi race aku juga jauh lebih baik. Sementara di sini performaku tidak istimewa….” seru Rossi seperti dilansir GPone. Menurut Valentino Rossi, Doi juga sempat membandingkan data telemetri dengan pembalap lain namun nggak menemukan hal aneh ” Dari data kita tidak menemukan hal yang aneh dan semuanya memang masih kurang jelas. Sebenarnya Maverick Fabio dan Franco memiliki lap time yang sama denganku di akhir lap. Namun mereka lebih konsisten dan kita harus mencari tahu kenapa bisa demikian…” tambah Vale…

Last…dengan kegalauan tersebut Rossi mengakui M1 sedikit membaik dibandingkan versi 2019. “ Sisi positifnya aku merasa baik di atas M1 dan juga cukup kencang khususnya di awal lap. Tapi aku rasa itu tidak cukup untuk meraih kemenangan. Sepertinya tahun ini bakal sangat seru karena ada 12 pembalap yang jaraknya kurang dari setengah detik. Balap MotoGP tahun ini bisa seperti Moto2. Akan menjadi tontonan yang menarik bagi para fans sebab jarak antara pembalap satu dan lainnya sangat berdekatan….” tutup Rossi. So…Rossi galau karena lemot ? ora usah bingung, balung tuwo ora ngapusi cak….asli ora guyon kuwiii :mrgreen: ……(iwb)

iklan iwb
Previous articleBedah top speed Motogp Test Qatar 2020, Ducati semakin mengerikan…Rossi kuatir !!
Next article[Breaking News] CFMoto 250SR resmi dirilis, inikah lawan Ninja250 CBR250 dan R25 ???
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!