iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Ati-ati cak….mulai sekarang sampeyan harus waspada dan jangan pecicilan dijalanan Jakarta. Sebab per 2 Februari 2020….sistem tilang elektronik sudah berlaku. Buanyakkkkkkk bikers yang kena tilang selama dua minggu atau tepatnya 18 hari selama tilang elektronik diberlakukan yakni mencapai 1.732 bikers. Angka ini jelas luar biasa mengingat ruang lingkup jalanan yang diberlakukan electronic traffic law enforcement (ETLE) hanya dibeberapa titik jalur protokol. Pertanyaannya…apa kesalahan terbanyak dari para biker yang kena tilang ? intip detilnya dibawah ini….

Tahukah sampeyan per tanggal 3 Februari 2020 ternyata Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya sudah memberlakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement pada seluruh kendaraan bermotor. Edannya baru dua minggu diberlakukan, tilang elektronik yang mengandalkan kamera CCTV di beberapa titik krusial jalan protokol ternyata sukses menjaring 1.732 bikers dengan pusat konsentrasi di jalur Transjakarta koridor 6 yang menghubungkan Ragunan Dukuh Atas. Konfirmasi ini dilayangkan dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo yang mengatakan bahwa selama 18 hari pelanggar hanya kendaraan bermotor tembus 1.732 bikers. Weksss….

” Selama 18 hari kemarin (3-21 Februari 2020) sudah 1.732 pelanggar yang terjaring tilang elektronik. ETLE untuk sepeda motor mulai dilakukan penindakan per tanggal 3 Februari. Namun itu secara keseluruhan, dan memang paling banyak di koridor 6….”seru nya. Welehhh banyak benerrr pakdeee. Nah yang menarik cak, pelanggaran terbesar yang terjaring dalam tilang elektronik adalah tidak memakai helm. “ Jenis pelanggaran yang dijaring adalah pengendara motor yang tidak menggunakan helm, melanggar rambu atau menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan. Mereka yang nyetir sambil menelpon atau mengetik di layar ponsel juga akan kena (tilang ETLE)…” seru Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf ditempat terpisah…..

iklan iwb

Sebagai informasi saat ini ada 12 kamera ETLE yang terpasang di sepanjang jalur sudirman-thamrin serta Transjakarta koridor 6. Adapun tilang elektronik ini memang sudah diberlakukan pada tanggal 1 Februari 2020. Tapi selama 2 hari masih ujicoba dan baru tanggal 3 Februari 2020 merupakan penindakan real dimana para pelanggar lalu lintas dikenakan tilang. Tidak murah tilang elektronik kena denda yang diberlakukan merupakan denda maksimal…..

Last…adapun besarnya biaya denda elektronik berdasarkan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ)…. tidak memakai helm akan dikenakan denda maksimal Rp250.000 atau kurungan paling lama 1 bulan. Yang kedua lawan arus denda maksimal Rp500.000 atau kurungan paling lama 2 bulan. Dan yang terakhir mengganggu konsentrasi dengan kata lain bermain ponsel denda nya lumayan nampol yakni Rp750.000 atau kurungan 3 bulan. So…. berhati-hatilah kalau di jalan selalu patuhi rambu lalu lintas agar Sampeyan tidak terjaring tilang elektronik yang sudah berlaku sejak 3 Februari kemarin….okrekkkk (iwb)

iklan iwb
Previous article“Test Qatar adalah bencana !!….”seru Alex Marquez !
Next articleMoge Kawasaki hyperbike ZX14R diskon besarrr, edian kieeee promonya !!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!