iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.copm – Cakkkk….kalau sampeyan perhatikan beberapa pernyataan para pembalap Motogp khususnya pengguna mesin inline 4 pasti mengatakan betapa mengerikannya top speed Ducati. Bahkan Valentino Rossi yang menggunakan mesin M1 versi 2020 mengakui, doi kesulitan dan semakin menghilang ketika mengikuti Johann Zarco dilintasan lurus. ” Aku lumayan kuatir mengingat motorku tidak bisa mendekati Johan Zarco di slip stream sekalipun. Top speed Yamaha M1 improves, tapi tidak cukup karena semua tim juga demikian. Ini yang membuatku kuatir...” seru Valentino Rossi. Setelah buka data top speed testing Qatar…waahhh Ducati memang sangat mengerikan cak !!!

Ducati tahun ini sepertinya akan semakin sulit di tempel Yamaha dan Suzuki serta Honda karena motor mereka semakin kencang. Ternyata janji Bos Ducati MotoGP Gigi Dall’Igna yang akan mengembalikan keuntungan para pembalap mereka pada sisi top speed yang sedikit kendor di 2019 karena Honda berhasil menempel ditepati tahun 2020. Fakta ini berdasarkan data yang dirilis oleh GPone… mereka membedah top speed yang berhasil ditorehkan para pembalap pada saat tes Losail Qatar 2020. Dari catatan sebenarnya hampir semua tim mengalami peningkatan….

Justru Honda termasuk pabrikan yang tidak banyak mengalami peningkatan top speed dibandingkan dengan tim lain. Sepertinya HRC memandang ledakan tenaga yang dihasilkan oleh mesin sekarang sudah cukup. Yang paling mencolok Yamaha, Suzuki, Aprilia ataupun KTM. Ngacirrr cak…mereka ngacirrrr. Tapi celakanya peningkatan tersebut ternyata tidak cukup karena Ducati justru mengalami peningkatan yang sangat mengerikan…

iklan iwb
iklan iwb

Intip saja Jack Miller yang berhasil memecahkan tembok 350 km perjam dengan 355,2 km/jam. Miller meningkat hingga 12,4 km/jam dibandingkan musim 2019. Ketajaman mesin desmosedici juga diikuti oleh Danilo Petrucci yang sukses menorehkan top speed 352,9 km per jam atau meningkat 13,3% dibandingkan dengan mesin yang ditungganginya tahun 2019. Kedigdayaan Ducati terus terjaga hingga posisi enam lewat Francesco bagnaia , Johann zarco serta Andrea Dovizioso. Semua topspeed dikuasai Ducati cak. Bermain diangka 350 km/jam…mereka seperti berada diliga yang berbeda…

Aprilia tahun ini juga sangat mengejutkan karena berhasil meningkatkan mesin V4 mereka di musim 2020. Mesin yang lebih powerful hingga Top Speed motor Italia ini berhasil mengalahkan pabrikan Jepang. Dan pabrikan Jepang terbaik yang berhasil nempel motor Italia adalah Honda lewat Cal Cruthlow dengan 348,3 km/jam. Barulah Vinales yang juga tampil mencengangkan karena menjadi pembalap Yamaha terkencang. Doi berhasil nangkring di posisi 10 besar top speed Qatar 2020. Uniknya gap top speed tersebut cukup jauh dibandingkan Valentino Rossi yang harus puas mengisi slot ke-16 terkencang…

Yup…the Doctor hanya menorehkan top speed 343,9 km per jam. Mungkin karena postur  tubuh Valentino Rossi yang lebih Jangkung. Dan Suzuki yang tahun sebelumnya kesulitan jabanin mesin Honda, Ducati tahun ini juga lumayan meyakinkan karena mereka berhasil meningkatkan horsepower. Top speed Rins meningkat 12,8 km/jam dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Mesin Suzuki GSXRR menorehkan kecepatan Puncak 346,1 KM per jam dari hanya kisaran 333 km/jam dimusim 2019. Lumayan walau tidak cukup…

Last….. fakta makin kencangnya Ducati diakui Valentino Rossi pada saat Doi mengikuti Johann zarco. The Doctor mengungkapkan pengalamannya ketika dibelakang Zarco.” Aku lumayan kuatir mengingat motorku tidak bisa mendekati Johan Zarco di slip stream sekalipun. Top speed Yamaha M1 improves, tapi tidak cukup karena semua tim juga demikian. Ini yang membuatku kuatir...” cetus Rossi. Top speed memang bukan segalanya. Tapi jika posisi kita disalip dengan mudah dilintasan lurus? sepertinya hal itu bakal sangat menyebalkan bagi pembalap Motogp cak. Sebagai gambaran, berikut daftar top speed Motogp bike pada Tes Losail Qatar 2020. Ducati seremmmmmm…(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

71 COMMENTS

      • Semoga kerja keras Duc membuahkan hasil.
        Tapi di H bukan motornya doang yang kencang, ridernya juga..jadi bagi yang lain tetaplah waspada..karena dalam balapan dibanyak sirkuit ,balance adalah sesuatu yang sangat diperlukan

      • Kakau Y bisa sekencang itu…dah pasti Rontok semua tulang ridernya , wong Likwebe depok sentul doang Pp sampe Remuk badannya ?

    • “Horse Power self your car but torque win your car in race” adalah salah satu kutipan bos ferari yang sangat terkenal…!!! yang bila diterjemahkan adalah : power besar akan menjual mobilmu tapi torsi yang mengantarkan mobilmu juara….!!! Jadi sebagai pengamat otomotif sejati power mesin v4 ducati adalah hal yang sangat biasa, bukan hanya saat ini tp sudah sejak dulu ..??? ducati adalah number 1 soal power…. Filosofi power adalah segalanya bagi ducati baik di prototype ataupun produk masal… Kesimpulannya power itu bukan segalanya dalam balap motogp terbukti, faktanya di sirkuit QATAR yang merupakan sirkuit yang tercepat didunia yang jadi penguasa sirkuit dengan rekor kemenangan terbanyak adalah Yamaha ???, ya.. power self your car but torque win your race…

    • Masa sih ?
      Tak ndelok disik…
      105 106 on Gps ( Y )
      109 dan nyundul2 112 on Gps ( H )
      Waduh…Kok bisa ? Masih kurang banyak Klepnya ?

      • Terlemot, pembohongan publik dan kualitas ambrol ya honbul maribul parabeha mbeat mbeot.. Jauh banget kan bedanya..? Behaaaa behhhhaa.. Sadarmu kapan..? Beli kok merk..

  1. Maverick Vinales kayanya anteng anteng aja deh, diem diem tapi laptime bisa bejaban, lah Rossi makin lama makin cerewet ina ini itu ada aja topiknya, tapi laptime selalu dibawah Vinales. Memang sudah lewat masanya, biar yang muda yang meneruskan.

  2. mm 93,sebenarnya cuma pura 2,bahwa Honda ketinggalan dr time lain,tdk akan bilang yg sesungguhnya menganai kekurangan tungganya,,aku yakin ketika balapan Honda tetaplah kencang,ingat ketika 2017,disesi latihan Ducati begitu digdaya,tp Honda lah yg juara,pdhl mm93 bilang Ducati sebagai ancaman serius,

  3. Semoga yang juara bukan Honda.. boleh ducati, suzuki, yamaha atau bahkan yang lain.. saya bukan haters honda, cuma biar motogp lebih seru aja..

  4. Dan yang podium trio yamaha, dah mirip fby kan. Ducati bisa raih topspeed krn pke holeshoot 2.0 saat keluar tikungan bisa merendah. Bahkan saat ban blkg nipis ducati bisa nekan lagi. Harusnya menang ya,tapi race pace mv,fabio,rins yg unggul. Ayo.

  5. mw 400 kek mw 500 km/j kek tetap aja cuma stoner yg juara sisanya penggembira aja

    dah basi… dulu saya kagum tau ducati yg terkencang setelah tau g bisa apa apa jadi biasa aja… pabrikan jepang tetap msh mendominasi motogp biar sekeras apapun motor eropa berusaha..

    eropa bikin pembalap aja biar jepang yg bikin motor??

    • “eropa bikin pembalap aja biar jepang yg bikin motor” kata ente…..trus kite Indonesia jadi penonton nya…..juga beli montornya….trus jd fb nya….sampai direwangi jungkir balik….yg senyum ma ketawe ya jepange…..kite yg beli produk mereka jd bangga semu aja….India sdh punya merk2 lokal…lha kita ampe saat ini motnas mobnas masih dalam mimpi……kapan ya kita bisa punya merk lokal…? yang bisa membanggakan dan mengangkat harkat dan martabat bangsa…?

      • Gimana mau ada mobnas, motonas kalau pas mau rilis aja selalu diomomgin rakyat. Tengok esemka, berapakali dihujat? Ga mikir apa pihak esemka lagi cari investor? Ga mikir apa rakyat menghujat esemka, investor makin takut masukin uang? Lemah semua mental ghibah non solusi

    • Nasihatin org lain yg pernah raih byk prestasi & duit. Skrg pun kyknya ikut motogp cuma nyalurin hobi naik motor prototype. Kyknya 46 itu menang sukur, kalah gpp. Kyk gw naik cbr150, mau disalip beat atau mio, ga ngaruh. Yg pntg enjoy bawa nya.

  6. Klo urusan Top Speed di Slip Stream ya memang Ducati, tp kok Ducati 1x saja smp saat ini Jurdunnya, kan mas Iwan pernah bikin postingan bahwa Motogp bkn hanya Horse Power tapi perpaduan antara Horse Power dan Keseimbangan.
    Kenceng tp susah belok lawan kurang kenceng tp gampang belok yakin yg menang yang mudah belok krn dari sirkuit itu 15 belokan 1 slip stream.
    Jadi wajar walau Ducati kuanceng di Slip Stream tp Lap Time kalah oleh Suzuki dan Yamaha saat Test dari Sepang sampai Qatar.
    Lap time adalah ukuran tercepat bkn slip stream, bahkan F1 pakai Lap time u menentukan juaranya.
    Yang meningkat adalah Suzuki dan Yamaha (klo dilihat dari Lap Time Test Pra Musim).

    • Mungkin para pabrikan pengguna v engine malu kalo pilih mesin inline walau lebih seimbang, mereka lebih mengutamakan pride ketika menggunakan v engine yang terkenal berpower besar dibanding inline walau harus susah juara sekalipun.

      Toh bagaimanapun nyatanya pembuatan v engine memang lebih mahal dan lebih sulit ketimbang inline, buktinya motor-motor murah jalan raya pada menggunakan mesin inline dengan harga yang lebih murah daripada motor yang menggunakan v engine.

    • bukan masalah jurdunya..
      kencengnta ducati emng beneran gk slip streaming
      Tantangan ducati buat motor lincah dan pembalapnya…makanta marques ana sampe di kekep sama Hardno..
      kalau v engine itu emng karakter Ducati

  7. Waspadalah…
    mesin yg topspeednya rendah, akselerasinya justru tinggi. Sebaliknya
    mesin yg topspeednya tinggi, akselerasinya justru rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here