iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Asliii garansi bin original IWB garuk-garuk alis sampai mau rontok cak. Entah karena kaget…terpesona….tersedak…..bengong…mules….ngowoh jadi satu. Reaksi ini setelah membaca berita tentang usulan biaya cukai untuk kendaraan bermotor dengan alasan…kendaraan bermotor menimbulkan polusi udara. Usulan ini dilayangkan ibu kita yang terhormat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Waladalahhh ???

Seperti dilansir Detik, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan pengenaan Cukai untuk emisi CO2 kendaraan bermotor. Alasannya karena Motor merupakan penyumbang terbesar terhadap polusi udara. Wacana ini lahir berbarengan dengan rapat Menteri Keuangan dengan DPR RI untuk mengenakan Cukai terhadap kantong plastik. Kajian komprehensif kebijakan perihal ini sudah dirancang pemerintah sejak lama. Pada kesempatan tersebut Bu Sri Mulyani juga mengusulkan pengenaan Cukai terhadap emisi kendaraan bermotor. Yang menarik…. objek yang dikenakan cukai ada pada emisi karbon (CO2) yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor….

Ibu menteri mengungkapkan alasan pemerintah mengusulkan Cukai terhadap kendaraan bermotor karena dituding berkontribusi besar terhadap polusi udara dan perubahan iklim. ” Tidak hanya kesehatan tapi juga sustainabilitas lingkungan…” seru ibu menteri pada saat rapat komisi XI DPR RI seperti dilansir detik. Menurut Menteri Keuangan jika kebijakan ini dilaksanakan maka pemerintah akan mendapatkan penerimaan hingga 15,7 triliun pertahun. Terus gimana respon usulan tersebut? Pada bingung cak…

iklan iwb
iklan iwb

Menurut ketua umum Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mereka bingung karena belum diajak duduk bersama perihal Cukai pada kendaraan bermotor. Apalagi sebelumnya pemerintah sudah menerbitkan peraturan pemerintah nomor 73/2019 tentang barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah. ” Belum diajak duduk bersama dengan Kementerian Keuangan untuk membicarakan perihal ini…

” Saya belum mengerti Apakah ini (cukai) merupakan satu tambahan atau perubahan PPnBM, masih belum jelas...” seru Yohannes via detik. Dari usulan sementara, objek cukai atau yang wajib membayar emisi karbon adalah pabrikan dan importir yang artinya produsen dalam negeri. Adapun pembayaran dilakukan secara berkala setiap bulan. Jadi setiap produk keluar dari pabrik atau Pelabuhan untuk diekspor atau lokal harus dikenakan cukai. Bea Cukai untuk kendaraan bermotor tidak berlaku pada motor listrik, kendaraan umum, pemerintah, kepemilikan khusus seperti ambulans dan Damkar….

SH/Don Peter
Sebuah angkutan umum Kopaja M19 jurusan Tanah Abang – Blok M mengeluarkan asap hitam dari knalpot saat melintasi jalan Sudirman, Jakarta,

Kita masih diskusi dulu tujuannya untuk apa, seperti Cukai plastik. Pakainya banyak otomatis Anda harus bayar lebih karena sulit untuk didaur ulang. Tapi kalau mobil misalnya orang beli mobil untuk weekend atau mungkin hanya dipakai sebagai pajangan…. Apakah juga harus membayar Cukai emisi? Mobil dipakai dan jarang dipakai Apakah pengenaan Cukainya juga sama?…. ini belum jelas…” tutup Nangoi. Yahh…memang bikin bingung cak. Apalagi seperti yang kita semua tahu banyak sekali kendaraan umum seperti Kopaja justru mengeluarkan asap pekat di jalanan yang artinya penyumbang terbesar emisi gas buang. Jadi jika alasan pengenaan cukai karena emisi CO2, di sini sudah tidak sinkron karena kendaraan umum dibebaskan dari kewajiban cukai…

Last…. kita dukung setiap kebijakan jika memang baik untuk kesejahteraan orang banyak. Tapi tentu sebagai warga negara, kita juga berharap para pembuat kebijakan memandang dari banyak Sisi. Mungkin jika cukai dikenakan untuk kendaraan bermotor dengan alasan yang lebih logis ? pasti kita support penuh. Tapi asap kendaraan dikenakan cukai?..kuwi yang membuat kita berpikir keras. Semoga usulan ini digodok secara mendalam serta tidak terburu-buru mengingat kendaraan bermotor saat ini sudah menjadi alat transportasi utama untuk mencari nafkah para ojol dijalanan. Apalagi informasinya jika cukai dikenakan dipastikan bakal mengerek harga motor secara keseluruhan. Yup…kayak rokok aja cak, cukai naik produsen membebankan ke pembeli, kuwi wis jamak. So…cukai untuk asap kendaraan bermotor ? monggo diskusikan secara sehat dan bermartabat tanpa menyinggung masalah politik…okreekkk (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

116 COMMENTS

      • Tak perlu dibandingkan dengan negara2 lain..negara2 lain , gak macem2 pajak dan pungutan. Sedangkan indo macam2 pajak dan pungutan ,dan…..akan ditambah juga hal konyol sept ini. Yang kasihan lagi tentu bagi saudara2 kita yang memang mengandalkan motor buat kerja dan mencari nafkah .
        Yang jadi Korban rakyat menengah k bawh lagi deh

    • Di jerman sini jelas peruntukannya, diputar kembali untuk ngembangkan teknologi ramah lingkungan, spt panel surya, kincir angin, dll. Di indo cuman mau minta uang rakyat aja buat bayar utang. Good luck.

    • Murahkan harga kedaraan listrik dulu. Kemudian tambahkan lebih banyak stasiun pengisian baterai kendaraan listrik. Baru setuju soal cukai emisi.
      Kawan-kawan bagaimana pendapatnya? Tulis di kolom komentar ya, sebagai wakil rakyat saya harus mendengarkan aspirasi rakyat.

      • kendaraan pribadi dipakai cuma buat berangkat n pulang kerja trus perawatan juga rutin jadi ga ada tuh asap tebal hitam keluar dari knalpot kena cukai emisi..
        Kendaraan umum dipakai seharian bolak balik trayek dengan asap knalpot hitam tebal bebas cukai emisi..
        Bodohnya saya sebagai rakyat indonesia…?

    • Kan Sri mulyani Ngomong sendiri sakit perut klo denger Janji jokowi..
      Fiks itu sakit perut karna STRESS. Bukan karna telat makan.

    • kenapa nggak ‘BERNAFAS’ saja yang di kasih cukai, sama” penghasil gas CO. coba kalo bernafas d kasih cukai ,kan bisa dapet 5000trilyun pertahunnya..

    • Pendapatan Nasional terbesar negara kita itu dari sektor pajak, sungguh miris… Negara yang kaya akan sumber daya alam dan mineral serta tanah subur loh jinawi tp mengandalkan APBN dr sektor pajak… Kemana hasil bumi negri yg kaya raya ini? pun begitu maraknya korupsi? Tanpa malu pejabat negeri ini masih bisa tersenyum sambil melambai tangan ke kamera merasa jadi artis di media tv saat terjebak kasus korupsi…

  1. Waladalah puyeng…
    Listrik naik bpjs naik gas naik
    Emisi juga kna cukai
    Cak caak .. nangkene bukan dubai yg orng2ny sultan kabeh

    Ra ngerti karo pemerintah

      • abis beli sepeda, tiap ari hirupin asap kendaraan..
        trus diperparah ketika capek karena naik sepeda, paru2 berusaha sedot udara lebih banyak. makin banyak udara yang kehirup berarti termasuk polusinya. abis itu orangnya pada ISPA, keluar lagi kebijakan baru yang ga kalah konyolnya.

        menurut saya yang mengusulkan kurang kompeten untuk di bidang ini, taw nya CO2 doank, lah itu NoX ga diurusin?

  2. Saatnya pindah ke transportasi publik…
    Satu2nya jalan mengurangi asap knalpot itu dengan merubah knalpot tidak mengarah kemuka orang (kebelakang) tapi kemuka kita sendiri (didepan) biar kita tau kalo kita mencemari lingkungan….

  3. Bingung arep golek tambahan gawe bayar utang … Alhasil rakyat kecil yang dicekik dengan berbagai kebijakan yg gak masuk akal, sekalian saja orang orang yg korupsi dikenakan cukai juga karena memberikan sumbangsih 99% terhadap kebobrokan negara.

  4. Utang banyak dan APBN defisit terus tiap tahun, ya cara nyari tambahan pendapatan ngasih pajak lagi. Dapat Gaji Udah kena bayar pajak ( harus nya sudah diambil pajak, bebas donk beli apa 2 juga gak kena pajak lagi).

    Beli motor ada komponen pajak yg harus kita bayar,

    Beli barang lain sampe makanan pun ada pajak nya..

    Jadi pajak nya berganda pengenaannya…

    Coba diitung-itung dari 100% gaji yg diterima berapa persen buat Semua Pajak yg selalu ada di tiap transaksi

  5. Di Finlandia ada 16 jenis barang kena cukai (BKC) termasuk emisi, tapi penggunaanya jelas salahsatunya untuk megolah sampah menjadi energi bukan buat bancakan

    • Beda broww klo finland smua ngrasain manfaatnya,,,

      Disini apakah ada jaminan cukai asap bermanfaat langs buat kita?,,,

      Sedih dah,,,

    • Kalo kualitas hidupnya kaya di Finland, Swiss atau Austria mah gue juga ikhlas dibebani pajak tinggi.

      Masalahnya pajak di sini ludes buat tunjangan & bancakan lembaga ini dan itu… badan ini dan itu… yang gak ada faedahnya….

  6. Boleh nggak sih kita sebagai wong cilik nan balungan kere curhat ke pemerentah ? Kita pake motor yo buat kerja buat menghidupi keluarga.. gaji bisa dibilang ya cukup lah walau gak seberapa.. tapi tulung laaah gustiiii kui kenapa kendaraan pemerentah kok gak dikenakan cukai emisi? Kenapa? Harusnya insentif2 pejabat yg dikurangi.. bukan malah ngeruk duit dari rakyat untuk tambahan pemasukan negara.. wajar kalo kek gini banyak kerajaan bermunculan wkakak wesss lah lek.. salam sehat celaluuu yaa..

    • Jangan ngeluh dulu di awal. Bisa jd beban cukainya tidak sebesar yg kita pikirkan. Ambil contoh cukai yg bakal dibebankan minuman berpemanis mulai 1.500 per botol udh dpt uang pemasukan negara sampai berapa T. Ini kalau emisi bisa sekian puluh T. Sedangkan jumlah kendaraan yg ada di indo ada berapa ratus ribu.. ada berapa sekian juta. Andaikan itu dibagi ke semua rakyatnya jg seharusnya tidak terlalu berat..dan bisa jd cukai itu masuk pada pajak tahunan. Misalkan cukainya tidak melebihi 1 pack rokok. Apa masih berat kalau dibandingkan dengan cukai emisi yg notabene di bayar tiap pajak tahunan. Balik lagi ke pemerintah, asal dana tsb bisa dimanfaatkan seperti pembangunan infrastruktur terutama menuju ecogreen lalu menekan biaya produksi kendaraan listrik dll so far bagus banget.

      • Saya jg rakyat biasa yg biasa cari beras sama bedhak lipen buat anak istri.. penting doakan dan kita tunggu goal yg terbaik dari pemerintah.

        #jernihberkomentar
        #positifthinking

      • Iya dari awal periode sampai sekarang apasih prestasi Indonesia? Pajak dinaikkan, subsidi dihilangkan tapi tidak memperbaiki masalah yg ada di sekitar kita. Jalan rusak, sekolah yg standar masih kurang, fasilitas kesehatan yg minim dan banyak kekurangan. Saya yg tinggal di Jawa saja sedih, apalagi yg diluar pulau. Kalo prinsip punya karena utang, kalo gak utang gak bakalan punya apa2 itu bakalan menyengsarakan anak cucu. Emang kita gak ngalamin kesusahan tapi ntar anak cucu kita yg bakal ngalami

      • Hilliiihh kinthilzzzz masih ada aja yg sok bijak… sok legowo… sok ikhlas… padahal sering mikirin beban hidup sambil nangis bombay dibawah guyuran shower

  7. Kalo liat usulannya sih ni kena produsen, tapi ya kena ke user juga (pbeli baru) kalo dah punya/pakai kayaknya gak kena
    So mending rawat motor yg ada aja, jangan gonta ganti motor baru

    Tapi kalo kena user yang telah pake, itungannya pake apa ya?? Apa pas bayar pajek aja uji emisi lagi?? Ya repot kudu bawa motornya

    Apa pas ganti kaleng ada test uji emisi?? Ini lebih make sense, emisi sekian cukai sekian gitu kali ya??

    Pusing lah aku dagang sepi ??

  8. Yah itulah pemerintah kita cak. Menyejahterakan rakyat blm maksimal, udah minta ini itu. Dan parahnya, kebijakan kaya gini akan memperparah kondisi rakyat dgn ekonomi menengah ke bawah. Harga segala macem di negara ini pada naik, skrg kendaraan bermotor mau dikenai cukai, cuihhhh…
    bilang aja lagi pusing mau bayar utang morat marit gatau mau cari dr mana lagi, akhirnya rakyat dikorbankan. Gausah pake alesan masalah lingkungan, nyari duit ya nyari duit aja biar pada bisa naik gaji tu pejabat negara dan bayar utang.

  9. Sabar bro,
    Pemerintah sedang mencari cara membayar hutang dengan cukai asap knalpot, cukai minuman, cukai plastik dll
    gak usah pusing selama ada celah buat menghindari cukai/pajak.
    Sesuaikan gaya hidupmu dengan kemampuan.

    • Dear pengguna sendal swallow yg budiman…

      Untuk beberapa jenis kategori kentut akan dikenai cukai berdasarkan beberapa kriteria berikut ini :

      1.Tergantung dari jenis bunyi yg dihasilkan apakah pelan, cempreng, ngebas, atau kencang menggelegar.
      2. Tergantung arah hembusan apakah terpusat ke satu titik ataukah menyebar ke segala arah.
      3. Tergantung aroma yg dihasilkan apakah mengandung efek aroma terapi yg menyehatkan ataukah aroma polusi yg mengancam kelangsungan hidup manusia.
      4. Menghitung volume yg dihasilkan apakah termasuk kategori entry level, medium, atau maxi.

  10. Kalau ke motor gak setuju .justru banyak sekali mobil2 yg buang esmisi gas lebih bahaya..
    Byk bus . Elf . Kopaja. Truk pada ngebul

    Kendaraan 2 tua yang ngebul masih byk beroperasi itu yang harusnya ditindak

  11. Kami dukung semua jenis cukai & pajak,
    terutama penerapan pajak progresif utk kepemilikan sendal swallow kedua,ketiga, dst…

    Soalnya saya punya banyak koleksi sendal jepit…dan saya ingin membantu meringankan beban pemerintah pak,

  12. Orang yang kaya saja merasa berat
    Apa lagi mereka orang2 kelas bawah orang2 ndeso wong plosok sek bakal tambah kejiret buruh macul ngarit mung wae bayar pajak..
    Lek ngunu kui kapan arep berpihak mbi rakyat pemerintahe

  13. Setuju kalau yg bayar cukai produsen motornya saja,tp yg mengerikan nggak di kenain cukai saja sudah kartel gimana ada tambahan bayar cukai

  14. Saya setuju 100%… Karena nanti akan disumbang terbesar oleh RX NGIK dan F1Zqueen … Fans biru siap menciptakan lapangan kerja baru.. Sbg Pencari Knalpot Ngebul

  15. Yuk kita berbondong bondong beli mobil aja, 1 rumah 1 mobil, mobil bekas pun tak apa yang penting mobil , kita buktikan apakah jalanan akan lebih baik dari pada 1 rumah 1 motor.. motor selalu dijadikan kambing hitam, padahal kalo diperhatikan ketika dijalan mobil berhenti, belok atau mogok berapa ratus kendaraan dibelakangnya yang ikut berhenti, 1 liter 5-10km juga boros BBM.. ini jelas pembunuhan kaum menengah, genosida secara ekonomi

  16. Oooooooo gitutok daya khayalmu tinggi sekali nak,……tapi gagal paham (cek semua energi yg menggerakan ekonomi di RI) …. berserta mesin nya? semua impor, …..hasil tambang n gas sdh di ijon ke ….. cek ulang

  17. Banyak pembangunan, banyak biaya dan memerlukan uang yang banyak
    Uang yang banyak butuh utang yang banyak
    Utang yang banyak butuh uang rakyat yang dikorbankan, mungkin menghirup udara pun bisa bisa di uangkan.
    Pembangunan terlalu dipaksakan selesai semua biar selaras dengan janjinya, padahal berapa banyak orang yang dikorbankan
    Ini namanya sistem kodok lompat di air, butuh pijakan, sampai kepala orang pun diinjak biar makin tinggi melompat.
    Selamat para pemimpin negeri ini, anda berhasil membuat pembangunan namun rakyat yang dikorbankan.

  18. Pajak emisi mending ditagih pas perpanjangan SIM atau Ganti STNK 5 Tahunan.
    Cara perhitungannya didasarkan pada berapa KM yang telah ditempuh kendaraan dan besar emisi yg dihasilkan berdasarkan volume silinder alias cc kendaraan.
    Jangan cuma kendaraan plat hitam aja yg kena pajak emisi, transportasi juga.

  19. Kl menurut saya mending dijadikan sbg insentif saja. Bukan nya malah jadi beban tambahan. Misal nya emisi euro 4-5 dengan kadar karbon sekian, akan dikenakan keringanan pajak baik pertahun maupun ppnbm. Sedangkan euro dibawah nya akan dikenakan beban tambahan. Kl mau udara bersih secara keseluruhan, pemerintah harus mendorong adanya transisi dalam masyarakat untuk secara gradual pindah ke standar emisi yg lebih tinggi dengan iming2 keringanan pajak pertahun misalnya. Jadi…populasi pengguna itu dipindahkan,bukan nya malah dibebankan. Kl sekedar dibebankan, pemerintah dapat uang banyak, tapi tujuan utama nya utk menciptakan udara yg lebih baik gak akan tercapai. Yang ada malah hanya menjadi pembenaran bagi pemerintah utk narik uang lebih ke masyarakat tanpa adanya manfaat yg muncul sesuai dengan tujuan awal.

  20. Sedih mendengarnya….negara punya BUMN, kemana dan apa hasilnya? Kenapa utk menghadapi jaman negara membenturkan kpd rakyatnya? Ko semakin ilang pancasila dimata negara? Ingat sila2 pancasila…jangan dikaburkan hanya dengan salam pancasila, sementara ilang semua praktek2nya…..bukan mensejahterkan rakya malah menyengsarakan rakyatnya….duh gmn pemimpin2q? Smg segera diberikan hidayah kembali kepada negara yg berpancasila. Mbok ya yg kreatif n tidak menyusahkan rakyat…

  21. Intinya, kl tujuan nya mau menyelam sambil minum air jangan menggunakan logika berpikir a la tuan tanah. Rakyat selain dikenakan beban di satu sisi, harus mendapatkan keringanan di satu sisi.
    Negara bisa ambil untung di agregat kedua nya. Naah…utk hal ini pemerintah perlu bersinergi dengan industri otomotif.
    Jangan melupakan juga soal alat niaga. Untuk alat niaga sebaiknya tidak perlu dimasukkan dalam kebijakan ini.

  22. endingnya untuk penerimaan negara…ya begitulah pembangunan infrastruktur menyerap dana besar…defisit dimana mana,bumn rugi, bpjs defisit,asuransi plat merah gagal bayar rakyat jadi korban.dosa dosamu semakin menumpuk…karena jadi pemimpin tak amanah…korupsi merajalela melibatkan elit politik.akhirnya rakyat yang harus menanggung pajak….pajak….dan pajak lagi.mau alasan insentif untuk motor listrik…?omong kosong…selama pembangkit listrik masih pake batubara.pencemaran akan tetap lebih besar meski mobil pake listrik semua…

  23. “mendapatkan penerimaan” wkwk yo wajar menteri keuangan, klau menteri LH mungkin “demi menurunkan polusi” mungkiiiiiin.
    Bapak ibu yth, klau memang dilarang ya dilarang saja. Nggak perlu bayar ini bayar itu, kesannya seolah hukum bisa dibeli. Kita ini negara hukum! Emang negara dagang? Gue punya, lu mesti beli!

    Btw, kendaraan listrik bebas pajak? Mungkin hanya insentif di awal saja agar menekan produsen dan masyarakat utk beralih teknologi. Jgn senang dulu, mungkin nanti klau sdh bbrp tahun dan sdh masif digunakan oleh seluruh elemen masyarakat, mungkin akan ada statement spt ini “kendaraan listrik dinilai membebani pasokan listrik nasional, maka akan diterapkan tarif pajak sbesar x%”.

    Negara hrsnya menekan BUMN! Bukan pajak dan sejenisnya kpd masyarakat! Klau memang ada yg perlu dilarang, ya dilarang saja dan berikan solusi pengganti yg lbh baik.

  24. kendaraan pribadi dipakai cuma buat berangkat n pulang kerja trus perawatan juga rutin jadi ga ada tuh asap tebal hitam keluar dari knalpot kena cukai emisi..
    Kendaraan umum dipakai seharian bolak balik trayek dengan asap knalpot hitam tebal bebas cukai emisi..
    Bodohnya saya sebagai rakyat indonesia…?

  25. Emisi keluar tuh sesuai banyak sedikitnya BBM yg dikonsumsi (diluar kondisi mesin)…
    Yg perlu malah cukai BBM…misal nduwe mobil 5 sg kerep dienggo gur siji..kok kabeh dicukai emisine..kan ora adil.. padahal kan wes keno pajak progressif…

  26. Mestinya sekalian aja udara dikenai cukai, trus tiap boker juga diwajibkan bayar cukai. Kan manteb tuh, jadi kalo narik duit ga usah nanggung

  27. Bu mentri keungan itu pinter banget untuk mencarikan dana sebagai masukan negara.itu lumayan kan 15 t tambahannya.hebat kan memtri keungan kita

  28. Engko “Abab” sekalian dikenain cukai….hah…bayar…hah.. bayar..Haaah…bayar…Haaah…mbayaaaarrr
    Celengan cak celengannn…

  29. Alasan utamanya sih kyknya untuk memenuhi kebutuhan apbn kedepan yg makin tinggi. Remunerasi, pindah ibukota, subsidi bpjs, belanja modal dll

  30. Imho yg dipajekin bbm nya… di luar sono komponen pajak bbm mencapai 60% dari harga per ltr. Terdiri ppn, co2, dll. Jadi harga bbm nya yg dimhalin. Kebayang harga bbm 20 rb per ltr…

  31. Weladalah kok koyo ngene ???.

    Kalau mau sih Pemerintah berani menggusur kendaraan dengan polutan COx yg masih tinggi di musnahkan. Misal Diesel tahun 2000an kebawah harus musnah. Motor tahun 2000an kebawah musnah. Kalau dibebani pajak ya amsyoong jadinya. Yodah lah buru2 keluarin aja sepeda motor listriknya yg punya power diatas 40HP ??

  32. Mumet cak byk opini mau : secara politis,logika akal sehat,atau Tentang lingkungan hidup?secara politis (cebong vs kampret)percuma adu data.data bisa ditata suka2 yg berkuasa pasti gak sinkron.logika akal sehat : bayar utang + bunga (ribuan trilyun )sedangkan pemasukan apbn gak seberapa duit dr mana lg pemerintah bayar hutang?urusan duit yg pasti gak bisa direkayasa,kalau hutang 100 ya bayar 100 plus bunga gitu aja kok repot hehehe…secara lingkungan hidup ya pasti kalau bisa emisi sebisa mungkin lebih baik bisa di perkecil.utk negara berkembang +62 secara infrastruktur (terutama angkutan umum jelas tidak mendukung utk emisi rendah) + luas negara kepulauan yg paling besar di dunia aturan tsb sangat tidak masuk akal kecuali alasan bayar hutang yg ugal2an (besar pasak drpd tiang/nafsu besar tenaga kurang ??) sebagai wong cilik gak macam2 sebenarnya -> sandang pangan papan mudah didpt udh bikin adem ayem + tentram.kalau masih ruwet ya pasti ada sesuatu yg gak bener.wes cak …silahkan lanjut ,sy terus terang mumet bayar sana sini yg semakin hari semakin naik .yg mampu bayar bersukurlah tidak mumet…??‍♂️⚡️? kaboorrrr ??

  33. Stop dulu bangun tol, jalan provinsi masih banyak yg kapabel utk dilewati, mending fokus ibukota baru saja, ga ush semua infrastruktur dibabat, apalagi skrg corona masih blm pasti kapan teratasi, pemasukan pariwisata serta impor sembako jg jdi masalah yg wajib diperhatikan, diharapkan pemerintah lebih bijaksana, shrusnya kndraan umum dan pemerintah yg harus kena karna lebih sering wara wiri, motor jg skrg udh kapabel euro 4, dan premium jg sudah kalian langkakan, tolong jg cari celah menambal ambisi bapak pembangunan kalian dg manfaatkan rakyat

  34. Mending Knalpot Racing aja yang kena cukai jadi konsumen bisa bebas pake knalpot Racing asal mampu bayar knalpot dan cukainya atau bikin surat2 khusus yang bisa bikin knalpot Racing legal di jalanan tentunya dengan maksimal Db yang ditentukan pemerintah karna jujur aja kadang knalpot Racing g butuh suara tp butuh tenaga 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here