iklan iwb

Iwanbanaran.com – Asliii garansi bin original IWB garuk-garuk alis sampai mau rontok cak. Entah karena kaget…terpesona….tersedak…..bengong…mules….ngowoh jadi satu. Reaksi ini setelah membaca berita tentang usulan biaya cukai untuk kendaraan bermotor dengan alasan…kendaraan bermotor menimbulkan polusi udara. Usulan ini dilayangkan ibu kita yang terhormat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Waladalahhh ???

Seperti dilansir Detik, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan pengenaan Cukai untuk emisi CO2 kendaraan bermotor. Alasannya karena Motor merupakan penyumbang terbesar terhadap polusi udara. Wacana ini lahir berbarengan dengan rapat Menteri Keuangan dengan DPR RI untuk mengenakan Cukai terhadap kantong plastik. Kajian komprehensif kebijakan perihal ini sudah dirancang pemerintah sejak lama. Pada kesempatan tersebut Bu Sri Mulyani juga mengusulkan pengenaan Cukai terhadap emisi kendaraan bermotor. Yang menarik…. objek yang dikenakan cukai ada pada emisi karbon (CO2) yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor….

Ibu menteri mengungkapkan alasan pemerintah mengusulkan Cukai terhadap kendaraan bermotor karena dituding berkontribusi besar terhadap polusi udara dan perubahan iklim. ” Tidak hanya kesehatan tapi juga sustainabilitas lingkungan…” seru ibu menteri pada saat rapat komisi XI DPR RI seperti dilansir detik. Menurut Menteri Keuangan jika kebijakan ini dilaksanakan maka pemerintah akan mendapatkan penerimaan hingga 15,7 triliun pertahun. Terus gimana respon usulan tersebut? Pada bingung cak…

iklan iwb

Menurut ketua umum Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mereka bingung karena belum diajak duduk bersama perihal Cukai pada kendaraan bermotor. Apalagi sebelumnya pemerintah sudah menerbitkan peraturan pemerintah nomor 73/2019 tentang barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah. ” Belum diajak duduk bersama dengan Kementerian Keuangan untuk membicarakan perihal ini…

” Saya belum mengerti Apakah ini (cukai) merupakan satu tambahan atau perubahan PPnBM, masih belum jelas...” seru Yohannes via detik. Dari usulan sementara, objek cukai atau yang wajib membayar emisi karbon adalah pabrikan dan importir yang artinya produsen dalam negeri. Adapun pembayaran dilakukan secara berkala setiap bulan. Jadi setiap produk keluar dari pabrik atau Pelabuhan untuk diekspor atau lokal harus dikenakan cukai. Bea Cukai untuk kendaraan bermotor tidak berlaku pada motor listrik, kendaraan umum, pemerintah, kepemilikan khusus seperti ambulans dan Damkar….

SH/Don Peter
Sebuah angkutan umum Kopaja M19 jurusan Tanah Abang – Blok M mengeluarkan asap hitam dari knalpot saat melintasi jalan Sudirman, Jakarta,

Kita masih diskusi dulu tujuannya untuk apa, seperti Cukai plastik. Pakainya banyak otomatis Anda harus bayar lebih karena sulit untuk didaur ulang. Tapi kalau mobil misalnya orang beli mobil untuk weekend atau mungkin hanya dipakai sebagai pajangan…. Apakah juga harus membayar Cukai emisi? Mobil dipakai dan jarang dipakai Apakah pengenaan Cukainya juga sama?…. ini belum jelas…” tutup Nangoi. Yahh…memang bikin bingung cak. Apalagi seperti yang kita semua tahu banyak sekali kendaraan umum seperti Kopaja justru mengeluarkan asap pekat di jalanan yang artinya penyumbang terbesar emisi gas buang. Jadi jika alasan pengenaan cukai karena emisi CO2, di sini sudah tidak sinkron karena kendaraan umum dibebaskan dari kewajiban cukai…

Last…. kita dukung setiap kebijakan jika memang baik untuk kesejahteraan orang banyak. Tapi tentu sebagai warga negara, kita juga berharap para pembuat kebijakan memandang dari banyak Sisi. Mungkin jika cukai dikenakan untuk kendaraan bermotor dengan alasan yang lebih logis ? pasti kita support penuh. Tapi asap kendaraan dikenakan cukai?..kuwi yang membuat kita berpikir keras. Semoga usulan ini digodok secara mendalam serta tidak terburu-buru mengingat kendaraan bermotor saat ini sudah menjadi alat transportasi utama untuk mencari nafkah para ojol dijalanan. Apalagi informasinya jika cukai dikenakan dipastikan bakal mengerek harga motor secara keseluruhan. Yup…kayak rokok aja cak, cukai naik produsen membebankan ke pembeli, kuwi wis jamak. So…cukai untuk asap kendaraan bermotor ? monggo diskusikan secara sehat dan bermartabat tanpa menyinggung masalah politik…okreekkk (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!