iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….beberapa hari ini kita disuguhin berita recall PCX 150 yang dimulai dari pernyataan ke Kemenhub. Recall Honda PCX 150 yang sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 2019 dan per 2020 justru hampir selesai. Termasuk CRF250 Rally. Recall atau bahasa Indonesianya sendiri artinya pemanggilan ulang sebenarnya sudah pernah IWB bahas diartikel sebelumnya. Lha dilalah koq gegernya sekarang, bukti sampeyan ora ngeh dan baca secara teliti kiii. Ahh mosokkkk? intip detilnya dibawah ini….

Seperti dilansir Kompas, AHM melaporkan recall atau kampanye perbaikan massal pada Honda PCX 150. Sebuah info yang sebenarnya sudah IWB bahas diartikel lawas pada tanggal 18 November 2019 dan ini temanya sama. Makanya IWB heran bin garuk-garuk alis koq gegernya baru sekarang lawong wis lawas pakdeee. Horaa percoyo ? intip wae artikel IWB berjudul Honda lakukan pemeriksaan sproket Cam PCX 150 lokal !! (monggo diklik aja cak). IWB wis jabarkan diartikel tersebut komponen apa saja yang diperiksa….

Diartikel sebelumnya IWB sudah jelaskan….komponen yang diganti adalah Sprocket Cam atau yang memiliki kode Part 14321-KWN-900. Walau murah karena hanya 30 ribuan, komponen ini cukup vital karena menjadi satu kesatuan sistem untuk menyalurkan tenaga dari crank shaft keporos crankshaft via rantai keteng. Dan dari sana pula bisa kita simpulkan sepertinya AHM melakukan langkah-langkah preventif dan itu bagus. Artinya ada perhatian khusus kepada konsumen Honda supaya tetap nyaman nunggang PCX150….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Bisa kita simpulkan bahwa pemeriksaan tidak mencakup semua konsumen. Mungkin ada beberapa yang dianggap AHM perlu dan juga tidak. Termasuk IWB yang tidak mendapatkan surat pemberitahuan apapun terhadap Red Painem. Sejauh ini tunggangan IWB juga baik-baik saja nggak ada keluhan. Itulah artikel yang sudah IWB tuangkan dibulan November kemarin…duh nang endi wae sampeyan ki cakkkk :mrgreen: …..

Sebagai tambahan Kompas memastikan Recall atau bahasa Indonesianya pemanggilan ulang hanya dilakukan pada Honda PCX 150 produksi tanggal 26 – 29 Juni 2019. Jadi selama Sampeyan tidak mendapatkan surat pemanggilan berarti tunggangan aman. ” Jumlahnya tidak banyak hanya sebagian dari jumlah PCX secara keseluruhan, dan sebagian besar saat ini konsumen telah datang ke AHASS…..” seru Ahmad Muhibbudin Head of corporate communication AHM via Kompas…

Tidak diumumkannya pemanggilan ulang Honda PCX 150 ke publik juga mengacu dari Peraturan Menteri Perhubungan nomor 53 tahun 2019. Di mana tata cara penarikan kembali kendaraan bermotor tidak wajib diumumkan ke media massa. AHM menegaskan secara resmi mengirimkan surat kepada para konsumen yang berpotensi harus dicek kendaraannya. ” Kami sudah sampaikan ke kemenhub dan konsumen sesuai dengan aturan yang berlaku tidak diam-diam…

” Kami memilih mekanisme yang kami yakini efektif untuk mengundang konsumen tanpa melanggar hukum. Tidak banyak orang tahu tak bisa dikatakan diam-diam. Ini kan sudah tahun lalu jadi Konsumen tidak perlu perlu kuatir. Jika tidak mendapatkan undangan berarti motor aman tidak perlu datang….” tutup Muhib. Weihh vendor sproket cam-nya pasti kena strap kie. Bisa kita simpulkan AHM pabrikan yang bertanggung jawab berani melakukan Recall terhadap produk skutiknya selain Suzuki terhadap Addressnya. Tidak hanya PCX, dulu di Kisaran tahun 2007 AHM juga pernah melakukan recall terhadap Vario generasi pertama yakni penggantian anchor pin. Kampanye tersebut berdasarkan analisa adanya potensi terjadi failure walaupun saat itu belum ditemukan adanya kasus Vario gagal ngerem….

Selain PCX 150, recall juga dilakukan pada CRF250 Rally yang fokus pada main Shaft (poros utama transmisi) yang dikuatirkan tidak bekerja maksimal sehingga akan membuat suara mesin kasar, oper gigi rada susah dan ekstrimnya bisa membuat roda belakang terkunci. Belum pernah terjadi sih tapi recall memang bersifat preventif atau pencegahan. Sekali lagi pemanggilan ulang hanya berlaku untuk konsumen yang mendapatkan surat dari AHM. Yang nggak dijamin aman cak. Koq yakin ? pabrikan IMHO memiliki database komponen vendor pembuatnya jadi terdata dengan akurat batch mana yang berpotensi kurang bagus…kiro-kiro ngono…

Apa artinya dengan recall diatas? jika kita melihat dari sisi pelayanan, berarti staff riset ATPM terus mengevaluasi produk yang sudah dikeluarkan di pasar. Tidak serta merta mereka lepas tangan atas setiap jengkal produk yang dirilis dan digunakan konsumen. Mereka ternyata tetap memantau keamanannya cak. Yup….bentuk tanggung jawab demi kenyamanan dan keselamatan konsumen dalam menggunakan produknya. IWB sih lebih demen lakukan pemanggilan ulang cak ketimbang kalau ada masalah pada produknya malah “seolah” menyalahkan perilaku berkendara konsumen, kuwi sing amsyong tenan…iyo oraaa :mrgreen: …..

Tidak ada produk yang sempurna so jangan antipati dengan pemanggilan ulang atau boso Inggrisnya Recall sebab itu artinya pabrikan berani bertanggung jawab terhadap setiap jengkal produk yang dirilis ke pasar untuk memastikan konsumen aman dan nyaman. Bisa aja pabrikan cuek enggan melakukan recall karena menguras energy dan biaya bahkan image, tapi itu bukan ciri pabrikan besar tentunya. Nah…jadi ngono cak., kuwi wis berita lawasssssss….tahun wingi pakdeeee…

Last….Sebenarnya IWB enggan ngulang-ngulang artikel yang udah pernah tayang karena poinnya sama. Tapi biar hati semua senang, khusus artikel pengulangan IWB buat, amal cak nyenengin fansboy yang sedang merana kurang belaian kasih sayang (ciaatttt wkwkwk). Intinya selama sampeyan tidak mendapatkan surat dari AHM berarti tunggangan aman, ora usah kuatir. Sedang yang mendapatkan surat monggo segera bawa PCX sampeyan ke bengkel yang ditunjuk agar diperiksa untuk tindakan lebih lanjut…gratis semua. Wisss…Gamblang yooo, makane bookmark Iwanbanaran biar nggak ketinggalkan dokar. Berita tahun kemarin kok hotnya sekarang, telatttttttt rekkkkkk :mrgreen: ….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!