iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..Motogp adalah mesin tertinggi diarena balap dunia. Seluruh teknologi dicurahkan dalam sebuah motor. Sangat presisi karena sepersekian puluh detik sangat vital dan dihitung oleh para engineering. Seperti foto wind tunel testing Suzuki GSX-RR Motogp terlampir. Ditiup angin dari depan dengan kekuatan tertentu, engineering mengumpulkan data setiap jengkal respon motor dengan tujuan satu…meningkatkan aerodinamika terbaik. Weihhh njlimetttt !!

Salah jika kita berpikir motor pemenang adalah motor yang memiliki mesin paling kencang. Tidak benar pula jika sampeyan berpikir motor paling stabilah yang bakal menjadi raja di sebuah balapan. Yup…..motor pemenang adalah motor yang paling balance, baik dari sisi power, handling ataupun elektronik. Jadi motor yang memiliki keseimbangan paling sempurna dari semua sektor yang sudah disebutkan di atas. Makanya sampeyan Jangan heran jika banyak sekali inovasi-inovasi dilakukan oleh para tim untuk meraih yang namanya lap time….

Mulai dari winglet, holeshot, thumb brake, gearbox dan masih banyak lagi yang tidak bisa IWB sebutkan satu persatu. Semua harus dikerjakan dengan sempurna, presisi serta profesional. Tidak ada ruang untuk kesalahan pada MotoGP karena semua terukur dengan data telemetri yang sangat teliti. Bahkan saking telitinya baut pun memiliki ruang penyimpanan sendiri…dicek oleh para kru mekanik menggunakan sarung tangan satu persatu. IWB wae terbengong-bengong cak. Itu hanyalah satu contoh. Namun di atas semua tidak satupun akan bekerja dengan baik jika aerodinamikanya berantakan….

iklan iwb

Sudah bukan rahasia umum aerodinamika memegang peranan terpenting dalam sebuah balapan. Seperti halnya pesawat terbang, aerodinamika diracik untuk membuat kendaraan stabil dan terkontrol. Basis tujuan aerodinamika sendiri adalah bagaimana engineering mengatur angin untuk memberikan benefit pada sebuah kendaraan. Sebagai informasi ketika sampeyan Geber motor pada kecepatan diatas 100 km per jam dan terus bertambah hingga 200 km per jam bahkan 300 km per jam resistensi yang diberikan angin bakal sangat besar. Asli cak….tahanan anginnya mampu menampar helm ataupun kaki pada saat sampeyan membuka paha ketika masuk tikungan…

IWB sendiri adalah salah satu blogger yang beruntung bisa mencicipi sirkuit Sepang Malaysia menggunakan 2 motor superbike yakni Kawasaki Ninja ZX-10R serta BMW S1000RR. Terjun di Sirkuit profesional yang digunakan di ajang MotoGP memang membutuhkannya nyali serta skill tersendiri. Lha piye cak…. di lintasan lurus Sepang, BMWS1000RR mampu tembus dikisaran 280-an km per jam…..ini IWB rasakan langsung. Speed segitu anginnya nggak bisa dijabarkan dengan kata-kata cak. Kita aman berlindung dibalik fairing namun sekalinya dongak….wihhhh muka kayak didorong orang saking kencangnya. Itulah gunanya aerodinamika pada sebuah motor. Kalkulasi njlimet yang pada akhirnya melahirkan sebuah desain fairing yang mampu mengatur hantaman angin menjadi sebuah keuntungan seperti downforce misalnya….

Hantaman angin yang begitu kencang diatur supaya bisa memberikan daya tekan ke bawah pada motor. Bahkan saking pentingnya pengaturan angin kalau sampean perhatikan pada Yamaha M1 di masa lalu Akan kita temukan adanya coakan di ujung tuas rem ataupun kopling. Dari beberapa analisa desain tersebut dipercaya untuk mengurangi resistensi angin sehingga membantu meminimize ban depan ngangkat beberapa mili saat straight….kecil tapi tetap diperhatikan. So jangan kaget pabrikan banyak mengeluarkan dana sangat besar hanya demi mengembangkan aerodinamika. Seperti yang dilakukan Suzuki terlampir….

Gambar yang dishare oleh Gpone menunjukkan Suzuki sedang melakukan pengetesan GSX-RR di sebuah terowongan angin atau bahasa kerennya wind tunnel. Saat ini Suzuki memang salah satu tim yang memiliki cornering speed di atas rata-rata. Lihat saja bagaimana Alex rins selalu mendekati Rival pada saat memasuki tikungan. Sayang doi selalu kalah ketika masuk lintasan lurus khususnya melawan Honda ataupun Ducati yang memiliki konfigurasi mesin V4 silinder. Konon Suzuki sedang berusaha keras untuk menambah horse power tapi mereka juga tidak mau mengorbankan kestabilan motor mereka di musim 2020. So…selain frame bagus kuncinya adalah peningkatan aerodinamika……..(iwb)

 

iklan iwb
Previous articleNgetes konsumsi BBM Yamaha New XSR155, boros atau irit?
Next articleSurat buat AHM !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!