iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Johann Zarco (Reale Avintia Racing Team) sukses menjalani debutnya diatas Desmosedici GP19 pada test pra – musim Sepang, Malaysia. Zarco berujar ‘Sulit untuk mempelajari hal-hal baru tetapi aku sangat termotivasi’. Namun doi akui cukup terkejut dengan power Ducati. Weihhhhh…..

5 bulan pasca terdepak dari Squad KTM, lika liku kisah Johann Zarco terus berlanjut pakdee. Doi adalah satu satunya rider MotoGP yang cukup unik mengingat dalam kurun kurang dari setengah tahun, Juara dunia Moto2 dua kali tersebut telah menjelajah 3 pabrikan berbeda.

Meskipun situasinya rumit mengingat hasil yang ia dapatkan kurang maksimal, tetapi siapa sangka jika jasa Doi masih diminati oleh pabrikan sebesar Ducati. Kisah berawal dari selesainya MotoGP musim 2019 dimana Zarco baru saja merampungkan tugasnya sebagai rider pengganti di tim LCR Honda dalam tiga seri terakhir, kala itu Taakaki Nakagami terpaksa naik meja Operasi akibat cedera bahu yang ia derita sejak putaran kedelapan Assen, Belanda.

iklan iwb

Selepas seri pamungkas Ricardo Tormo, Valencia Negosiasi dimulai Antara Johann Zarco dan Ducati, dimana Zarco terlihat sliweran disekitatan Motor Home Ducati sebelum test pasca musim berlangsung pada hari berikutnya. Saat itu Reale Avintia Team masih memiliki kontrak Aktif dengan kedua ridernya untuk musim 2020, tetapi siapa yang akan menyangka jika Negoisasi Zarco dan Ducati berimbas terhadap masa depan Karel Abraham di tim Avintia.

Ducati yang memiliki kuasa selaku pemasok mesin Avintia, meminta menyisihkan 1 kursi untuk Zarco. Yupss mau tidak mau Avintia harus mendepak salah satu ridernya, hingga akhirnya mereka ‘membuang’ Karel Abraham dengan berbagai macam alasan, tidak ada pilihan lain cakk mengingat Tito Rabat juga memiliki kebebasan terhadap masa depannya di Avintia karena doi bisa mendatangkan Sponsor. Sebagai tambahan, Ayah dari Tito Rabat yang memiliki salah satu perusahaan besar di Spanyol telah masuk sebagai Sponsor tim Avintia.

Dari sinilah kontrak Zarco dan Ducati terjalin, keputusan ini bukanlah sepenuhnya dari Avintia melainkan, Manager Ducati Gigi Dall’Igna sangat ngebettt menggaet Johann Zarco. Zarcopun mendapatkan kontrak eksklusif dari Ducati selama satu tahun dengan Opsi jaminan masuk tim pabrikan asalkan ia bisa tampil baik musim ini.

Nahhh…Hari yang ditunggu Zarco akhirnya tiba, dalam test official yang berlangsung di sirkuit Sepang, Malaysia 7 Februari lalu, Zarco resmi mengendarai Desmosedici GP19 dengan update part layaknya Factory. Selama tiga hari test, catatan terbaik Zarco adalah 1 Menit 58.951 Detik atau terpaut +0.602 detik dari Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), ia menutup test dengan menempati posisi 15 dalam kombinasi. Cukup baik cakk tetapi masih banyak PR yang harus diselesaikan Zarco untuk kedepannya..

“Ini adalah test yang bagus, hari pertama rasanya agak sulit. Kupikir aku bisa lebih cepat (untuk hari berikutnya), aku masih harus belajar terhadap hal-hal baru, tetapi pada akhir hari ketiga aku senang karena aku melihat bahwa metode yang kujalani berjalan dengan baik dan aku bisa belajar lebih banyak,” tutur Zarco dilansir Crash.net. Menurut Zarco doi lumayan terkejut karena ternyata Ducati memiliki akselerasi yang kuat…

“Sulit untuk mempelajari hal-hal baru, tetapi aku merasa siap dan sangat termotivasi. Motor Ducati memiliki akselerasi yang kuat dan aku perlu memanfaatkan itu. Aku tidak sabar untuk tiba di Qatar. Kami memiliki tiga hari lagi untuk berkembang dan berdaptasi, dan setelahnya kami akan bersiap untuk mengahdapi awal musim.” tutup Zarco…

Last…Selama test pra musim Sepang, Zarco sukses mengungguli rekan satu timnya, Tito Rabat. Doi lebih cepat 0,6 detik dengan paket motor yang sama. Menarik untuk kita nantikan perkembangan Zarco cakkk. Semangat Zaaarrrrrrrr……(Cc for iwb)

iklan iwb
Previous articleBedah data penjualan motor di Eropa 2019, siapa paling laris?
Next articleJohann Zarco datang, Avintia racing ganti kelir !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!