iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….akhirnya IWB menjamah dan mengelus sosok Yamaha New XSR155. Motor berbasis naked bike MT15 ataupun R15 yang dirombak menjadi model retro modern ini memiliki mesin dan rangka keduanya, namun tidak untuk desain. Dan dilalah cak, setelah melihat langsung ternyata motor ini lumayan cakep dengan built quality yang cukup baik. Namun IWB terkejut, dengan jok model teposnya….motor jinjitnya ternyata termasuk ugal-ugalan. Weksss…

Dengan melihat secara langsung bisa pastikan bahwa motor ini memang kuat kental terasa karakter turunan dari Vixion ataupun MT 15. Tidak bisa dipungkiri karena penggunaan frame deltabox yang cukup outstanding serta mesin yang kental Vixion series. Kendati sudah dikembangkan dengan banyak fitur seperti VVA ataupun slipper clutch, basis mesin SOHC 4 katup gen 2007 tetap tidak bisa dihilangkan. Nggak ada masalah karena mesin ini terbukti durable, hanya looksnya aja cak yang nggak maksimal. Yang menjadi pembeda terhadap XSR155 adalah desain yang dibuat seretro mungkin….

Intip saja di area lampu atau headlamp yang membulat dengan pemanis di bagian tengah tulisan XSR. Kemudian jok yang dibuat setipis mungkin dengan jahitan-jahitan menyeberang dari tepi ke tepi. Yang menarik sampeyan akan melihat posisi tempat duduk dengan stang termasuk jauh. So… jika sampeyan duduk di atasnya pasti tangan seperti dipaksa untuk meraih ke depan. Rileks? Sepertinya untuk jarak jauh sampeyan akan merasakan sedikit capek dengan posisi ini. Lhoo koq bisa?

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Sebab jarak stangnya dan posisi footstep cak… untuk ukuran motor Retro¬† bisa dibilang terlalu Sporty. Walaupun Yamaha sudah berusaha keras dengan memberikan Raiser yang cukup tinggi sekalipun. Bahkan dibandingkan dengan Yamaha Byson tunggangan IWB….ergonomi dan posisi stangnya lebih rileks Byson. Ini belum termasuk tinggi jok yang ternyata cukup ugal-ugalan untuk ukuran motor Retro. Jinjit cak…IWB yang memiliki tinggi tubuh 170 cm dipaksa jinjit walaupun tidak penuh. Saat berhenti mungkin tidak masalah. Tapi kalau Sampeyan ingin memundurkan motor pasti rada kesulitan.¬† So….menurut opini pribadi walau sama-sama jinjit posisi ridingnya lebih santai MT 15…..ini hanya analisa. Kita akan buktikan test Ride di masa depan setelah nunggang di jalanan…

Satu hal yang patut mendapatkan apresiasi adalah built quality. Dari painting…. ketebalan casing serra sambungan panel per panel cukup baik. Bahkan dibandingkan dengan R15 IMHO build quality XSR155 lebih bagus. Sampeyan boleh tersenyum dari sektor ini. IWB juga paling suka emblem ditanki….model timbul bertuliskan Yamaha dan XSR nya sukses membuatnya mewah. Gradasi silver matt…..cakep pakde….

Kemudian Yamaha juga Royal memberikan suspensi Upside Down serta swing arm model banana. Pasti handling motor ini tidak akan berbeda jauh dengan MT 15. Stabil dan tajam. Keras pasti karena USD lebih stiff dibandingkan model teleskopik. Jadi kalau sampeyan bertanya tentang kenyamanan….pastinya jangan berharap lebih. Tapi soal handling, walau IWB belum jajal….seharusnya menonjol cak. Sayang sekali lampu sein yang digunakan bukan milik MT 25. Lampu sein Byson iki cak….kayak yang digunakan Yamaha pada motorsport lamanya. Seandainya mereka Sudi sedikit rogoh kocek dengan meracik lampu sein baru dengan bentuk bulat pasti makin ciamik. Yahhh…. mungkin supaya harga bisa ditekan. Toh kita bisa modif lagi sendiri….iyo ora…

Dengan segala kelebihan ditawarkan memang seharusnya Yamaha bisa memasang harga secara jeli. Sebab harus kita akui dengan bandrol tembus 39 jutaan di beberapa daerah dan 37 jutaan di Jabodetabek tentu akan membuat generasi motor ini sedikit tidak maksimal. Tapi kembali lagi…ini motor hobby. Mungkin itu yang menjadi pertimbangan. Btw…Yamaha XSR155 IWB pastikan memiliki pendekatan yang jauh berbeda dibandingkan dengan Kawasaki W175 nya. Benar-benar tidak bisa disamakan karena karakter atau Soul motor juga bertolak belakang…..

Jika kita nongkrong W175 seperti dimanjakan dengan posisi riding yang super rileks, jok empuk serta motor ringan khas motor klasik kayak CB100 misalnya… namun dengan XSR155 tidak. Kita seperti nunggang motor naked dengan posisi riding sedikit Sporty…. yang dibentuk seklasik mungkin. Tidak heran kita menyebut motor ini sebagai Retro modern. Artinya hanya bentuknya yang Retro namun secara umum produk menawarkan sensasi berkendara motor sport naked era modern. Kira-kira demikian. Nah…. Seperti apa sosok Yamaha XSR155 ? Intip Vlog IWB dibawah ini. Pokoke tinggi badan dibawah 165 wajib lowering kit tiwas sampeyan jenggot sariawan pakdeeee :mrgreen: . Tunggu test ridenya dijalanan…okrekkkk…(iwb)

VLOG 1st Impression XSR155

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!