iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..IWB yakin pasti ada saja kejadian yang membuat sampeyan garuk-garuk aliss karena banjir. Terutama dokumen penting termasuk BPKB dan STNK. Ketinggian air yang bervariasi dan lumayan ekstrem karena Debit air yang tak terkendali berpotensi merusak dokumen penting walaupun kita sudah menyimpan dengan saksama khususnya BPKB dan STNK. Nah….pertanyaannya bagaimana jika kedua dokumen tersebut hancur akibat air atau hilang karena terbawa arus air? Inilah yang bisa sampeyan lakukan..

Seperti yang kita tahu beberapa hari ini Jabodetabek diguyur hujan yang cukup deras dan membuat banjir dimana-mana. Tidak hanya ibu kota bahkan yang beberapa kota penyangga seperti Bekasi, Tangerang dan Depok tak luput dari terjangan air. Banjir yang tak terkendali karena debit air yang luar biasa membuat banyak kejadian menyesakkan. Selain rumah serta perangkat rumah tangga yang rusak, dokumen penting menjadi salah satu momok yang cukup menakutkan jika diterjang banjir. Kerugian jelas berlipat dan bisa membuat sampeyan jenggot sariawan cak. Pertanyaannya Bagaimana jika dokumen penting seperti BPKB dan STNK hancur akibat air atau hilang?

Ternyata tidak terlalu rumit sebab saat ini menurut kasubdit regident Polda Metro Jaya AKBP sumardji mereka melayani pengurusan STNK dan BPKB yang hilang karena banjir. Mereka akan membantu proses secepatnya dengan menerbitkan STNK dan BPKB yang baru dengan tiga catatan syarat yaitu membawa kedua dokumen yang rusak disertai KTP asli pemilik. ” Nanti bisa kami bantu terbitkan STNK atau BPKB dengan membawa dokumen yang rusak serta KTP asli…” serunya via Kompas. Nah jadi simpel cak. Pertanyaan kedua Bagaimana jika kedua dokumen tersebut hilang terbawa arus?

iklan iwb

Pada kasus kedua ini tentu Sampeyan tidak bisa melakukan klaim dengan cara pertama sebab dibutuhkan bukti STNK dan BPKB asli. So…. jika STNK dan BPKB asli hilang tindakan pertama yang harus sampeyan lakukan adalah melaporkan ke kantor polisi baik Polres ataupun Polsek terdekat. Aparat kepolisian akan menerbitkan surat keterangan kehilangan sebagai modal sampeyan untuk mengurus dan mendapatkan BPKB dan STNK asli. Jadi ada dua dokumen yang harus sampai bawa untuk cara kedua ini yakni surat kehilangan serta KTP asli pemilik. Detilnya nanti akan diarahkan oleh petugas dilokasi….

” Pengurusan STNK yang rusak atau hilang dapat dilakukan di kantor Samsat di mana kendaraan tersebut terdaftar, kalau BPKB hilang bisa ke gedung biru di Polda Metro Jaya. STNK rusak bisa langsung proses cetak ditunggu saja, kalau BPKB sekitar satu hari,” serunya. Nahhh simpel to pakde, ora usah mumet ndase. Tapi saran IWB sih tetap lebih baik simpan dan berikan perhatian lebih pada semua dokumen tersebut agar nggak wira-wiri ngurus dikantor samsat. Dari sini roger 86 cak ? (iwb)

iklan iwb
Previous articleKabar terbaru mesin 3 silinder Yamaha R25 dari Jepang, waaaahhh !!!
Next article[Breaking News] Akhirnya Pertamina turunkan harga BBM-nya !!!!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!