iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….. Siapa yang nggak jingkrak kegirangan ketika bertemu langsung dengan dua motor legendaris di ajang GP500 ataupun MotoGP. Motor legendaris Honda yang berhasil ngacak-ngacak dan mendominasi hampir satu dekade lamanya. Ketika motor satunya adalah motor yang sulit dikalahkan di balap 2 tak 500 cc sementara satunya adalah suksesor yang mengawali era kelahiran mesin 4 tak 1000 cc di MotoGP. Edannya cak….motor ini ternyata memang enteng bangetttttttt !!! Seperti apa? Berikut Vlog lengkapnya kangbro…

Dalam sejarah balap roda dua dunia, Honda memang masih menjadi pabrikan yang mendominasi. Kiprah pabrikan ini begitu superior dan masuk kategori legendaris khususnya soal mesin prototypenya yang disegani di seantero jagat. Dan salah satu motor yang sangat ditakuti di eranya saat itu adalah Honda NSR 500…..

Yup….NSR500 adalah satu-satunya motor 2 tak yang mendominasi sejarah GP500 sampai 2tak dihapuskan dan diganti 4tak. Dengan motor ini Honda telah memenangkan juara dunia GP 500 sebanyak 10 kali selama debutnya sejak 1984. Berbekal performa engine yang tak tertandingi NSR 500 adalah satu-satunya motor prototype Motogp yang masuk dalam legenda olah raga adu kebut dunia dan belum ada motor prototype pabrikan lain yang bisa mematahkan torehan sejarahnya….

Revolusi NSR500 dimulai pada tahun 1984-1987, belajar dari pengalaman 3 silinder predecessor, V4 yang baru menggunakan single crankshaft sehingga lebih ringan dan kompak dibandingkan dengan dual crankshaft. Walaupun masih menggunakan sasis sederhana NSR500 versi anyar tersebut mampu memberikan juara dunia untuk kedua kalinya buat Honda pada tahun 1985. Menggunakan V-angle dengan derajat kemiringan 112° ditahun 1987 NSR500 menggunakan karburator Keihin dengan diameter 36mm. Tahun 1987 sekali lagi Honda jadi juara dunia untuk yang ketiga kalinya. Tahun 1988-1989, NSR500 didesign ulang, menggunakan sasis twin spar aluminium sehingga lebih rigid…..

Begitu juga dengan sektor mesin, mengalami perombakan total. Pengembangan tersebut sukses mendongkrak power NSR500 hingga 165hp (123kw) 12,000rpm dua kali lipatnya motor Honda generasi awal ikut motogp (Honda RC181, mesin 4tak) tahun 1966. Bayangin cak…kuwi masih era 1980an akhir. NSR500 revolusi kedua ini kecepatan puncak mampu menggapai 310km/jam, merupakan motor paling kencang pada masa itu. Didukung dengan sasis mumpuni dan tenaga mesin liar tak tertandingi, NSR500 adalah motor tiada lawan pada tahun 1989 hingga sekali lagi juara dunia menjadi milik Honda….

Dominasi NSR 500 terus berlanjut. Pada tahun 1990 – 1998  mesin V4 NSR500 terus mengalami peningkatan power hingga lebih dari 200hp (150kw). Lewat Mick Doohan NSR500 menjadi legenda ditahun 1990an. Pengembangan mesin dilakukan terus menerus oleh HRC. Tahun 1992 Honda menemukan ide revolusioner pada mesin V4nya yaitu pembakaran 4 silinder dengan derajat kemiringan 65-70 derajat rotasi crankshaft biasa disebut mesin “Big-bang”. Lewat balancing shaft untuk menetralisir  efek giroskopis pada single crankshaft, NSR500 1992 adalah sebuah terobosan teknologi. Doohan menggunakan sistem baru ini untuk mendominasi jalannya balapan hingga memenangkan juara dunia 5 kali kelas 500cc….

Memenangkan 12 kali dari 15 race di tahun 1997, memecahkan record kemenangan terbanyak pada satu musim yang pernah ada sejak 1972. Sejarah mencatat NSR500 lewat Mick Doohan memberikan 54 total kemenangan dikelas 500cc, merupakan record yang tak terpatahkan oleh rider manapun dikelas 500cc. Sekitar tahun 1997 NSR500 kembali menggunakan mesin ” Screamer”. Hal ini atas permintaan Doohan yang lebih menyukai mesin liar walaupun dengan konsekuensi lebih susah dikendalikan. Pasca mundurnya Michael Doohan dari kancah motogp, NSR500 masih bertaji hingga tahun 1999 lewat Alex  Criville Honda jadi juara dunia lagi….

Detik-detik akhir hayat NSR500 diujung mata seiring dengan bergulirnya tuntutan dihapuskannya mesin 2tak demi mesin yang lebih ramah lingkungan. Dornapun menggodok peraturan baru meninggalkan mesin 2Tak dan beralih kemesin 4Tak. Namun ledakan tenaga 2Tak 500cc tidak mungkin dijabanin mesin 4Tak dengan kubikasi yang sama. Oleh karena itu diputuskan meningkatkan kapasitas mesin menjadi 990cc 4tak. Dan tahun 2001 ditangan Valentino Rossi, NSR500 menutup sepak terjang dominasinya dikancah motogp 500 selama 2 dekade. Gimana setelah NSR500 selesai ? Honda racing corporation langsung mengembangkan sebuah motor prototipe yang merupakan cikal bakal tunggangan Marc Marquez era modern. Bersama Valentino Rossi sebagai pembalap andalannya saat itu Honda akhirnya berhasil menelurkan motor 4 tak 990 cc 5 silinder…

Yup…catat cak, 5 silinder konfigurasi V berbeda dengan era sekarang yang hanya 4 silinder. Belum ketatnya regulasi membuat Honda berhasil menciptakan sebuah mesin pembunuh yang sulit dikalahkan yaitu V5. Di tangan Valentino Rossi Honda RC211V langsung mendominasi. Walaupun sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Alex Barros yang saat itu terjun mengandalkan mesin Honda NSR 500 (Dimusim pertama Dorna masih memberikan keleluasan tim untuk mmenggunakan mesin 500cc 2Tak melawan mesin 990cc 4 tak) tapi lebih majunya teknologi membuat Honda RC211V tetap meraih posisi tertinggi….

” Mengandalkan Honda NSR 500 Alex Barros memberikan perlawanan sangat ketat duet Rossi-RC211V…..”

Dalam pertempuran antara kedua motor terlihat Honda NSR500 sangat kencang di tikungan namun sedikit kedodoran dilintasan lurus. PWR yang jempolan disumbang bobot NSR500 yang hanya berkisar 130 kg membuat Vale repot diawal. Ediann entenggggg tenan cak. Bayangin aja…. bahkan dibanding motor matic 150cc sampeyan Honda NSR500 masih lebih ringan. Power diatas 200HP namun bobot 130kg…..PWR mak lampir tuh. Untungnya pada generasi RCV gen awal juga sangat enteng. Motor ini juga lebih enteng dibandingkan RCV era sekarang yang diatur oleh regulasi….

Honda RC211V Rossi memiliki bobot hanya 145 kg alias 12 kg lebih enteng dibandingkan RC213V Marquez yang memiliki bobot 157 kg. Itulah kenapa walaupun intervensi elektronik tidak secanggih sekarang Honda RC211V termasuk maskot dan pantas disebut sebagai “The Killing machine” dieranya. Btw…setelah RC211V 990cc Honda meneruskan dengan RC212V yang memiliki kubikasi 800cc V4 dan terakhir adalah generasi 1000cc V4 dengan label RC213V. So…. sebuah keberuntungan tentunya melihat dengan mata kepala sendiri sosok 2 motor legendaris yang bisa sampeyan intip via Vlog IWB dibawah ini. Merinding cakkk asli juozzzzz gandozzzz….(iwb)

VLOG melototin langsung Honda NSR500 dan RC211V VR46

Racing bike Honda dari masa ke masa

 

Advertisements

34 COMMENTS

  1. Ini mematahkan pendapat sebagian orang yang mengatakan bahwa motor ringan gk enak buat ngebut….
    Melayang kata mereka…

  2. Apalagi beyek…denger geardriven sama oval piston udah melongo…wong dohc 150cc aja ga bisa bikin…selalu jadi yg terlemot

  3. Oh somplak somplak…
    Kalo Dohc 150 nya kebut… Ok lah lu banggain… Angkat topi dah..
    Lah ini cuma 17 ps,, ude itu sesak napas pula gk malu sama Sohc 19 ps…padahal Sohc nya ude lebih berat.. Usd, arm banana, velg lebih gede, ban lebih gede.. Masi menang juga??,, itu dohc apaaan..

    Kalo Gsx, dohc nya baru bisa di banggakan… Dohc benaran bukan Kw… Lah ini mau nyindir Sohc,, pakek Dohc sesak napas ??…

  4. Rc211v dikembangkan oleh rossi dan saat itu motor juga ramah dengan pembalap honda lainnya, begitu juga rc212v yang juga masih ramah terhadap semua ridernya.

    Beruntung yamaha punya Ace rider seperti rossi sekaligus yang bisa membuat motornya ramah terhadap semua pembalap walaupun baru2 ini Ace rider yamaha direbut oleh MV12.

    Pabrikan membuat sasis dan mesin sesuai keinginan Ace ridernya,, rc213v dikembangkan oleh stoner dan marquez al hasil sangat cepat tapi sedikit rider yang mampu bawa.

  5. @Momy Fbh baru mana nie..adeknya somplak kahh

    R15 vva.. Krn pakek VVA kebut ??.. .

    Komen kok pakek alasan krn pakek VVA, ada ada aja abg bauk jamban skrng… Lah situ uda Dohc kok lemot? …

    Gk sekalian Honda Jazz kebut di kelas nya krn vtac. Tu jazz sohc lawannya ada Dohc kalo kalah gk perna bawah” alasan krn dia Vtac…

    • Lah larinya ke honda jazz, bodoh kamu haha, gara gara bodoh insinyur yamaha kehabisan ide akhirnya semua motornya salome

  6. Jadi inget sama kata”nya simbah soiciro jika “mesin gak pernah berdusta”. Pernyataan ini sekaligus menampar keras bagi rider pecundang yg sukanya ngeyel dengan selalu mengambingkan hitamkan tunggangannya……!!!

  7. yg masih Ngebully rossi. harusnya sadar. karena Berkat ketelatenan rossi jg motor 4tak Honda bsa sampai sekarang. krna awal Mula risetnya ya dr Doi.. saya Fansboy Honda tp fans Rossi krna pernah ada film Dokumenter yg merekam rossi saat dia bilang saya tidak Mau dibilang Pemenang krna Motor tp krna diri dia sendiri, krna saat itu Risetan Motor Honda Dan Rossi adalah yg tersangar saat 4 tak saat itu.. dan ada Anggapan dr dulu honda Menang terus maka klo menang dr Honda adalah Hal Biasa. Saat itu pula Rossi pindah Ke Yamaha yg saat itu lgi Bobrok, Lalu dia langsung juara klo ga salah dengan Yamaha dan saat itu Yamaha Sudah Menyamai Kelas Honda saat itu krna risetan Rossi saat itu. dri situlah Rossi merasa Bangga krna dia jg bsa Menang di Motor lain. disini dia meyatakan bahwa Menang Banyak tidaklah berarti jika hanya di tmpat itu saja.. krna dia sudah tau Bahwa dgn Honda seburuk apapun dia di Honda minimal 10 besar saat itu, dan membuktikan bahwa keahliannya saat itu adalah satu”nya hal yg membuat dia bsa berjaya dimana saja. lalu saat Elektronik mulai Berkembang saya Akui memang Honda Jauh di atas rata” pabrikan lain, makanya Menang lgi lewat Alm. Hayden dan stoner dan pedrosa yg sering ngacak” depan. lalu datanglah marquez yg punya bakat lalu honda Punya resource makin Jadilah Honda, lalu regulasi di Ubah ECU di samakan maka Honda agak susah tp masih menang krna punya ACE rider Marc. Sedangkan Yamaha? masalah resource jauh d bawah Honda walau ada Rossi yg punya keahlian jg dalam Otak atik Motor.. dan dri sini Maka Posisi Marc Mrquez akan sama Dengan Rossi ! apakah dia hanya bsa menang dengan Honda saja? Paradoks kan wkwkwkkw

    • Marc menghormati honda dan hrc boskuh, selama ga ada konflik internal ngapain pindah? Cari tantangan baru? Alasan cari tantangan baru berarti ada masalah dengan team work yang berakibat konflik. Mulai 2003 juga udah bermain elektronik di GP.

  8. Analisamu secara keseluruhan bagus,, tapi asal tau saja untuk urusan teknis motor yaitu rider sama sekali tidak berhak mengotak atik motor.

    Rider sekelas Rossi tugasnya adalah memberi masukkan ke para teknisi kekurangan motor sesuai gaya balapnya, lalu para engineer pabrikan membuat motor sesuai keinginan Ace rider terutama mesin yang berimbas ke sasis. Makanya kenapa sasis rc213v sekarang sulit bagi pedrosa dan lorenzo,, karena sasis itu dibuat menturuti mesin yang diinginkan oleh Marquez.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here