iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Legenda MotoGP, Giacomo Agostini yang sejauh ini masih memenang rekor dengan gelar juara dunia terbanyak yakni 15 Kali mengemukakan pandangannya terkait Yamaha, Honda dan Ducati. Yang mengejutkan sang legendaris melontarkan kritik pedas terhadap The Doctor. Weeihhhh…..

Giacomo Agostini saat ini berumur 77 Tahun, ia telah mencetak banyak rekor di ajang MotoGP ditahun 60 hingga 70an, tentu rekor juara dunia 15 kali cukup sulit dipecahkan oleh semua rider pakdee, hal ini dikarenakan regulasi dimasa lampau dan masa kini yang sangat berbeda. Dimana jaman dahulu tiap rider bebas mengikuti lebih dari satu kelas dalam satu musim yang sama.

Agostini sendiri memulai karirnya dikancah dunia pada tahun 1963 dengan pabrikan Moto Morini dikelas 250cc, dua musim ia habiskan dengan motor yang sama plus capaian terbaik diposisi 12 dalam kelasemen akhir. Kemudian menginjak tahun ketiganya ia beralih menuju kelas 350cc sekaligus 500cc, Agostini sukses mengunci gelar runner up di dua kelas tersebut.

iklan iwb

Kemudian Tahun 1966 menandai musim mengesankan bagi Agostini mengingat doi sukses mengesahkan gelar juara dunia pertamanya dikelas 500cc bersama MV Agusta plus meneruskan tren Runner up dikelas 350cc. Setelah itu rentetan gelar juara dunia ia cetak sepanjang musim 1967 hingga tahun 1975, dan pastinya Agostini masih bermain di dua kelas yang sama, disela sela tahun tersebut Agostini juga sempat pabrikan menuju Yamaha baik dikelas 350cc maupun 500cc.

Namun pasca gelar terakhirnya yang ia cetak pada kelas 500cc, prestasinya kian menurun meskipun ia mencoba kembali lagi ke pelukan MV Agusta tapi upayanya gagal hingga pada tahun 1977 ia memutuskan pensiun dan menutup musim di peringkat 16 (350cc) plus peringkat 6 (500cc), Agostini mengakhiri karirnya diatas Motor Yamaha.

Yupps, itulah sedikit ulasan dari sekelumit prestasi luar biasa yang dicetak oleh Legenda MotoGP asal Italia. Oke balik lagi ke topik cakkkk, melalui GPOne. Baru baru ini Agostini ikut angkat bicara mengenai beberapa hal yang menyangkut 3 pabrikan teratas yakni Honda, Ducati dan Yamaha.

Yang pertama ialah menyatakan pendapatnya jika seandainya doi berada Di Yamaha, kira kira apa yang akan dilakukan??

“Jika aku adalah Yamaha, siapa yang akan kupilih antara Fabio Quartararo dan Maverick Vinales? Aku akan menerima keduanya karena setiap Tim membutuhkan pembalap muda dan pembalap yang cepat. Disisi lain Yamaha memiliki Valentino Rossi, tapi kita tidak akan tahu apa yang akan ia putuskan untuk kedepannya. Jika aku adalah Yamaha maka aku akan mengambil risiko dengan mengambil ViƱales dan Quartararo, aku tidak akan membiarkan salah satu dari mereka pergi (hengkang ke pabrikan lain). Lantas Bagaimana dengan Valentino Rossi? Dalam hidup seseorang, haruslah berfikir maju dan tidak melihat ke belakang.” ujar Agostini, sedikit pedass kie cakk. Jelas Agostini seakan ingin nyolek Valentino Rossi untuk berpikir realistis bahwa secara performa dan usia sudah tidak lagi kompetitif….

Kemudian Agostini juga turut buka suara mengenai Rumor yang kian dekat terkait comebacknya Jorge Lorenzo bersama Yamaha sebagai Test Rider.

“Kupikir itu sangat sulit sekarang, karena untuk menjadi pembalap pengembang haruslah sangat cepat. Motor akan menjadi sulit jika harus diPush hingga ke limit.”

Selain itu Agostini juga mengomentari kedatangan Alex Marquez yang akan menjalani debutnya dikelas MotoGP dengan Repsol Honda Team bersama sang Kakak, Marc Marquez.

“Itu adalah kesempatan besar bagi Alex untuk dapat mengendarai motor Honda (Pabrikan). Disisi lain, mereka bersaudara dan mereka sangat saling mencintai, aku yakin Marc akan membantunya (beradaptasi dengan cepat diatas Honda RC213V), ia akan mengajarinya semua trik dan Marc akan menjadi gurunya. Dalam debutnya Alex harus belajar, ia seharusnya tidak terobsesi dengan kecepatan dan kesuksesan Marc, ia juga tidak harus mendengarkan orang yang mengkritiknya. Alex harus fokus belajar karena Marc akan banyak membantunya. Namun Alex akan menghadapi juara yang hebat yaitu kakaknya sendiri.

Lalu, Agostini menanggapi ‘kemungkinan’ jika Marc Marquez akan menggeser Rekor gelar juara dunianya..

“Bagaimana jika Marc dapat mengalahkan gelar juara duniaku? Ia masih sangat muda namun ia telah memenangkan banyak gelar, mungkin saja suatu hari Marc akan melampaui rekorku dan ia juga berjanji kepadaku jika ia berhasil mengalahkan gelar juara duniaku, ia akan mengundangku ke pestanya.”

Nahhh…yang cukup menarik ialah pernyataan Agostini terkait Ducati yang siap membangun Desmosedici GP20 untuk menghentikan dominasi Marc Marquez musim depan, Agostinipun menanggapinya dengan sindiran..

“Ducati bekerja keras, pastinya mereka ingin memenagkan Gelar. Tetapi Honda, Yamaha dan Suzuki juga menginginkan gelar. Yang penting adalah bertanya kepada Marquez apakah Ducati bisa menangkan kejuaraan, di Borgo Panigale mereka membutuhkan izin terlebih dahulu untuk mengalahkan Marc Marquez.” Tutup Agostini.

Last…Dari semua pernyataan Agostini tentunya banyak pro dan kontra, IWB Yakin sebagian dari sampeyan tentunya ada yang setuju atau tidak setuju dengan pendapat dari sang Legenda MotoGP. Nahhh Menurut sampeyan piye cakk?? Monggo opininya….(cc for iwb)

Giacomo Agostini…(1974)
Gimana reaksi mu cakkk!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

69 COMMENTS

    • Legend btulan yg g d akui Pukiyem ?
      Pokok’e… Pokok’e si anu… D tnya pa pncapaianny mlebihi Agostini? Wis pokok’e… ?

    • Marc pasti bisa mendobrak rekor Giacomo selama naik RCV
      Marc adalah Giacomo jaman now
      MuuuuUUUUuuuuuuehehehehehe…….

      • bener bro pasti lah asal marq tetap di honda aja jangan malah pindah ke pabrikan lain kya rossi. jadinya nyesel kan sekarang. hehe

  1. menurut saya agostini benar juga, kita harus melihat kedepan jangan kebelakang terus. dengan mempunyai pembalap muda yang sangat bertalenta kemungkinan yamaha bisa mengambil lagi gelar juara dunianya.

    • G ush pncapain 15x, Kang… Pncapaian d kls Premier ja y sulit d samai hgga skrg, yg da y cm kpn hari sseorg brandai2 mecahin rekor klw trs ndekem d HRC ?

      Bani andai jika seumpama silahkn balik goa ?

      • Nyatanya rossi juara 9 kali di semua kelas, sedangkan marquez 8 kali di semua kelas. Bukan tidak mungkin marquez bisa samain jumlah gelar juara rossi, tapi juga bisa melampauinya.

      • @al gembel wkwkw pantesan.
        @Must T bener bro marquez pasti bisa melampaui rossi bahkan agostini. karena perjalanan marquez masih panjang.

      • y juga pasti mau lah prestasi mah tapi macet di duit apa boleh buat harus dapet dari sponsor karena jualan motor dan alat musik masih kurang kali.

      • MV agusta mah doi basisnya pabrikan pesawat pantes motornya galak dan menang mulu. hehe yoi dan akhirnya menyerah di yamaha. hehe

    • Krn dl bs balapan dg 2 kls yg brbeda… G layak d anggap Legend trbesar.

      1 kls ja zonk sedekade apalagi ikut 2 ?
      1 race ja bkin dengkul kemlotak apalagi ikut 2 ?
      Si anu pnsiun y alamat sepi MotoGP, bs2 buyar… Emg MotoGP bru da smenjak Si anu balapan? ??

  2. kalo kita kritik kakek Sugiono kata pumiyem “Lu bisa apa? lebih hebat kah dari rossi?”… nah sekarang yg ngasih kritik seorang pengoleksi 15 gelar juara dunia kok pumiyem masih gak terima wkwkwk

    • Ekekekek…….
      Kenyataan emang menyakitkan cak….
      Siap2 rekor rosikin keropos dan kemudian tumbang
      MuuuuUUUuuuuehehehe…..

      • pasti bro secara sekarang juga marquez sangat mendominasi. dan pastinya pabrikan lain juga tidak ingin honda terus mendominasi.

    • saya rossifumi tapi saya biasa aja tuh terima aja, menurut saya emang sependapat sih mending rossi pensiun karena masih banyak pembalap muda yamaha yang lebih baik yang siap menggantikannya.

  3. klo saya yahaha jelas setuju sama abah ini,,cerdas tanpa basa basi buat apa yang udah terlewati dipelihara….pandanglah kedepan klo mau majuu..

  4. Dimohon para FBR & FBY harap tenang dan jgn cemas
    Karena target MM93 Bukan rekor VR46 melainkan rekor Giacomo yg mencapai 15X jurdun
    MuuuuUUUuuuuehehehe……

  5. Bawa mobil mah harus lihat ke depan, jangan lihat ke belakang (baca: rossikil), kalo mau lihat ke belakang cukup pakai spion.

    Agostini cuma mau bilang, kalo mau liat rossikil, cukup liat spion. ???

  6. Memandang ke belakang boleh pak.. tp jangan lupa liat kebaeah juga.. apakah udah memakai sendal swallow apa belum? Itu yg penting pak

    • sendal swallow gimana gan? ga ngerti. hehe. tapi di liat-liat hampir semua komenan pada syindir satu sama lain. aneh sih kan kita pada suka motogp suka motor tapi satu fensboy sama fensboy lain malah saling sindir. harusnya semua bergabung saling mendukung akan jadi asik pasti. ?

      • Bukan nyindir pak.. ini sekedar komen.. masak komen harus seragam pak.. cuba bapak makai sendal swallow kiri semua atau kanan semua.. jadi aneh kan pak?

      • pakai swallow kiri kanan lah biar seimbang, tapi disini kaya kurang seimbang kasihan y di bully terus. wqwq

    • namanya aja jaman dulu booos. twin shock, rangka diamond, rem teromol, helm half face dah biasa. safety dipikirin tapi gak seketat sekarang

      • Visor d bolongin bwt lubang udut… ?
        Syg g ktmu Doraemon, bs d krm k ms llu tuh si anu yg katany legend trbesar (lbh bsar dr Agostini)… Mmpu g ngladenin org2 gemblung d ms llu? ?

  7. Saya bukan fans rossi,namun antara yamaha dan dorna masih butuh sosok rossi dlm sgala hal seputar motogp aplgi dia msh bs top 10 dalam race. Cba saja mandalika tanpa rossi,mgkn penonton g bkl seantusias klo rossi msh balap. Ingat semua pembalap digrid awalnya idolakan rossi dan rossi paling tua digrid saat ini. Masih bisa juara dgn mobil rally jg dan magnet penonton disirkuit dan tv kabel ibarat selevel david becham,CR7. Btw Sy rasa Fabio jg dkasi motor yang setara kan dgn pabrikan,tinggal pembuktian hasil bbrp race. Klo bisa jurdun,atau runner up beda crita. Aplgi rossi dlu dbritakan 2021 bkin team sndri bersama adiknya? Gak usah jauh” mikir lemot dll…lirik karel abraham dkk yg posisi diatas 10 besar. Apakah mreka hrs mundur? Hanya opini bikers,jgn saling bully bro,salam satu aspal.

    • Betul bero……
      VR46 klo bisa jgn pengsiun dulu
      Karena masih banyak fans2 yg ngebully vr46 klo keok dan mewek2
      Kyky sepi klo vr46 pengsiun dah……
      MuuuuUUUuuuuehehehe…..

      • Kenapa ya thailancung selalu seolah olah berpihak pada honda dan menyudutkan rossi dan yamaha terus. Belum dewasa sepertinya.

    • Kita lihat saja nanti di awal musim apa performanya membaik atau sama aja, tapi untuk mendapatkan gelar ke 10 sepertinya berat, karena marq hanya bisa dikalahkan oleh dirinya sendiri. Hehe Tapi rossi sebagai icon untuk daya tarik motogp masih kuat pasti rossi akan tetap di motogp setelah pensiunnyapun. Sekarang dorna lagi membangun icon baru lagi marq untuk menjadi daya tarik selanjutnya.

      • Bro andry,betul itu. Semua ada masanya dan Masa MM jg qta g taw,aplgi dah cedera kedua bahu..lirik lorenzo bisa apa klo cedera lagi. @Thailancung. Terlepas dr bully atau tidak…bukannkah itu yg diinginkan dorna biar motogp bak kayak yg ditunggu info dan silly infonya. Kembali ke bisnis… Mreka membagi uangnya kita cm cukup ntn ditv.

  8. saya setuju klo rossi pensiun saja

    skrg ini yamaha butuh gelar bukan cuma org yg sekedar yakin masih bisa menang

    ini bukan tentang pasion tapi tentang realistis dan memberi kesempatan ke pembalap lain untuk maju

    klo rossi kayak begitu terus dia membunuh yamaha namanya itu, dan yamaha jg sama gobenya jg klo msh nahan nahan krna perasaan “ingat jasa”

  9. seorang legenda terbesar motogp pun sape gerah melihat vr46, vr46 hasratnya memang masih seperti pemuda 19thn tetapi fisiknya sudah 40thn

  10. Balapan itu soal pembalap, motor dan uang.. jdi sah2 aja ikut klo faktor pndukungnya ok. Gpp rossi main, mski dibelakang motor yg ada kuning stabilo itu dia slalu dicari2 pnonton.
    Tar klo bosen ya biar berhenti balap.
    Toh taro n mave jg dpt spek sama, silahkan dihadang markez klo mmg ok.
    Byasa lah smasa jaya disanjung, klo meredup yaaa begitulah komentar org.

  11. Agostini rekor boleh lebih bagus dari VR 46, tapi kalo masalah legend dan tenar tetep akang VR 46 lah..makanya komennya ttg VR 46 miring melulu…wkekkkkkeekk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here