iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Teka teki masa depan Jorge Lorenzo mulai tercium, doi secara gamblang mengatakan jika akan kembali ke MotoGP. Nahh…kemana doi akan berlabuh ? baca artikel ini secara seksama cak, gazzzzzzz..

Seperti yang telah sampeyan ketahui, Jorge Lorenzo memilih jalan yang mengejutkan dengan meninggalkan Repsol Honda Team dan memutuskan untuk pensiun dikala ia masih memiliki kontrak selama satu tahun lagi, musim ini merupakan musim terberat bagi juara dunia lima kali tersebut cakkk, pasalnya doi harus beradaptasi dengan keras diatas RC213V Versi 2019. Musim 2019 ini juga menandai hasil terburuk yang pernah diraih Lorenzo selama berkarir di kelas MotoGP.

Porfuera menutup musim 2019 diposisi kesembilan belas dengan Raihan 28 Poin dalam kelasemen akhir, bahkan ia belum pernah menyelesaikan race disepuluh besar. Sangat jelas bahwa itu telah membuatnya Frustasi ditambah dengan Cedera yang cukup menyiksanya disepanjang tahun 2019.

iklan iwb

Sementara itu memang ada benarnya pakdee jika masa keemasan Lorenzo telah pudar. Kita tentu paham bagaimana keberingasannya ketika mulai masuk kelas MotoGP dibawah naungan Yamaha pada tahun 2008 silam hingga berhasil meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya dikelas primer pada tahun 2010. Yamaha sendiri memiliki banyak kenangan manis bersama Lorenzo, selama sembilan tahun kolaborasi mereka berdua telah menghasilkan 3 gelar juara dunia termasuk ketika ia sukses mematahkan dominasi Marc Marquez (Repsol Honda Team) ditahun 2015.

Disisi lain Yamaha sedikit keteteran alias alami pasang surut selama beberapa tahun terakhir, meski banyak perombakan yang telah mereka lakukan musim ini termasuk menurunkan test rider Eropa untuk pertama kalinya yang dikomandoi langsung oleh Jonas Folger, sayangnya evolusi proyek tersebut hanya bertahan selama satu tahun saja setelah Yamaha mengkonfirmasi diakhir musim mereka tidak akan melanjutkan kerjasamanya bersama Jonas Folger.

Seakan ada strategi lain dari kubu Yamaha cakkk, dan cukup jelas awalnya mereka menginginkan Johann Zarco untuk masuk sebagai Test Rider ditahun 2020 nanti dengan iming iming menarik yaitu Yamaha hadirkan Test Team khusus yang langsung ditangani oleh mantan kepala mekanik Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), Silvano Galbusera. Harapan Yamaha nampaknya mulai meredup setelah Zarco memilih LCR Team untuk tampil selama 3 seri terakhir guna menggantikan Takaaki Nakagami, kemudian sekelumit kisah ‘Mengincar Zarco’ benar benar tertutup pasca doi resmi memilih Avintia sebagai tantangan barunya Musim depan.

Sementara itu Melalui Autosport hari ini, menyebutkan bahwa Yamaha kembali tertarik menggunakan Jasa Jorge Lorenzo sebagai Test Rider. Hal tersebut semakin memperkuat konfirmasi Lin Jarvis selama test Pra – Musim di Valencia jika Program tim Test Eropa masih dalam peninjauan untuk tahun 2020 dan mereka juga telah menetapkan Tim Test dibawah kendali test rider Jepang yang kemungkinan besar masih diperkuat Katsuyuki Nakasuga dan Kohta Nozane.

Disisi lain Beberapa hari yang lalu Jorge Lorenzo menjadi bintang tamu di Acara Sport and Talk pada siaran Servus TV dan menegaskan bahwa ia akan kembali ke Paddock MotoGP, kian dekat dengan Yamaha??? Doi sendiri belum mau membocorkannya cakk..

“Aku pasti kembali ke paddock MotoGP. Ada sesuatu yang akan kuumumkan segera,” Buka Lorenzo..

“Aku telah bepergian selama 17 tahun dan selalu tinggal di hotel yang sama. Terkadang aku mengalami cedera tetapi aku selalu melihat diriku sebagai orang yang bahagia. Jika kau berkesempatan menjalani hidup tanpa tekanan, maka kau dengan senang hati akan melakukannya.” Tutup Lorenzo…

Last…Selalu menarik untuk ditunggu bagaimana kabar selanjutnya dari Rumor ini, yang jelas hal ini terjadi maka Yamaha bisa sedikit bernafas lega karna bisa kembali menarik Jorge Lorenzo lagi untuk membantu pengembangan Yamaha M1.20. Kita tunggu saja……(Cc for iwb)

Advertisements

43 COMMENTS

      • Tipikal kambing bermuka ganda…disatu sisi Ngeledek yamaha ga bisa bikin mobil,sekarang Ngeledek mesin angkot hanya karena pake mesin inline..ente hidup dimana woy?angkot itu kebanyakan pake mobil suzuki….otak dungu kebanyakan makan nasi aking hasil jd kacung hondut

  1. Menarik nihhh. Lorenzo dalam 5 tahun terakhir udah berganti tim pabrikan 2 kali. Berarti lorenzo paham karakteristik tiap motor pabrikan seperti apa, dan akan lebih mudah memberi masukan ke Yamaha arah pengembangannya harus kemana.

  2. Ducati akui tikungan jadi titik lemah…
    Johan Zarco gaya balap mirip lorenzo, tapi kurang pandai develop motor, maunya trima jadi…
    Ducati ngotot ambil zarco jadi rider sampai rela nendang sultan…
    Lorenzo ahli develop motor
    Fix Ducati kemungkinan punya misi duetkan Zarco Lorenzo demi mission win now 2020…

  3. andai lorenzo ga pindah ke pabrikan lain, dia masih akan terus balap.
    cedera parah sering jatuh karena karakter motor liar D dan H.
    M1 jamannya Fi4t, jadi motor yang cantik.

    • Dan akhirnya cepat tamat setelah dapet motor beringasss ? jurdun masih seupil d banding marc .
      Biarpun dia turun di Y nanti..dia dah gak bisa kencang lagi..salah2 crash dan kena lagi punggung yg sekarang cedera..alamat Lumpuh seumur hidup ? kata dokternya lowh..bukan kata gua.

  4. suwe2 ada balap kelas pensiunan
    sing Melu:
    1.stoner
    2.pedrosa
    3.lorenzo
    4.karel Abraham
    5.rossi (menyusul)
    motore cukup bebek 110-115cc

    • Wkwkwj…. Valeban akut militan koment macam bocah, koment kyak gitu cocoknya di medsos…. Muehehehehe!
      Sesembahan lu tuh yg minta jolor balik ke yamaha… Bukan elu yg otak dangkal valeban ?

  5. inilah fakta ketergantungan pabrik kepada pembalap.
    Kalo beye berkoar bahwa honda tidak bisa apa2 tanpa marquez tapi kenyataannya selama 18 tahun bisa melahirkan 4 juara dunia. lha kalo yamaha cuman bisa mencetak 2 juara dunia.
    inilah fakta bahwa yamaha benar2 tergantung pembalap. yamaha tidak bisa membuat motor juara bila tidak ada rossi dan lorenzo. sampe2 minta lorenzo balik ke yamaha.
    INILAH ARTI BAHWA YAMAHA BUKANLAH APA2 DAN BENAR2 TERGANTUNG PADA PEMBALAP

    • Gak da marc H gak juara ? gitu aj omongan beyex teruss, belum lahir Marc
      .H udah punya banyak sekale title juara ?

  6. daripada nganggur ya mending jadi test rider, meski tak ada karir dan uang sedikit tp lumayan buat kesibukan. cari kerja saat ini susah lho

  7. Saya kok agak bingung jika bicara tester. Maksdnya,kenapa bukan pembalap sendiri yang mengetes motornya? Bukankah itu lebih akurat?

  8. Selama ada si tuek doi ogah jadi test rider.. sakit hati doi belum sembuh secara doi kan orang nya baperan ???
    Nanti klo tidak podium di tuek pasti nyalahin motor Mulu ???

  9. Jd direktur teknik dorna saja, karena :
    1) Aldridge sdh diprtnykan kemampuannya dan Jorge terbukti berjasa dlm pengembangan motor di 2,5 pabrikan (di Honda baru jalan 1 thn dari kontrak 2 thn)
    2) Lbh netral bagi Yamaha, Ducati, Honda yg disemuanya Jorge meninggalkan kesan yg cukup memungkinkan utk “kembali”..
    3) Tdk ada resiko crash. Cidera terakhir kmrn adalah cidera serius yg sangat berbahaya
    4) Ezpeleta kmrn rsnya memberikan perhatian lbh dibanding saat Pedrosa pensiun..

  10. Mungkin beliau balik ke paddock Ducati sebagai semacam konsultan & sekali2 ngetes krn Ducati nyesel banget nglepas beliau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here