iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Ducati Team Factory bertekad bangkit dari hasil yang kurang memuaskan musim ini dan musim depan. Mereka berharap bisa mengatasi masalah yang selalu membuat was-was pihak Ducati disetiap Serinya. Masalah yang membuat Dovi sulit melawan Marquez dimusim ini yakni tikungan !

Duo rider Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci yang mampu tampil konsisten diparuh musim pertama ternyata alami penurunan pada paruh musim kedua, yupss pakdee kedua rider harus berjuang keras melawan masalah degradasi ban yang masih belum bisa terpecahkan hingga musim 2019 berakhir, selain itu buruknya stabilitas Desmosedici GP19 ketika berada ditikungan membuat Ducati harus bekerja lebih keras lagi untuk memecahkan masalah tersebut.

Nahh…Mari sejenak melihat rapor kedua rider yang sama sama berasal dari Italia itu. Yang pertama jelass cakk Ujung tombak Ducati adalah Andrea Dovizioso, tentu kita ingat bagaimana jasa Dovi ketika pertama kali masuk Ducati pada tahun 2013 silam hingga sukses menjadikan Ducati kembali menjadi motor yang kompetitif lagi setelah alami penurunan performa ditahun 2011 dan 2012.

iklan iwb
iklan iwb

Tahun ini Andrea Dovizioso berhasil mengunci posisi kedua dengan total raihan 269 poin dalam kelasemen akhir yang menandai ketiga kalinya secara berturut turut ia keluar sebagai Runner Up sejak tahun 2017. Musim ini Dovi sukses mengumpulkan 9 Podium dan 2 diantaranya ia selesaikan dipodium tertinggi alias menang, sedangkan musim lalu ia juga berhasil mengumpulkan 9 podium dan 4 diantaranya adalah kemenangan namun karena banyaknya DNF yang ia cetak maka musim 2018 ditutup dengan Raihan 245 Poin.

Sementara itu rekan satu tim Dovi, Danilo Petrucci menyudahi musim 2019 dengan bertengger diposisi enam plus 176 Poin, di musim perdananya berseragam Ducati Factory Petrux hanya meraih 1 kemenangan saja yang berhasil diamankan tepat didepan publiknya sendiri yakni Mugello serta dua podium lainnya yang ia raih di sirkuit Le Mans dan Catalunya.

Nah kembali ke poin utama cakkk, kira kira bagaimana upaya yang akan dilakukan Ducati agar bisa kembali garang lagi tahun depan?? Dan apa harapan Ducati untuk menyambut musim baru 2020 nanti mengingat mereka telah menghadirkan Desmosedici GP20 hasil evolusi GP19 musim ini yang titik pengembangannya dikomandoi oleh Andrea Dovizioso serta test Rider mereka Michele Pirro.

Ambisi meraih gelar juara dunia masih dipatok tinggi oleh Ducati kerena sudah lebih dari satu dekade tanpa gelar Juara dunia. Sementara itu melalui Paddock-GP Manager Ducati, Davide Tardozzi menyatakan bahwa Ducati fokus sepenuhnya membenahi problem utamanya yaitu diarea tikungan.

Motor kami memiliki poin yang sangat bagus dan setidaknya memiliki satu titik lemah di area tikungan, yang merupakan titik utama kami dalam bekerja, kami belum menemukan solusi yang tepat, tetapi kami memiliki motor yang bagus dan dalam tiga tahun terakhir, kami mampu mengamankan posisi runner-up di belakang pembalap yang fantastis seperti Marc Márquez,” Tukas Davide..
⠀⠀
Keinginan besarku adalah menemukan sesuatu yang bisa memenuhi kebutuhan pembalap kami, Setiap motor tentu memiliki sisi baik dan sisi buruk, maka dari itu kami harus fokus pada titik yang lemah. Kami berpikir bahwa di MotoGP Ducati merupakan salah satu motor yang bagus, namun sering kali tidak ramah di semua sirkuit dan kami telah mengetahuinya. Aku berharap kami bksa menyelesaikan masalah ini,” Tutup Tardozzi.

Last…Patut kita nantikan cakk bagaimana kiprah Ducati musim depan, mengingat mereka sudah menyiapkan senjata berupa Desmosedici GP20 yang dibekali sasis dan beberapa part baru lainnya. So mampukah Ducati menggempur dominasi juara Bertahan Marc Marquez (Repsol Honda Team)??? (Cc for iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

32 COMMENTS

  1. Ducati ga mungkin juara, mereka besar mulut tanpa prestasi, saya sangat menyukai pertarungan antara honda dan yamaha.

    • Pertarungan atau pertouringan pak ?

      kalo pertarungan mah harus sambil sampluk sampluk’an sendal swallow pak,

      kalo pertouringan biasanya salah satu turing sendirian ngacir di depan pak

  2. Kalo sendal swallow selalu ngegrip di segala kontur jalanan pak… tikungan, belokan, lurusan, tanjakan, turunan, pertigaan, perempatan, bahkan di pematang sawah sekalipun pak

    • At dul sumb
      Kjdian Yahmbaha mesin Ambrol sih kliatannya engga klw musim 2019
      Paling di Enyek komentator embarrassing..
      Atau vinales yg leng geleng kpala
      M1 nya digampar duc AD 04 pas adu kenceng di straight demi perebutkan posisi yg bukan posisi pertama.
      Soalnya klw bicara siapa & motor apa yg di posisi pertama scara jelas nanti ada hati fansboy yahmbaha dan ducilit yg tersayat.
      Ngoa hahah

  3. tenang aja, ducati sudah ngalahin honda koq, buktinya honda selain marq dibawah dukati semua, jd yg perlu dikalahkan itu marq, bkn hondanya ???

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here