iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….MotoGP Musim 2019 memang sudah berakhir, namun masih menyisakan hal menarik untuk dibahas. Yupp pakdee.. Kali ini IWB akan coba mengulas statistik penonton di masing masing Grand Prix tahun ini, kira kira seri mana yang paling banyak menyedot penonton di setiap serkuitnya?? dan setelah ngubek-ngubek data….wahh mengejutkan cak, penonton Motogp 2019 ternyata menurun. Apakah karena efek Rossi yang makin meredup ???

Data ini IWB kumpulkan dimusim 2019. Pertama kita mulai dari seri pembuka. Grand Prix Losail, Qatar selalu menghadirkan pertarungan sengit disetiap musimnya. Satu satunya race yang berlangsung pada malam hari tersebut menarik penonton sebanyak 32.252 untuk musim ini. Jika dibandingkan dengan musim lalu 31.618 Penonton, Losail alami sedikit peningkatan dengan 634 lebih banyak.

Seri kedua berlangsung di sirkuit Termas De Rio Hondo, Argentina. Musim ini mereka sukses menghadirkan 179.551 Penonton selama akhir pekan race. Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan musim lalu, musim lalu Termas hanya menyedot 171.604 Penonton.

iklan iwb

Seri ketiga yang berlangsung di Amerika atau biasa disebut Austin, COTA (Circuit Of The Americas) musim ini hanya berhasil mengumpulkan 120.545 penonton, yupp Pakdee sirkuit Jajahan Marc Marquez (Repsol Honda Team) tersebut alami penurunan dibandingkan musim lalu, dimana jumlah penonton yang hadir mencapai 125.127.

Kemudian beralih ke benua Eropa atau seri keempat. Seperti biasa cakk Sirkuit Jerez, Spanyol selalu menjadi seri pembuka di wilayah Eropa. Grand Prix Jerez musim ini menghadirkan 151.513 Penonton, jumlah tersebut meningkat dibandingkan musim lalu yaitu 144.771 Penonton atau naik 6.742 selama akhir pekan race. Disini terlihat dukungan Spanyol terhadap pembalapnya luar biasa….

Seri kelima berlanjut ke Le Mans, Perancis. Grand Prix ini menyita perhatian 206.323 penonton. Meski terbilang banyak untuk kawasan Eropa namun jumlah tersebut sedikit menurun dari tahun lalu yang berhasil menghadirkan 206.617 Penonton.

Seri keenam berlangsung di sirkuit Mugello, Italia. Musim ini Mugello juga alami penurunan pakdee, dimana musim lalu mereka sukses menghadirkan 150.129 Penonton, sedangkan musim ini mereka hanya berhasil menarik perhatian sebanyak 139.329 Penonton di akhir pekan race atau Berkurang 10.800. Yup…signifikan memang. Apakah karena efek Rossi makin meredup ? sangat terbuka demikian….

Seri ketujuh menandai kali kedua Spanyol menjadi tuan Rumah, yups cakkk Sirkuit Catalunya. Sama halnya dengan seri pembuka Eropa yang hadir di Jerez, Catalunya juga alami peningkatan walaupun tidak drastis. Musim ini mereka mengumpulkan 157.827 Penonton sedangkan musim lalu Catalunya dihadiri 155.401 Penonton.

Seri kedelapan berlangsung disirkuit Assen, Belanda. Grand Prix tersebut tercatat alami kenaikan sedikit dibanding musim lalu. Musim ini Assen dikunjungi 167.500 Penonton, sedangkan musim lalu 167.170 Penonton meramaikan seluruh akhir pekan race.

Seri kesembilan menandai berakhirnya paruh musim pertama, sirkuit Sachsenring, Jerman musim ini juga meningkat cukup banyak dibandingkan musim lalu pakdeee. Musim ini mereka berhasil menghadirkan 201.162 Penonton, sedangkan musim lalu jumlah yang tercatat adalah 193.355 Penonton.

Setelah itu seri kesepuluh berlangsung disirkuit Brno, Ceko. Grand Prix ini menyedot 186.793 Penonton musim ini, jumlah tersebut sedikit menurun karena musim lalu mereka menembus sebanyak 187.348 Penonton. Atau berkurang 555 Penonton.

Seri kesebelas hadir di sirkuit Redbull Ring, Austria. Sirkuit jajahan Ducati tersebut alami penurunan cakkk, karena musim lalu mereka berhasil mencetak penonton sebanyak 206.746. Sedangkan musim ini turun menjadi 197.315 Pentonon.

Seri kedua belas berlangsung di sirkuit Silverstone, Inggris. Grand Prix tersebut alami nasib sama seperti Redbull Ring alias menurun jika dibandingkan musim lalu, musim ini mereka mengumpulkan 114.607 Penonton. Sementara itu musim lalu mereka berhasil menyedot 125.434 Penonton.

Seri ketiga belas berlangsung di dekat kampung Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), yupss cakk Misano, San Marino. Grand Prix ini juga alami penurunan walau tak sebanyak dua seri sebelumnya. Musim ini Misano menghadirkan 158.300 Penonton, sedangkan musim lalu tercatat 159.120 Penonton hadir dalam akhir pekan race.

Seri empat belas kembali lagi ke negara Spanyol, yakni Aragon. Grand Prix tersebut menurun cukup banyak dibanding musim lalu cakkk. Musim ini mereka hanya mengumpulkan 104.390 Penonton, sedangkan musim lalu Aragon berhasil menyedot 114.057 Penonton.

Berlanjut menuju seri kelima belas yang menandai tour Asia pertama. Sirkuit Chang, Thailand kembali membludak seperti halnya musim lalu. Musim ini mereka sukses menarik perhatian 226.655 Penonton, sedangkan musim lalu saja mereka tembus 222.535 Penonton.

Kemudian berlanjut seri keenam belas. Motegi, Jepang. Grand Prix ini alami penurunan Yang cukup banyak, jika musim lalu mereka berhasil mengumpulkan 96.425 Penonton. Musin ini penonton yang hadir menunjukkan angka 88.597.

Seri ketujuh belas. Phillip Island, Australia. Cuaca buruk yang melanda akhir pekan ternyata berpengaruh dengan jumlah penonton yang hadir pakdee, musim ini Phillip Island mencatatkan 82.850 Penonton. Sementara itu musim lalu mereka berhasil mengumpulkan 86.250 Penonton.

Seri kedelapan belas menandai tour asia terakhir, Sirkuit Sepang, Malaysia alami peningkatan meski tidak signifikan. Musim ini mereka menyajikan 170.778 Penonton, sedangkan musim lalu tercatat 169.827 Penonton atau 951 lebih banyak jika dikalkulasi.

Dan seri penutup selalu menjadi tradisi yang digelar pada sirkuit Valencia, Spanyol. Grand Prix pamungkas ini alami peningkatan cukup banyak cakkkk. Sebanyak 176.826 Penonton hadir musim ini, 6.118 lebih banyak dari tahun lalu dengan jumlah 170.708 Penonton.

Last…Secara keseluruhan pengunjung yang hadir musim ini dalam semua sirkuit di seluruh akhir pekan adalah 2.863.113 Penonton cakk, jumlah tersebut cenderung menurunkan jika dibandingkan dengan musim lalu yang mencapai 2.884.242 Penonton, penurunan yang ada menunjukkan angka 21.129 penonton. Sementara Grand Prix dengan jumlah terbanyak masih di kuasai sirkuit Chang, Thailand (226.655 Penonton) dan Jumlah terendah dipegang sirkuit Losail, Qatar (32.252 Penonton). Nah….menurut sampeyan, kenapa penonton Motogp justru menurun dibandingkan tahun lalu ? apakah karena efek Rossi yang makin meredup ? monggo berikan opininya….(Cc for iwb)

Advertisements

160 COMMENTS

    • kayanya akibat perekonomian dunia lagi melambat (bahkan hampir resesi), jadi orang-orang menahan diri untuk tidak menghambur2kan uang buat kegiatan tidak produktif seperti MotoGP
      kalau kondisi ekonomi dunia tetap sama seperti ini, tahun depan pasti lebih turun lagi

      • Disamping juga semakin adanya kemudahan buat nonton dimana saja , itu bagi yg hidup d luar…kalo yg hidupnya d gidang kek fby..tak perlu nonton..makin sedeg lihat Marc feat H juara terus ?

      • Belum balapan dimulai , dunia dah tau yg menang itu Marc feat H ? bukan mesin ngempozzz dg rider mental kerupux ?

      • Kejam ente bro ? rosi dah capek nundux2 miring kanan miring kiri ,walau d belakang…ente hanya bilang Titik ?
        Tapi bener juga sih..nuaris kaga keluatan dia ,bagai titik wkwkwkwkk ?

    • Kalau boleh gua menebak nebak…ini maksudnya sebenarnya Sindiran bagi fby ?
      Udah sponsor buat ditayangi…ada nobar juga sekalian jualan Olie hingga iklan gaspol yang berulang ulang..tapi kok yang beli motor Y sepi…nah
      Kek teman gua bilang juga…fby jas jes jos doang…belinya mbeat ?
      Diem2 fby risih juga memiliki mesin2 Daur Ulang ?

      • Aku seneng melihat mm93 selalu menang n juara dunia om.. Bagi yg sakit hati.. G usah nonton aja lebih baik.. Xixi

      • Fans indonya Marc no 1 didunia ??
        Fbh nonton juga seperlunya ,karena dah Yakin Mac feat H dg Gampangnya melumat lawan2 nnya..kek jualan dimari, Gampang banget bagi H melumat jualan para tetangga ?

    • Bukan karena rosi, yg nonton dirumah juga menurun, kakak saya malas nonton karena hasilnya sudah bisa ditebak, marquez terlalu dominan, dan memang benar akhirnya marquez juara dengan poin yg sangat jauh.

      • Harusnya nyalahin pembalap lain kenapa ga bisa ngelawan Marquez.
        Yg salah itu yg jelek, bukannya yg bagus bro

      • Lho, dulu juga waktu rossi dominan kenapa ga malas nonton? Kan udh bisa ditebak siapa yg menang ,??? dasar koplak

      • @Enigma beda broo, jaman rossi penonton nunggu rossi ambil posisi satu di lap keberapa, abis ambil posisi satu nanggung mau ditinggal toh tgl beberapa lap lagi, ujung ujungnya ya lanjut sampai akhir nontonnya.
        sedangkan jaman Marquez, penonton cukup melihat di lap-lap awal ada pembalap yang bisa ngejar marquez atau tidak, dalam 5 lap marquez menjauh, ya langsung ditinggal, toh juaranya udah kelihatan. jadi nontonnya kaga sampai akhir.

        kalau dalam tinju
        Rossi = M.Ali
        Marquez = M.Tyson

      • kalo gak ngaruh kenapa sepi penonton?.. bukanya fbh jumlahnya jutaan dan honda uangnya gak berseri. tinggal bayarin saja fbh buat nonton moto gp tiap seri. gak ada ruginya toh yg menang matkues terus.

    • Awal tahun saya kepengen nonton ke Sepang, setelah semakin kesini balapannya terlalu gampang di tebak kans juara dunianya akhirnya batal ke Sepang and nonton live di TV juga jarang, seringan nonton rekamana yg di indihome. Mungkin bukan karena efek Rossinya aja, tapi efek pembalap yang terlalu dominan and hasil balapan yg gampang di tebak.

      • Yang salah bukan pemenang, yang salah ya yang kalah. Dan yang kalah lah yang harus upgrade kemampuan untuk membuat moto GP makin seru

    • Setuju kayak Setengah Manusia Dewa, mungkin karena hasilnya hampir selalu ketebak. Bukan cuma karena rossi mulai meredup, mungkin juga karena mamakes terlalu dominan, terlalu banyak drama di motogp, pembalap2 baru hanya satu dua yg memberikan kejutan, dll

      • Jadi maksud kamu yg menang yg salah ya??? Kalau benar seperti itu berarti byk org yg tidak mengerti apa itu berjuang dan kerja keras. Seharusnya yg kalah atau lambat ngejar yg cepat. MM cepat juga nggak santai2 aja dia, dia berusaha disetiap seri dengan sangat keras jd wajarlah hasilnya seperti itu. Semoga yg nonton nggak picik seperti kamu.

    • Itu akibat si tu4 6angka baperan.
      Sebelum2nya Marquez selalu menghibur dgn gaya sruntulannya yg bikin penonton dag-dig-dug.

      Gara2 ada si tu46angka baperan yg klo kesenggol dikit langsung ngambek ya Marquez mending pilih ngacir….

    • Itu akibat si tu4 6angka baperan.
      Sebelum2nya Marquez selalu menghibur dgn gaya sruntulannya yg bikin penonton dag-dig-dug..

      Gara2 ada si tu46angka baperan yg klo kesenggol dikit langsung ngambek ya Marquez mending pilih ngacir….

      • @BLACK, KOMENT KAU PALING BENGAKKK, PALING BODOH & IDIOT…..
        MALAH NYALAHI ORANG, GILAKKK KAU YAAA

      • Lain kali saya SMA Marquez agar bawa motornya pelan2 aja
        Suruh di belakang Simbah aja biar fans Simbah seneng.
        KLO semua pd ngalah sama Simbah kan pasti akan dibilang balapan seru..
        KLO Simbah kalah dibilang balapan ga seru…
        hahahaha…

      • Lain kali saya SMA Marquez agar bawa motornya pelan2 aja
        Suruh di belakang Simbah aja biar fans Simbah seneng.
        KLO semua pd ngalah sama Simbah kan pasti akan dibilang balapan seru..
        KLO Simbah kalah dibilang balapan ga seru.
        hahahaha.

  1. Kita tunggu gp mandalika bakal menyedot animo masarakat ato nggak,krn lokasi lumayan jauh tiket pesawat mahal..berarti yg jd andalan bwt pemasukan tiket selain turis mancanegara,ya penduduk sekitar…kalo dr pulau jawa ga bakalan signifikan selain jawa timur yg lbh dekat ke lokasi

  2. Motogp ga seru kalo marc yg menang race. Tipikal sih atau bahasa jawanya apalan. Harusnya marc ngalah atau runner up terus. Toh begitupun masih tetap jurdun. Tapi ya kale marc mau ngalah. Ya memang beginilah adanya

  3. Gak kya dulu pas jaman sete gibernau sampe Stoner, pasti tiap seri dr awal sampe akhir lap ada hal seru dan mendebarkan. Balapan jaman now bbrapa lap awal udh ketauan siapa yg menang, langsung deh pindahin Chanel liat Ultramen

    • Sirkuit dimana honda kesulitan disitu seru, karena ada Marc berusaha konpetitif dan gangguin.. terima kasih marc…

      Sirkuit dimana honda & Marc mendominasi.. you knowlah.. yg lain gg ada yg sanggup mendekat…
      Yang lain kemana yak, menyerah dari start.. balapan koq nyari runner up…

      • bukan yg lain kemana tapi yg nonton kemana?.. marques apa gak punya daya pikat untuk di tonton?.. fbh kan fans berat honda dan markues masa gak punya modal buat nonton live ke sirkuit. bukanya honda uangnya gak berseri, masa gak mampu bayarin fbh buat nonton.

    • EcU di cut, start duluan
      ImU di cut, start duluan
      Winglet start duluan

      DUCATI masih belum sanggup ngalahin honda..
      Yamaha melempem koq nyalahin Marc dan Honda..
      Noh salahin Ducati..

  4. Orang itali aja pada males liat vale memble… Wkwkwk aragon Spanyol juga males liat marquess OP…
    Orang Asia mah bodo amat… Namanya event gede pasti rame

  5. Yeey akhirnya menurun penontonnya.. Menurun lah terus..
    Jadi di seri2 yg penontonnya dikit akan di cut dan di ganti dgn seri yg ownontonnya banyak.. Dan indonesia akan ada 5 seri balap yg di adakan..
    Seri mandalika, seri jawa, seri kalimantan, seri papua dan seri sumatra..

    Ayo turun terus.. Biar di bantu buat sircuit sama om dorna.. Xaxa

    • Dengan perkataan lain, fbr mau bilang begini, kalo kamu bukan rossikil, jangan coba2 berprestasi, bisa kena azab dan bully!!!

  6. Angka segitu gak nunjukin penurunan signifikan sih, coba lu bandingin dari taun ketaun

    Terus kalo dorna ngerasa motogp udah mulai turun, napa dorna gak kasih drama kaya model sepak bola dengan ngatur skor kemenangan. Kasih entertain untuk 1 decade kedepan

    Bicara sekarang ya bicara bisnis

    Wkakaka

  7. apakah perlu oprek regulasi kang iwan?..misalnya rpm diturunin.. konsesi mesin dikurangin… swingarm dibatasin.. fp cukup 1 saja… pie kang?

  8. MotoGP now is only “who can stop marquez with honda”. It becomes so boring n predictable who is gonna win race by race. I stop watching motogp since for me it is #marquezGP again. There is no point anymore to watch n say “owh he wins again” or “I know this will happen”. N then I stop to watch this event completely since there is no excitement anymore.
    This is a great race for 2 wheels until marquez comes and dominate every race.
    Thank u

  9. Coba dilihat dari sisi pricing tiketnya bang iwan, kalau harga tiket naik signifikan wajar jg terjadi penurunan penonton

    • Rossi itu seperti Messi dan Ronaldo. Tanpa mereka dunia sepakbola akan sepi. Begitupun dunia balap, akan sepi jika tanpa ada kehadian beliau sang legenda Valentino Rossi

  10. Bisa jd cak, ini semua krna faktor usia yg udh hampir pasti fans rossi usianya jg gk jauh2 dr rossi lebih tua atau lebih muda sedikit, ya namanya umur org kan gk ada yg tau mgkn byk fansnya yg gk diberi umur lebih panjang dan klo diliat dr tren angka kelahiran didunia apalagi negara maju itu cenderung menurun.

    • Di honda mm boleh menang,coba pindah ke Ducati dong,klo juara juga ,gue baru salut,gue kasih 4 jempol termasuk jempol kaki gue ?????

  11. Lain kali saya SMS Marquez agar bawa motornya pelan2 aja
    Suruh di belakang Simbah aja biar fans Simbah seneng.
    KLO semua pd ngalah sama Simbah kan pasti akan dibilang balapan seru..
    KLO Simbah kalah dibilang balapan ga seru…
    hahahaha…

  12. Menurun pada basis rosifumi, gak move on adanya idola baru MM93 yg lebih agresif tapi kalem di mulut, tapi Yamaha ya gitu rosi minta motor yang lebih kencang dan dan gak nabisin ban juga gak di kasih kasih e juga soal pengaturan ECU, magneti marelli juga gak buka kursus engginer ECU sedang jebolannya ke hodna dan bebekuti

  13. mungkin selain karena performa rossi yang mulai menurun, sekarang banyak pembalap muda yang kurang memberikan aksi salip menyalip yang seru dan menegangkan seperti di era ke emasan rossi.. mereka cenderung melarikan diri jika sudah memimpin jalannya balapan dan adanya monopoli kemenangan sehingga membuat bosan penonton, mungkin jika terus seperti ini Motogp bisa bernasib seperti di F1 setelah rossi mengumumkan pensiun

  14. Bukan masalah Rossi..tapi Moto go skrang bukan lagi acara balapan tapi acara touring …..bisa jajar dengan rapi…kkkkk

  15. disebabkan g ada yg ngelawan marquez…

    ngarut kacrut bener dh masa ada pembalap yg endingnya cuma 2.. DNF atau podium.. kocak..

    ibarat kata marq tu finishnya bisa milih mw DNF atau podium entah itu 1,2,3 yg penting podium.. ga pernah dia finish diluar podium musim kemarin…

    gimana org ga bosan nonton krna ga ada yg ngelawan

  16. Satu karena rossi ,liat yg ntn disirkuit kebanyakan fans siapa,trus tv kabel ktnya jg kliatan penurunan saat rossi jatuh atau g ikut balapan. Plus motogp skrg bykan turing, pembalapnya g ad yg bs ksi hiburan menarik lg.

  17. Karena dominasi marquez-honda sulit didongkel.. dominasi sprti ini jelas gak baik utk kompetisi sekelas motoGp… tinggal liat aja geliat pabrikan non honda musim depan utk memutus dominasi tsb walaupun agak susah…

  18. seles yg contra produktif ….lama 2x menyebalkan …..motogp sepi bisnis sepi ….jakarta mau buang duit balapan tamiya yg katanya memacu ekonomi ? …..pikiran dangkal lalu bila defisit mubajir siapa yang nanggung penghaburan duit ….
    Jalan makin sempit bisnis makin layu …

  19. Ketika superioritas satu pembalap “terlalu” tampil dominan di setiap seri dan tidak mampu menyuguhkan pertarungan yg dramatis dan menarik ,,, motor dan rider lainnya juga tidak ada yg mampu mengimbangi ,,, maka jalan ceritanya menjadi MEMBOSANKAN!

  20. Dan faktanya mamakes tidak bisa menjadi icon motogp yg sepadan dengan mbah Rossi. Dan marq marques gagal total akibat ulah Honda

  21. Tahun ini mala gak pernsh ntn motogp lg smenjak rossi gak kompetitif, slain itu bln ada pembalap yg memikat hati seperti rossi. Mm emg juara trs tp gaktau kenapa bosen aja lihatnya gak kharismatik, masih mending dulu pas jaman ada max biaggi, gibernau, carlos ceca sm stoner enak nontonnya .

    • Walaupun yang juara si Engkezz, namun tetap tak bisa mempengaruhi akan meningkatnya penonton karena si Engkezz bukanlah ikon MotoGP.

  22. Saya Fans Rossi, tpi klo soal Motor suka Honda dan ga suka Yamaha, kalau dari Opini saya Efek Rossi memang pengaruh, tpi lebih pengaruh lgi adalah efek Dominasi Honda dan Marquez. walau saya suka motor Honda tpi klo Marquez lgi marquez lgi jd kurang seru.. saya yang nonton di TV saja tidak terlalu antusias lgi, klo di tinggal demi kegiatan lain saya rela, tidak seperti dulu saat ROSSI,Hayden,Stoner,Lorenzo masih berjaya dan saling Ganti-Gantian menang. Dan yang makin bikin Bosan adalah, terkadang yg juara 1 dengan posisi 2 jaraknya bisa sejauh itu, sangat membosankan. hanya di beberapa seri pembalap 10 besar bisa saling balap”an, sisanya TOURING wkwkwkwkkw

    Coba aja liat F1,, semenjak michel schumacer Pensiun F1 sudah tidak banyak lgi yg membicarakan, dulu klo main keluar pasti ada aja orang yg bahas F1 F1, di tetangga maupun sekolah,, sejak m schumacer pensiun ,F1 jarang sekali ada yg bahas , sampe sekarang pun saya tidak pernah melihat Warteg/tempat nongkrong ngadain NOBAR F1.. MotoGP pun makin Jarang, dulu masih Sering ada cafe” yg ngadain NOBAR.

    siapa jg yg rela menghabiskan UANG JUTAAN buat nonton MOTOGP/F1 yang sekarang sudah bisa di tebak siapa pemenangnya? Regulasi harus di UBAH. Kita udah tau marquez dengan HONDA pasti juara, minimal podium dan PAHIT” NDLOSOR, buat apa MENGGELONTORKAN UANG segitu banyaknya ke Sirkuit buat nonton yg hasilnya sudah kita tau? wwkwkwkwkwk

  23. Jaman Rossi muda penonton MotoGP sangat banyak. Jaman Engkezz muda penonton MotoGP sedikit. Dapat diambil kesimpulan siapa people champion sebenarnya.

  24. dulu waktu rossi mendominasi penontonya gak turun malah naek terus. sekarang marques mendominasi penontonya gak naek malah turun.

  25. Karena dorna ga mampu membuat regulasi yg seimbang. Jd balapan tiap seri hampir tidak kompetitif..apa lg skrg pembalap2 motogp kurang pandai menarik perhatian penonton. .seperti alex marqes apa lg marq marqes yg slalu terkesan curang ketika balapan. .sradak sruduk ga jelas dg teknologi yg boleh dikatakan lbh canggih dr era dulu. .

    • Curang itu kan menurut para korban provokasi si jago ngompor di media. Macam ente. Baru kemarin nonton MotoGP? Coba deh nonton jaman mudanya si jago kompor, ente bakal tahu arti penting etika seorang pembalap

    • Lah ngak nonton,

      sekarang ban, ECU dah sama semua.

      Kok dibilang regulasi ngak imbang?

      Team lain aja ngak sepintar engineer rcv.

  26. Menilai penonton MotoGP jangan berpatokan yang datang ke sirkuit saja lek.
    Rating tv dan naiknya hak siar adalah jumlah sesungguhnya. Penurunan penonton di sirkuit juga banyak faktor penyebabnya. Resesi ekonomi bisa bikin orang milih nonton tv daripada Dateng ke sirkuit.
    Apalagi cuaca ektrim, ketika musim dingin yg melebihi dari biasanya akan membuat orang berpikir ulang buat datang ke Eropa. Dan adanya seri baru macam Buriram, bikin orang Asia lebih menunda ke Eropa, milih ke Buriram.
    Kalo menurun, kenapa ada negara2 yang mau mengajukan diri buat mengadakan MotoGP di negaramya? Mereka rebutan dan ngantri supaya bisa menyelenggarakan MotoGP. Bahkan Mandalika sendiri bisa langsung ACC padahal belum ada sirkuitnya.
    Penjenjangan pun juga makin ramai. Lihat aja arc, Redbull rookie, dsb yg justru makin ramai menuju MotoGP.
    “Efek Rossi” hanyalah statemen penggemar yg tidak bisa menerima kenyataan, berapa persen sih mereka itu? Kenyataannya medsos juga makin ramai dengan pendukung2 selain Rossi.
    Justru yg jadi kekawatiran adalah meredupnya Alan, yoga, soundwave, dkk. Mereka2 ini para pejuang rebutan balung. Bahkan pendahulu mereka sudah punah, tergerus derasnya air zamban. Yaitu Darmo dan paidi.kabarnya Fosil mereka bersemayam dalam septictank.

  27. Oraa urusan lekk ora urunan lekk ora ono rossi yo ga opo sing penting wayaeh musim motor GP iso nonton go hiburane ne , nek SEPAK BOLA ora seneng blass !

  28. Bagi juara di hati silakan balapan dalam angan, karena juara sejati adalah yang memang di sirkuit.
    Ingat! kita adalah penggemar MotoGP bukan penggemar sinetron. Penggemar MotoGP suka pada balapan, teknologi, dan kompetisi. Penggemar suka pada pemain dan sensasi saja. makanya , ketika Rossi kalah, mereka mengurangi nonton balap motor di MotoGP dan mengalihkan nonton balap motor di serial anak langit

  29. Salah satu faktor berkurangnya jumlah penonton motogp dipengaruhi fbr karbitan kolot sakit hati yg mulai beralih ke tayangan sinetron azab… Wkwkwk

  30. Menilai penonton gak cuma yg di sirkuit lek, yg nonton tv malah meningkat. Terbukti hak siar banyak dan makin mahal.
    Banyak faktor yg bikin penonton di sirkuit berkurang.
    Resesi ekonomi bikin orang milih nonton tv daripada Dateng ke sirkuit.
    Cuaca ekstrim bikin orang milih gak Dateng ke suatu negara. Cth : batalnya seri Inggris 2018 bikin beberapa orang kapok.
    Adanya seri baru macam buriram yg bikin orang Asia memilih konsen Dateng ke Thailand, bahkan penontonnya rekor terbanyak.
    Lagian kalo menurun, kenapa beberapa negara berebut untuk bisa mengadakan MotoGP? Mereka mau keluarkan dana besar supaya bisa jadi tuan rumah.
    Seri MotoGP bertambah. Apa Dorna sebodoh Alan, yoga, dan sejenisnya ? Bahkan rela menggeser seri Valencia.
    Kompetisi2 pembibitan MotoGP makin ramai, cth cev, atc, Redbull rookie , dsb. Apakah mereka merintis jalan menuju keredupan MotoGP?
    Memang ada yg berkurang dalam penonton MotoGP, yaitu FBR. Tapi di luar itu justru makin bertambah dan makin ramai.ihat saja medsos yg makin banyak selain grup rosi.
    Tidak seperti itu ferguso. Penonton sirkuit berkurang tapi penonton tv beregenerasi dan bertambah.

  31. Dari effect 46 juga bisa,kalau begitu mari kita doakan supaya 46 bisa juara lagi dengan kondisi balapan yang sudah lewat apakah mungkin bisa saya juga tidak tau hanya 46 yg bisa jawab.sepertinya ini jamanya 93.

  32. Klo dulu rosi bisa bikin suasana seru,biar kata dia bisa langsung melesat jauh ninggalin lawan yg di blakang ny,tp dia g egois,dia tetap nungguin lawan yg di blakang ny,biar bisa maen2 bareng di sirkuit,selap selipan,samoai dirasa sudah cukup baru dia gaspol tuk meraih garis finis,g kaya markwes,mau ny cpt2 di di dpn trus langsung gas pol,g mau maen2 dulu sm yg lain,motor gp yg di lihat itu saling salip2 pan ny,bukan ngacir langsung menuju garis finis,g keren klo kaya markwes,gue yakin klo markues pindah motor pasti turun prestasiny,coba aja klo g percaya.

    • Seandainya ada Stoner , mm dan jl jaman keemasan vr, bisa ngak vr begitu?

      Ngak bisa vr begitu setelah jl , Stoner dan mm balap baren.

      Kapan terakhir vr juara? 2008 dan 2010, sudah brp thn?

  33. Itu berkurang karena fans pedrosa juga pensiun, ga sabar nunggu rossi pensiun fans rossi berhenti nonton motogp, mau berkurang juga ga peduli, gw tetep nonton motogp, fans rossi mungkin ganti nonton balap karung

  34. Salahkan rider lain yg ngak sekonsisten
    dan sekencang mm.

    Sudah dibantu regulasi ECU seragam, eh msh dominan juga MM,

    Lah kalu pake Asimo, nanti yg lain tambah mundur.

    Sampe sampe mm ngantuk di COTA dan jatuh

    saking rider di belakang lemot semua.

  35. Yach kan jelas mayoritas yg turun di Italiy, bukan ditempat lain.

    Wajar lah, wong generasi vr ngak ada yg mengkilap kok.

    Jadi bukan karena vr,

    tapi tidak ada rider italy yg menonjol setelah vr, jadi penonton berkurang di italy.

    Tambah lagi, vr sudah terbukti tidak bisa jurdun dgn motor negaranya sendiri, Yach berkuranglah dukungannya.

    Tapi di negara lain, jelas bertambah, artinya tanpa ada vr pun tetep banyak.

  36. Mungkin ada bbrp faktor penyebabnya, tp yg jelas tidak bertemunya kebutuhan penonton (yaitu hiburan yg menarik) dengan kebutuhan pembalap (yaitu kompetisi menuju kemenangan).
    Naahh di situ kelihatan kepandaian Rossi daripada pembalap2 lain, karena dia bisa memadukan itu. Rossi berkompetisi tp juga menghibur dgn jalannya kompetisi. Rossi juga membuat fans merasa dipedulikan bahkan diperhatikan. Perhatikan Rossi yg selalu tersenyum walau tipis bahkan tertawa saat disorot kamera & kesan yg nampak adalah humble & ramah tanpa terpaksa/dibuat2, walaupun jadi pembalap top & prestasinya bejibun di zamannya. Ketika menang Rossi selalu bikin atraksi/ulah yg menghibur & tidak menunjukkan rasa jumawa/ provokatif, & mampu merebut hati penonton yg tidak mendukungnya.
    Tadinya yg ingin mengikuti style Rossi adl Lorenzo, tp jadinya terkesan jumawa karena gestur & atraksinya, misalnya setiap menang dia menancapkan bendera Lorenzo’s Land, boleh2 saja, sah2 saja, toh dia pemenang. Tp yg nampak bagi penonton umum selain pendukungnya adl kejumawaan. Atmosfer seperti inilah yg belum mampu dibuat oleh juara selain Rossi.

  37. Penonton yang berkurang itu fannya 46 min gak mau nunton soalnya kecewa jagoannya beralih profesi jadi tukang kibul naik motor

  38. Sumber permasalahan nya ada pada Marquez,Kenapa?…karna dia terlalu mendominasi,penonton jenuh…dan berkata” DIA LAGI DIA LAGI”….Untuk membuat penonton ramai lagi,salah satunya adalah MARQUEZ harus selalu crash di setiap race…penonton pasti senang dan bersorak gembira….

  39. Iya lek menurun drastis, menurut survey Mbah Tatang Sutarma, MotoGP Tahun 2019 ratingnya menurun hingga 50%, dari yang 50% itu 90% gagal move on, 8% jadwal tayang bentrok dengan pertandingan Persib, 1,5% sibuk kerja, 0,5 % televisi kena petir

  40. Menurut opini saya karena MotoGP sekarang kebanyakan kebijakan regulasi yang akhirnya menuntut pabrikan motor memangkas performa mesin dan ECU sana sini cak

  41. LOL, kirain turun jauh. Trnyata cuma dikit. Itupun banyak faktor.
    Lagian bukan cuma yg nonton live di sirkuit yg harusnya dimasukin faktor motogp banyak peminatnya atau bukan.
    Kali ini (dan berkali” jk bahas tntang rossi), lek iwb trlalu menggiring opini bahwa rossi segalanya di motogp. Padahal faktor turun/naik animo motogp gk cuma rossi.
    Dan bahkan diakui atau tdk, bahwa sudah bbrp tahun kebelakang faktor kaitan peminat motogp dgn rossi sudah menurun jauh, bahkan 1-2 tahun ini dah jarang banget yg bahas (kecuali die hard fans) itupun di dunia maya.. LOL.
    Setidaknya itu info yg saya dapat dari tmn” saya yg hampir selalu beli tiket utk nonton live di sepang atau bahkan di australia dan jepang. Mereka liat tujuannya skrng cuma nonton gp saja, ntah liat marquez menang atau siapa yg ngalahin. Yg lain gk pernah/jrng dibahas.

  42. saya Fans VR tapi saya juga gak memungkiri VR sekarang udah gak segereget dulu. disisi lain saya juga gak tutup mata dengan performa MM yang sangat luar biasa, tapi entah kenapa di era sekarang adrenaline yang didapat dari nonton MotoGP gak seperti Jaman dulu… dimana seisi rumah atau tempat nobar merasakan sensasi degdeg-an yg luarbiasa melihat pembalab idolanya masing2 saling take over dan keseokan harinya saat bertemu teman2 bisa menjadi perbincangan yang seru. dominasi MM saat ini sangat luarbiasa sehingga tanpa perlu menonton-pun saya bisa yakin hasil akhirnya siapa yang akan menang… dan sayangnya saat ini belum ada rider lain yang benar2 bisa melawan MM hal tersebutlah yang membuat melihat kemenangan MM terasa hambar.

  43. Kenapa sepi
    Jaman dlu banyqk dog fight terjadi
    Jaman rosi emang g slalu pengen ngacir maunya pengen dog fight udah cukup tinggal dia ambil garis finish.dia buat hibur penonton.
    Sengarang emang bosenin karena pemenangnya udah di tebak MM emang luar biasa karena motor MOTO GP udah pada canggih dan banyak elektronik

    Liat statment kenapa stoner pensiun karena dia bilang terlalu banyak elektronik pada motor itu membuat rider tidak mempunyai skil dan dia sudah tidak bisa lagi merasakan ban nya dan motor nya alias hambar
    Kenapa rossi bilang terlalu banyak elektronik itu buruk karena membuat skill rider tidak murni sama seperti stoner

    Sekarang ECU seragam Ban seragam.

    Yamha dlu menang karena ECU dri pabrikan sendri.
    Kawasaki keluar dan akan kembali jika moto GP tidak banyak membatasi regukasi contohnya ECU
    Ban ada 2 micheline dan brigestone.di mana keduanya juga bersaing tidak monopoly.

    Karena ECU seragam belom tentu akan cocok dengan semua motor atau pabrikan dan ban juga bekkm tentu cocok dengan kendaraan dan gaya balap pembalapnya.

    Itu aja pengamatan saya kenapa MOTO GP sepi

    • Setuju.
      Sesuatu yg terlalu diseragamkan bikin hambar.
      Kangen jaman semua berkompetisi, baik rider, motor, ban, dll. Biarkan mereka berkompetisi secara alami utk menentukan kecocokannya sendiri2.
      Single ECU, single tire, merusak atmosfer kompetisi alamiah yg seru.
      Dorna terlalu banyak settingan drama.

    • Lo mah pasti nontonnya sambil chatingan, hamba dulu dari semua seri hanya beberapa seri aja yang ada dogfight, jaman sekarang juga begitu, Rossi jaman dulu sering dari belakang atau tengah ke depan dan juara sekarang Rossi juga kadang ngacir duluan tapi itu cerita saat masih kompetitif, nah raider lain juga kaya MM, Dovi, dll juga demikian, dulu mereka sering juga dari belakang tengah terus kedepan dan juara, nah sekarang mereka masih sering begitu walau tahun ini tidak terlalu sering terlihat karena MM sangat digjaya tak ada tandingan, trus kamera kebanyakan ke pertarungan posisi 1 dan 2 yang dogfihht, sementara rider lain yang saling salip ditengah gak begitu ke sorot, jadi bukan gak rame tapi keterbatasan kamera dan Lo nontonya sambil chatingan wkwkwkwk

  44. Hahahaha… Penonton italia menurun drastis….
    Ga ngaruh juga cak turunnya juga sedikit.. Semua org lagi susah…
    Dunia sedang dilanda krismon…
    Kalo mau dibandingin penonton bola juga lagi sepi cak…

    Yg sdg rame nonton youtube cak… TV broadcast juga mulai ditinggalin…

  45. motogp membosankan itu hanya statement fbr aja. mereka kan gak bisa merima perubahan era / masa.
    andai rossi masih di honda paling yo beda omongannya

  46. Yah… begitulah…gue juga udeh malas..nonton..krn itu itu aja..kaya ada yang aneh…makanya gue tinggal mampir warung iwb aja untuk lihat hasilnya.
    Tapi kalo VR46 juara,gue nonton YouTube nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here