iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…babat habis pokoknya untuk para pelanggar peraturan dijalanan. Lha piye cak, nggak perduli mobil atau motor, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) direncakan juga akan membidik para pengendara roda dua tahun depan. Wacana ini dilemparkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, saat launching E-TLE Development Program, E-Drives, Aplikasi Satpam Mantap dan Aplikasi Help Renakta, di Jakarta, Kamis (5/12/2019). Byuhhh….

Wisss ojo pecicilan sampeyan kalau nggak pengen kena garuk sistem terintegrasi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Sebab mulai tahun depan seperti dilansir Kompas pihak berwenang sedang menggodok untuk membidik para bikers. So…tidak hanya roda empat namun sistem tilang elektronik ini wacananya juga akan mulai diberlakukan mulai tahun depan pada kendaraan bermotor. Wacana tersebut dilemparkan berbarengan dengan peluncuran launching E-TLE Development Program, E-Drives, Aplikasi Satpam Mantap dan Aplikasi Help Renakta, di Jakarta, Kamis…

Tahun depan akan kita terapkan ke sepeda motor..” Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Tentu saja wacana tersebut positif karena diharapkan bisa menekan angka kecelakaan. Maklum cak kedisiplinan biker di ibu kota memang lumayan butuh PR. IWB sering menemukan biker ugal-ugalan menerobos lampu merah atau enggan berhenti digaris putih. Pokoke bawaannya ngotot pengen buru-buru cak. So…jika bener E-TLE diberlakukan sampeyan nggak akan bisa seenak udele dewe karena kamera mengintai dimana-mana…

Sebagai informasi E-TLE dikembangkan pertama kali oleh Ditlantas Polda Metro Jaya pada November 2018. Sejak dioperasikan E-TLE berhasil menilang sebanyak 54,074 pelanggar. yang unik cak, kendati sudah dikirimkan tilang elektronik sebanyak itu…hanya 25.459 pelanggar yang melakukan pembayaran tilang. Sementara 28.625 unit kendaraan memilih santai alias tidak merespon sehingga dilakukan penindakan blokir. Wihh luar biasa bebel juga yak :mrgreen:

Last….saat ini sudah 57 kamera E-TLE disebar oleh Polda Metrojaya dibeberapa titik ruas jalan untuk monitoring. Dan IWB yakin jika nantinya sistem tilang ini juga membidik motor, bakal melonjak signifikan yang kena tilang cak. Lhaaaaa wis ngerti dewe rek polah tingkahnya biker dijalanan ibu kota. Tapi semua memang masih rencana alias kapan diberlakukan resmi belum diumumkan. So…kita tunggu saja update selanjutnya. Tilang elektronik juga akan bidik motor tahun depan ? piye sampeyan setuju ora pakdeeee :mrgreen: …..(iwb)

Advertisements

19 COMMENTS

  1. Anak dibawah umur dan tidak punya sim harap orang tuanya dipenjara, seperti yang sudah diberlakukan di amerika, tapi untuk batas kecepatan maksimal tetap jangan diberlakukan di Indonesia, karena saya mau bersenang2 dengan zx25r, lalu khusus yang tidak pake helm harap jangan ditilang, supaya mereka mati dan macet berkurang, terimakasih.

    • Kamu mau ngebut di jalan raya mana boleh, goblok kok di pelihara hadehhh. Di indonesia ada batas kecepatan ya untuk keselamatan bersama, jangan mentingkan egomu. Mau ngebut ya sewa sirkuit lebih aman cuyy
      Salam satu aspal..

  2. Setuju 1001% lebih baik di ketatkan lagiii biar ga semrawudd dan punya rasa malu untuk melanggar Lampu merah !! Hati hati yg di jalan umum yg serasa di sirsuit motor harian buat kenceng kencengan siap2 tercydukk ..Motorr guna harian ko yo go ngebut ngebutan KOPLAK !

    • Boleh g percaya kok sama mereak.. Me too
      ACAB

      Tapi kita patuh peraturan lalu lintas.. Sama dengan kita saling menghargai dan menjaga keselamatan satu sama lainnya di jalan om.

  3. Dalam urusan ini setuju bgt.. Paling kesel kalo di lampu merah, kita udh berhenti di belakang garis, diklaksonin dari belakang sm biker2 idiot. Pgn nabok pake helm tp syg helmnya..

  4. boro boro e tilang, di Kota Solo, tabrak lari flyover manahan yg membuat korbanya meninggal aja nggak ketangkep2 pelakunya, padahal rekaman cctv jelas, dan sudah tersebar kemana2?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here