iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sebuah surat pembaca nongol di email IWB. Surat curhatan atas lamanya proses inden untuk membeli Vespa Sprint. Surel tersebut dikirim oleh follower Iwanbanaran asal Sidoarjo yakni cak Dwi Aris yang sepertinya sangat jengkel karena janji yang diberikan sales tidak terbukti. Inden Vespa Sprint kenapa begitu lama ??? berikut detil lengkap isi surelnya….

Assalamuaikum wr. wb lek Iwan.

Perkenalkan saya Aris dari Sidoarjo. Lek, mau curhat nih perkara motor. Singkat cerita punya motor Beat yang udah berumur. Akhirnya sama orang rumah disuruh beli motor lagi, akhirnya saya jalan” lah lek survey” ke dealer”, pertama kepikiran beli ADV150, tapi karena butuh inden lama saya survey” lagi deh ke dealer lain. Nah nggak sengajalah kemudian ketemu dealer Vespa. Setelah tanya” disana, salesnya bilang, barangnya pasti ready lek, karena tergiur barang yang nggak inden, akhirnya saya beranikan lah buat SPK motor walaupun secara harga, antara ADV150 sama Vespa Sprint beda gap nya jauh banget (OTR surabaya 52.8 juta). Biar nggak ngrepotin orang tua, motor ini akhirnya saya kredit aja lek….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Setelah SPK, akhirnya pihak leasing survey ke rumah dan acc lah setelah beberapa hari. Setelah itu salesnya tanya buat pelunasan DP dan kelebihan BBN & ongkir pengiriman yang ternyata harus saya tambah lagi (KTP saya malang). Sebelum saya lunasi, saya tanya lek, barang dikirim tanggal berapa? pertama janji awal bulan (november) akhirnya saya lunasi lah itu semua kekurangannya karena janji awal bulan sudah datang vespanya – SPK bulan Oktober akhir. Sekitar awal bulan saya tagih lah lek janjinya yang katanya ready awal bulan eh dilalah lek dia bilang vespa sprint pesanan saya katanya lagi kosong dan dia janji tengah bulan / bulan ini pasti datang….

Nah diakhir bulan ini lek saya tagih lah lek janjinya yang kemarin” itu, lah kok setelah dia telphone saya barusan aja bilang bahwa Vespa Sprint se-Indonesia barangnya lagi kosong lek, dan kemungkinan barang baru datang bulan Januari/Februari tahun depan. Seketika rasanya pengen ngamuk lekk dengernya. Lah kalo datang bulan segitu kapan STNK dan tetek bengek lainnya beres? Apalagi Vespa barangnya CBU dari vietnam pasti bakalan lama beresnya. Yang saya pengen tanyain, selama itukah lek proses indennya PT. Piaggio Indonesia? Kalo memang bener begitu, Sayang banget lek ke eksklusifitas produk nggak didukung dgn readynya barang dan kelamaan nunggu barangnya….! “

Oke cak…dari sini IWB cuma bisa mengerutkan dahi. Jelas yang menjadi masalah bukan indennya tapi sales garda terdepan yang tidak profesional. Sebab seharusnya sebelum menjual sales kudu melihat dan memastikan ketersediaan stok. Bagaimana mereka bisa mengatakan awal bulan November akan dikirim namun ditengah jalan berubah 180 derajat dengan mengatakan stok Vespa Sprint kosong se Indonesia? Kuwi jenengan “njaluk gegeran” cak soale mempermainkan banget. Dan cerita akhir bisa ditebak, konsumen akhirnya nyerah dan ganti varian lain padahal diawal naksir Sprint. Berikut lanjutan surel cak Dwi….

” Saya cuma heran aja, Kok iso brand sekelas piaggio untuk varian sprint kosong semua se indo ??‍♂️ (Menurut pengakuan salesnya), seribet itukah buat inden ke vietnam. Akhirnya daripada bingung, saya tadi mampir dealer buat ganti varian primavera lek biar g inden, alhamdulillah unitnya ada dan segera dikirim ke rumah. Iso ambrol celengan lek kalo tiap hari pake ojol kemana mana. Semoga ada tindak lanjut / tangganpan dari piaggio buat ketersediaan unit setelah baca blognya lek iwan. Sekain matur suwun. Semoga blognya semakin rame dan lek Iwan sekeluarga diberi kesehatan…” 

Amin YRA. Oke soal inden ketersediaan stok import, IWB akan coba jawab dari pengetahuan pribadi dan tidak bermaksud membela Piaggio. Sebenarnya soal stok kita memang tidak bisa salahkan total APM karena proses import sekarang nggak semudah dulu cak. Ada kuota yang dipatok sehingga kita tidak bisa sembarangan nambah ditengah jalan. Ada proses yang membuat banyak sekali pabrikan sekarang juga kelimpungan melayani inden produk CBU. Sebut saja Suzuki Jimny yang inden hingga 2 tahun. Kemudian Honda Monkey yang inden sampai setahun termasuk Kawasaki dengan mogenya. So…mungkin saja karena Vespa Sprint laris dan kuota nggak banyak maka stok barang habis. Mungkin ya karena data asli hanya Piaggio yang tahu. Kenapa nggak pesan lagi?

Seharusnya sih jika memang stok habis tanpa disuruhpun pabrikan sudah jalan. Tapi kembali proses yang kudu dilalui plus kuota maksimum yang dipatok membuat gerakan terbatas. So..IMHO yang menjadi masalah adalah salesnya. Sales sebagai garda terdepan nggak boleh asal memberikan konfirmasi jika status belum jelas. Takutnya hanya berpikir jualan dan yang penting konsumen buka SPK rambu-rambu tersebut ditabrak. Kuwi sing ngeselin cak. Untungnya cak Dwi masih sabar dan mau ganti varian. Kalau IWB mah mending batal karena udah mengecewakan. Kita kan raja pakde….customer is the king, bener oraaaa :mrgreen: ….

Last…inden produk memang ngeselin. Dan ini tidak bisa dihindari jika produk sedikit dan permintaan banyak. Seperti Honda ADV150. Motor matic Honda baru ini juga harus inden jika sampeyan ingin beli. Antara 1-2 bulan tergantung lokasi. Kondisi ini berbeda dengan Yamaha yang secara pintar menggenjot produksi sehingga Maxi skuter mereka ready stok. Bejibun digerojok tenan cak. Efeknya kita bayar, produk langsung dikirim….lak yo enak to. Beda dengan bayar…ngowoh lan domblong nunggu sampe jenggoten dulu baru produk dikirim 1-2 bulan kemudian. Wis males kangbro. Opo maneh wis bayar kemudian dikabari produk kosong tanpa bisa dipastikan kapan datang seperti Sprint diatas. Kuwi jenenge bikin kolesterol tinggi. Nahhh kira-kira ngono cak Dwi, lebih kepada kuota import sih menurut IWB. Semoga saja artikel ini dibaca Piaggio juga, Okrekkkk…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!