iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Sueneng puolll cak….lega IWB saat membaca informasi penangkapan “tikus” bandara yang cukup meresahkan penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta. Para pelaku yang juga sempat bobol tas pembalap Merah putih Robby Sakera dibandara Soekarno Hatta terminal 3 pada tanggal 11 Juli 2019 akhirnya ketemu batunya sebab petugas akhirnya berhasil meringkus setelah diintai berbulan-bulan. Dan siapa menyangka ternyata komplotannya banyak cak. Weleh-welehhhh…..

Seperti yang sudah pernah IWB ulas sebelumnya diartikel Juli 2019, Kaboci Racing Team yang shock akibat kehilangan racing suit pembalap mereka Robby Sakera dibandara Soekarno Hatta terminal 3. Yang membuat kita nyesek serta geram, Wearpack (merk Ardian)….sepatu dan sarung tangan Alpinestar raib karena koper mereka dibobol saat turun dari pesawat…..

Bantu repost para pecinta balap roda dua tanah air….
Ada sebuah kejadian menyesak kan ya terjadi mengiringi keberangkatan kami menuju seri 4 kejuaraan ARRC yg berlangsung di Sirkuit Suzuka dua minggu lalu…

Tas pembalap kami @robby_sakera157 dibobol di Terminal 3 bandara internasional Soekarno Hatta. Racing suit Ardians, Sepatu dan sarung Tangan alpinestars hilang dr dalam tas… Bagaimana mungkin sebuah bandara internasional tidak memasang peralatan cctv untuk mengawasi proses loading bagasi ke dalam pesawat… Laporan sudah dilakukan akan tetapi blom ada respon bukankah ini suatu hal yg memalukan mengingat ini sebuah bandara internasional…

Perjuangan kami adalah demi merah putih Indonesia Raya dan kami berjuang dengan dana pribadi… Layak kah kami mendapatkan perlakuan seperti ini?

Kepada rekan² balap setanah air, apabila menemukan werpak/racing suit seperti di foto dengan nama Robby Sakera #157 tolong beritahu kami… Mari kita usut dan cegah agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi… @cathaypacific @cathaypacificid @ap_airports @angkasapura2 @kemenhub151 @budikaryas @nahrawi_imam @ardiansracingsuitsyk @irwanardiansyah_official @fansbase157

Berdasarkan laporan tersebut petugas akhirnya melakukan pengintaian selama berbulan-bulan. Perjuangan tersebut membuahkan hasil sebab berdasarkan pengembangan maka dipastikan ada 3 pelaku yang menjalankan aksinya. Wih komplotannya banyak cak. “Tersangka kasus pertama itu berinisial IC, REP, dan PP. Tersangka PP ini penadah, ini di TKP pertama yang pembalap. Modusnya dengan mencongkel koper para penumpang dengan gunakan bolpoin. Ini dia menggunakan pulpen menusuk ritsleting itu cepat dia dan mengembalikan dan memasang lagi. Mereka ahli dan cepat bekerja..” seru Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus seperti dilansir detik…

Dari keterangan petugas bisa dipastikan semua pelaku dibawah naungan PT Jas di bandara. Saat ini polisi masih terus mengusut untuk membedah apakah ada pelaku lain yang terlibat. ” Sejauh ini kita periksa mereka mengaku random, bukan cuma satu (koper) yang dia buka. Kalau nggak ada barang berharga, cepat ditutup. Ini pengakuan dia sementara. Semuanya (tersangka) ini bekerja di PT Jas di bandara. Kita akan kembangkan terus apakah ada kemungkinan-kemungkinan lain di PT tersebut yang berkelakuan sama, ini masih kita kembangkan terus..” serunya lagi..

Last…dengan tertangkapnya para pelaku, kita berharap “tikus-tikus” bandara bisa diberangus total karena memang meresahkan. Nggak usah jauh-jauh, Vandra Monkeymotoblog juga pernah kehilangan Gopro dibandara yang sama. Jadi memang sepertinya aksi ini cukup lama cak. Sebagai informasi, racing suit yang dicolong para pelaku dari Robby Sakera nilainya kisaran 18 jutaan. Gilaaa sadiz juga yak. Atas perbuatannya maka para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dan terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. Tikus-tikus bandara? kapokmu kapan koweeeee, juozzz ki pak polisi :mrgreen: …..(iwb)

 

Gimana reaksi sampeyan cakkk !!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

22 COMMENTS

  1. ngomongin balap dan soetta saya jadi kepikiran nanti balapan di mandalika logistik motogpnya gimana ya?

    apakah bandara disana cukup mengakomodir pesawat besar penggangkut cargo official motogp atau bagaimana ya?

  2. dari dulu tahun 2000 awal juga sering terjadi, itu cerita lama. lebih baik kopernya diPLASTIC-WRAP saja daripada kena kasus seperti ini.

  3. klw dah gitu ada niat baik pengelola soet ngk ya …… ? Tuh harus nya di tuntut jg biar ada tanggung jawab tanggung renteng ….. ngk pikir kehilangan pendapatan duit bunga n waktu ….dr korban ……jgn blaga pillon ntuh karyawan resmi bukan nyelundup ….masuk bandara jg bayar ….mana tuh kenyamanan keamanan tanggung renteng

  4. Ko gitu ya? apa kemungkinan gaji dari PT. Jas itu kecil? tidak mungkin maling kalau tidak ada sebab, apalagi sama-sama satu perusahaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here