iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Marc Marquez (Repsol Honda Team) tuntaskan Test pra musim Valencia, Spanyol dengan banyak poin penting yang cukup menarik untuk kita bahas. Marquez berujar bahwa ia ingin ‘motor tercepat’. Namun anehnya ia tidak ingin tunggangan barunya menjadi ‘motor yang mudah’. Lhooo koq ngunu???

Marc Marquez adalah salah satu rider yang terlihat sibuk menguji menguji prototype baru di sepanjang test hari kedua Valencia. Dimulai dari motor yang benar-benar baru dengan livery full hitam, motor baru dengan kombinasi beberapa part lain yang diambil dan motor lama dengan kombinasi beberapa part baru.

Yupss cakkk, memang cukup banyak fasilitas yang HRC berikan kepada Marquez dan tugas sang juara dunia 2019 tersebut adalah mencoba mempertimbangkan kombinasi yang pas untuk meracik ptototype 2020 yang sempurna. Namun Marc pada hari kedua memilih fokus sepenuhnya dengan motor terbaru yang dihadirkan HRC untuk mengatasi kelemahan mereka musim ini.

iklan iwb

Marc Marquez menutup test hari kedua dengan menuntaskan 71 Laps dan mencatatkan waktu 1 Menit 30.556 Detik yang ia cetak pada laps ke 53, ia terpaut hampir dua detik dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang keluar sebagai tercepat. Dari sini kita bisa simpulkan jika Marquez tidak mempedulikan Lap time pakdee dan kembali lagi ke poin pertama yaitu Marquez inginkan Motor ‘Tercepat’ dan tidak perlu mudah dikendarai…..

Jika memiliki motor yang lebih mudah, itu akan membantu semua rider Honda. Tetapi targetku adalah memiliki motor tercepat bukan termudah. Aku tidak peduli apakah itu sulit atau tidak, yang kuinginkan adalah mencoba untuk menang dan tidak masalah jika aku harus “ngepush” lebih pada saat membalap. Tentu saja kami mencoba untuk bekerja pada area sasis, untuk mencoba menjadikannya lebih mudah dikala mencatatkan lap time.” Ujar Marquez.

Terkesan sedikit ‘Egois’ memang cakkk, karna secara tidak langsung hal tersebut akan menyulitkan rider Honda lainnya karena harus mengikuti arah pengembangan dari Marquez. Namun pihak HRC sudah mengatakan beberapa waktu yang lalu jika mereka jelas mengikuti arahan dari rider Honda tercepat saat ini, siapa lagi kalau bukan Marquez?? Jelas tidak lagi rider Honda lainnya yang bisa melesat layaknya Marc..

Marquez menyatakan senang dengan test yang berlangsung selama dua hari tersebut dan menceritakan apa saja yang telah ia lakukan disepanjang Test..

Aku sangat senang dengan tes ini, kami mencoba langkah pertama dengan motor 2020. Pertama adalah pada mesin kemudian beberapa evolusi pada sasis, untuk mencoba memahaminya. Seperti biasa, ada poin negatif dan positif. Tapi secara keseluruhan, kami melakukan test dengan baik dan sekarang dalam lima hari kedepan kami akan berada di Jerez, disana kupikir akan lebih baik untuk memahami level motor baru kami……..

“Karakternya [RC213V 2020] kurang lebih serupa, aku banyak berkonsentrasi dengan prototipe, karena aku percaya motor baru memiliki potensi. Tetapi semuanya memang masih sangat baru, kami perlu memodifikasi beberapa hal. Aku melakukan lap time terbaik dengan prototipe 2020. Dan aku terus bekerja dengan motor itu….

“Kami juga mencoba beberapa paket aerodinamis (aerofairing) baru dengan prototype mesin baru, sasis yang berbeda dan itu tidak buruk. Tapi tetap kupikir kami perlu memodifikasinya sedikit, karena di beberapa tikungan feelingnya belum maksimal, selain itu kami bekerja dengan baik, kami mencoba semuanya langkah demi langkah, dan kesimpulannya jelas. Kedepan kami akan memiliki paket yang sama di Jerez, penting untuk mengkonfirmasi kembali feeling tersebut….” tukas Marc…

Menjelang waktu test berakhir, Marquez sempat mengalami kendala teknis dengan motor prototype dipit lane disaat ia ingin kembali ke track. Namun menurut Marquez mungkin masalahnya ada dibagian elektronik. Itu bukan pertama kali terjadi karna sebelumnya Stefan Bradl juga mengalami masalah yang serupa cak….

“Kami mencoba beberapa konsep yang berbeda. Tetapi saat aku keluar dari pit aku merasakan sesuatu yang aneh, kemudian aku berhenti, dan mereka (crew) memeriksanya kembali karena ada beberapa kesalahan di sana. Kami memang tidak terlalu fokus pada area elektronik. Kami sedang mencoba beberapa hal besar dari area mesin dan sasis, disanalah kami perlu memahami agar bisa lebih baik untuk meningkatkan kecepatan ditikungan dan ketika keluar dari tikungan, dimana poin tersebut Yamaha sangat kuat…” tambah Marc lagi…

Kemudian hal menarik lainnya adalah, Marc dan Alex Marquez tersorot kamera sedang membuntuti adiknya, seperti yang telah IWB utarakan pada postingan sebelumnya mengenai kedua saudara tersebut jika sepertinya ada misi terselubung dari Marc, dan Sang kakakpun mencoba membaca potensi Alex diatas Honda RC213V terlebih dahulu. Menurutnya Alex tidak terlalu buruk dalam kesan pertamanya disaat mengamati adiknya dari dekat diatas trek…

Aku mengikutinya…..aku ikuti satu putaran di belakangnya, dan ia mengendarai tidak terlalu buruk. Saat ini ia berjuang pada titik paling sulit dengan motor Honda, yaitu pengereman. Diarea itu aku sering crash, begitu juga dengan Cal yang crash berkali-kali, itu merupakan titik paling kritis. Tentu saja ia butuh waktu, tetapi selain itu ia bekerja dengan satu cara, sedangkan kami bekerja dengan cara lain untuk mempersiapkan musim 2020…” Tutup Marc Marquez….(Cc for iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!