iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakk…..kabar pensiunnya Lorenzo memang membuat shock semua orang termasuk Honda sendiri. Namun ternyata kabar tersebut membuat Johann Zarco tersenyum. Apapun alasannya kini doi mendapatkan harapan untuk tetap di Motogp. Walaupun Honda belum tentu memilihnya. Tapi setidaknya doi bisa berharap disaat kondisi dan karirnya yang tidak menentu, Zarco menunjukkan punya potensi diatas mesin RC213V. Inilah kata Zarco secara khusus pasca mendengar Lorenzo pensiun dari Motogp dan mengundurkan diri dari HRC….

Aku belum tahu dengan masa depanku. Jadi tidak banyak komen yang bisa aku berikan atas pengumuman Jorge. Tapi memang sedikit positif untuk tahun depan (buatku). Ini berarti ada satu tempat kosong untuk musim 2020. Kondisi ini memberiku kesempatan untuk mendapatkan tim tahun depan, memikirkan saja sudah membuatku tersenyum. Sejak Agustus aku tidak tahu apa yang bisa aku lakukan untuk tahun depan. Kendati kesempatannya kecil (gabung HRC) diatas kertas masih sangat memungkinkan….” serunya. Kenapa Zarco tertarik ke Honda disaat Lorenzo saja menyerah ?

“Target pertama pasti adalah kategori MotoGP. Aku menemukan tim super di sini dengan Lucio Cecchinello dan motor yang bagus juga. Ini semua bonus untukku. Yang pasti tim Repsol Honda adalah tim factory terbaik, dan itu akan menjadi mimpi yang luar biasa jika aku bisa bergabung disana. Aku benar-benar fokus untuk untuk menyelesaikan race dengan baik diatas mesin Honda. Dan sejauh ini aku merasa nyaman khususnya race di Malaysia. Aku kembali merasakan feelingku dan selalu ingin berkembang khususnya ketika turun race. Fokus pada target sederhana seperti ini dengan target menunjukkan kapasitas dan kemampuan kepada Honda….

iklan iwb

“ HRC adalah tempat impian dan itu logis. Namun semua memang masih sekedar impian. Apalagi kami mendengar Cal mengatakan dia lebih lama di Honda, jadi dia pantas gabung ke tim factory. Entahlah…aku tidak tahu apakah kita bisa menggunakan kata ‘pantas’ untuk hal seperti ini. Tapi aku sangat yakin bisa menunjukkan hasil maksimal bersama Honda. Bukan berarti aku bisa berada di level Marc secara instan. Bahkan dalam lima belas hari terakhir Marc adalah pembalap terkuat Honda. Tapi dari apa yang bisa aku lihat dan pelajari, aku percaya bisa mengoptimalkan hasil dan kemampuanku sebagai rekan tim untuk mendekati Marc. Aku berharap memiliki kesempatan untuk bergabung bersama Honda…. ” tutup Zarco….

Last…keputusan Lorenzo mundur dan pensiun dari Motogp memang menyisakan banyak teka-teki siapa yang akan menggantikan posisinya di HRC tahun depan. Apalagi Marc Marquez sendiri mengatakan bahwa saudaranya Alex Marquez juga pantas mendapatkan kursi di HRC mengingat Alex adalah juara dunia Moto2. So…sudah ada 5 nama yang berseliweran saat ini yakni….Johann Zarco, Alex Marquez, Cal Cruthlow, Stefen Bradl dan Nakagami. Siapa yang akan dipilih Honda ? kita lihat saja cak….(iwb)

Advertisements

47 COMMENTS

  1. Naik rcv versi 2018 lalu komennya terlalu banyak modus. Dia ga liat itu semua yg komen rcv 2018 enak, auto zonk di rcv 2019 ? Senjata makan tuan jilid 2 ntar nih Zarco

    • Yup betul. Lorenzo sendiri jg blg mtr 2018 lbh jinak tp kalah top speed. Ini baru nyoba 2018 aja kyk udh merasa cukup jago wkwkwk.. Tp yg jd mslh utama Lorenzo melempem adlh trus2an cedera semenjak dr menjelang akhir2 musim bersama Ducati n trus berlanjut di Honda. Ada faktor apes / tdk luck nya jg krn Makes sgt sering jatuh di latihan tp tak prnh cedera.

    • Biarkan saja
      ..namanya juga adu peruntungan/nasib ? boleh lah dia punya perasaan Optimis.
      Berharap besar bisa diatas mesin H , baik Repsol..Castrol..atau idemitsu – yang mana saja yang dapet peluangnya, adalah suatu Kebanggaan besar…
      Kebanggaan yang besar menjadikan dia punya Harapan( berharap ) besar.
      Dan karena berharap besar…kita menangkapnya dia jadi negatif ? padahal tidak…..Zarco gak negatif..gak menikmati diatas penderitaan dll..
      Semua karena hanya 1
      ‘ Kebanggaan untuk Bisa dudux diatas mesin H ‘ bergabung dg nama besar Pabrikan Sultan ?

      • Okelah Zarco berharap besar, tapi hatinya ga besar. Mewekan. Bukan jiwa berjuang. Di Yamahmud koarkoar, eh gadikasi factory auto hijrah. Zonk.

        Di KTM, motor zonk tapi mewek mulu seperti ga profesional. Itu pembalap lain yg ga bisa kompetitif aka motor nya ga pada mewek tuh, Lorenzo yg disoroti struggle aja selalu profesional optimis kalau komentat tentang motornya. Zarco ampe nangis ?

        Ntar kalau ga sanggup naklukin rcv, mau sebacot apalagi di media ? Berharap boleh, ampe berkoar tebar kode di media boleh, tapi harus berani terima kalau zonk.

  2. Mending Cal naik factory, kalau Alex mau masuk gantiin tempat Cal yg sekarang. Dari komentarnya seakan dia merasa lebih dari Cal, secara halus. Pun seperti merasa lebih pantas jadi partner Marc, Cal yg merasa lebih pantas di factory karna lebih lama di Honda -loh iyadong, Cal juga ga zonkzonk amat toh- , seakan direndahin ama Zarco. Hailaah

  3. Wahhh…kalau Zarco beneran bahagia dgn pensiun nya Lorenzo,termasuk orang ga paham tata krama ini.
    Menari diatas penderitaan orang lain.

  4. Crutchlow salah satu pembalap bagus minim sponsor, baru akhir2 ini dengan Monster Energy. Pembalap serba bisa di semua merk motor & adaptasinya cepat. Tipe pembalapyg bisa saling menyesuaikan dengan motor dlm tempo singkat & gak terlalu rewel. Sayangnya belum pernah di tim pabrikan langsung. Gaya balapnya juga enak dilihat. Semoga bisa di Repsol Honda & memberi kejutan.

  5. Semangat zarco
    Tapi jangan ngeluh nanti klu jatuh jumpalitan naik RCV, jangan putus asa kayak di KTM.

    Klu putus asa lagi nanti ya daftar aja balik ke tim biru karena motor manusiawi meski zonk juara ???

  6. Klu pingin balap sampai tua ya masuk tim biru karena motor manusiawi, aman soleman kayak naik motor mio pelan tapi sesuai tujuan, dijamin sampe umur 40 tahun aman pakai motor tim biru meski zonk juara kayak si engkong rossi raja didepan micropon, si engkong aja mau balap 10 tahun lagi yg penting pakai motor tim biru dengan kenyamanannya, yg penting rekor balap terlama di motogp, tak perlu juara sing penting balap yuuuuk ???

  7. Saya rasa akan sama dgn JL atau DP, gak sadar beda gaya balap maksa mau naik Repsol honda. Memang repsol honda bisa dikatakan legend jg tapi ya..saat ini tuh mesin paling liar dan hanya utk motogp krn MM msh bs handle lo. Wsbk sj msh kiblat inline pke cbrrrsp. Krn motor massal ya msh inline rajanya dr segi selera dan penjualan.

  8. Kalau bradl yang gantiin posisi jolor dia hanya akan jadi jolor kedua,beberapa kali ikut race hasilnya ga pernah memuaskan,mnrt saya HRC ga ada alasan untuk menjadikan bradl pengganti jolor untuk jd pembalap reguler,nakagami? Sebaiknya biarkan dia tetap di LCR,Alex marquez?? Di moto2 aja boleh di bilang ga stabil dan masih empot²an gimana suruh bawa motor seliar RCV? Logisnya cal lah yg mesti naik ke tim pabrikan dan zarco gantiin posisi cal… apa jadinya kl zarco yg gatiin jolor? Cal bisa ngambek dah..

    • Namanya belum dicoba belum tau hasilnya bro, kali aja alex mewari setengah dari skill kakanya lumayan buat nempatin posisi 2 wahaha
      Dan cc posisi 3,
      Upss OMR jadinya

  9. Sukses terus buat bang jorge, seenggaknya udah ngerasain jurdun 3 kali mantap!!! Selamat menjinakkan motor marquez kalo zarco jadi sign kontrak ke hrc factory wkwkwkwk

  10. Pembalap mental anzenk ini. Banyak koar koar. Dlu di ktm pede katanya. Eh belum habis kontrak dah nyerah. Pembalap lain aja walau donk dengan motor nya gak mewwek nyerah kayak ne anzenk.

  11. Cal crutlow please, enak jg jdi tameng +suport marq utk jurdun ke 9 thn besok, jdi beban marc utk penuhin trget juara konstruktor ga gede, gaya balap mirip kayak daped, tpi kalau dirusuhin bisa ngebales ga kayak dapet ga trlalu emosian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here