iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya usai sudah kisah Lorenzo. Baru saja beberapa menit lalu pembalap yang terkenal tangguh dimasa lalu sudah mengumumkan keputusan yang sangat mengejutkan yakni…pensiun dari Motogp. Usai sudah kisah Lorenzo land !!

Karir Lorenzo begitu cepat berlalu. Siapa menyangka pembalap yang begitu luar biasa di masa lalu akhirnya menyerah. Hari ini secara resmi Lorenzo mengumumkan berakhirnya karirnya di MotoGP. Secara bulat pembalap yang tidak pernah Bangkit dari keterpurukan bersama Honda ini melemparkan bendera putih menyerah dan Valencia akan menjadi balapan terakhirnya di MotoGP…

Aku selalu berpikir ada empat fase seorang pembalap di dunia ini. Yang pertama adalah balapan pertamamu….kemudian kemenangan pertamamu….dilanjutkan dengan juara duniamu dan yang terakhir adalah masa pensiunmu. Seperti yang kalian lihat aku aku hari ini….saat ini di depan kalian semua mengumumkan hari terakhirku di MotoGP….” seru Lorenzo. Pembalap Spanyol ini berkali-kali harus menghela nafas panjang dan berusaha mengendalikan emosi….

iklan iwb
iklan iwb

Pada kesempatan itu pula Lorenzo meminta maaf kepada Alberto puig serta Honda karena telah membuat mereka kecewa. Tidak menyangka karir dan kisah Lorenzo akan berakhir begitu cepat. Apalagi pembalap yang cemerlang bersama Yamaha ini sukses mengoleksi banyak kemenangan di masa lalu. Sebagai informasi Lorenzo bergabung di MotoGP pada tahun 2008. Saat itu pembalap Yamaha tersebut langsung menyebut rookie of the year dan setelahnya sukses mengobrak-abrik dominasi Valentino Rossi…

Selama karirnya Lorenzo meraih 44 kemenangan dengan 3 gelar juara dunia. Dan hanya Lorenzo yang berhasil mengalahkan Marc Marquez sebelum doi pindah ke Ducati pada tahun 2017. Sejak saat itulah mimpi buruk terus menghampiri Lorenzo Land. Bersama Ducati karirnya terseok-seok. Namun Doi berhasil bangkit walaupun harus mengalami beberapa kali cedera. Puncaknya bersama Honda Lorenzo justru semakin terpuruk akibat Cedera yang juga susah untuk recovery secara total….

Bahkan banyak yang mengatakan inilah karir terburuk Lorenzo di MotoGP. Bergabung dengan Honda Repsol team yang banyak fokus pada pengembangan satu Rider andalannya yakni Marquez, Lorenzo hanya berhasil finish terbaik di posisi 11 musim ini dan tidak lebih tinggi di posisi 14 sejak mengalami patah tulang belakang di Assen ada Juni 2019. Padahal dialah satu-satunya yang juga berhasil merembut gelar juara dunia dari tangan Valentino Rossi di Yamaha tahun 2010 serta 2015. Tapi keputusan sudah dibuat. Lorenzo memilih pensiun dari ajang MotoGP lebih cepat dari perkiraan kita semua..

Last…. dengan pensiunnya Lorenzo di Honda banyak spekulasi bermunculan salah satunya adalah siapa pengganti Lorenzo tahun depan. Kendati beberapa nama muncul namun fokus serta keyakinan banyak orang mengatakan….Johann zarco terbuka untuk bergabung menjadi tandem Marc Marquez di Honda Repsol. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Btw…. sebagai Blogger yang mengikuti karir Lorenzo dari awal hingga akhir IWB cukup sedih mengingat Lorenzo adalah pembalap bagus ketika bersama Yamaha. Namun semakin ketatnya persaingan memang membuat para pembalap lawas menjadi semakin tertekan khususnya dengan kehadiran Fabio quartararo serta Maverick Vinales. Usai sudah kisah Lorenzo Land cak….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

36 COMMENTS

    • Sedih. Meski saya bukan fans JL namun kemampuan balapnya memang luar biasa, jika saja bisa bertahan di Ducati, juara tdklah mustahil dia raih.
      Semoga pensiun ini sementara, untuk recovery total, sangat berharap bisa lihat JL bersaing di balap lagi, di WSBK misalnya

    • Justru dg cara ini lorenzo pensiun dg elegan ?
      Dimana tidak memaksakan keTIDAKmampuan sept ex rekannya yang ono noh ?

  1. Mungkin ada dampak dari operasi tulang belakang yang berpengaruh besar terhadap kemampuan balapnya Jorge Lorenzo.. cuman tidak bisa dijelaskan ke media..karena privasi. Kasian Lorenzo..

  2. Analisis ane sbagai fans vr46
    – JL pembalap juosss
    – brani singgah di tim pbrikan ymh,ducati,hnd
    (Rossi udah lho…)
    – fbh ga brani kritik hnda
    – fbh ga brani kritik MM
    Wkwk……

  3. kayanya cedera tulang belakang kemarin benar-benar mengubah pola pikir JL99,
    mungkin dia pikir daripada berakhir di kursi roda, lebih baik pensiun saja dan menikmati hidup.

  4. Wah wah paduka hohe pensiun, si engkong rossi mungkin pingin balap motogp sampai umur 50 tahun, saluuuuuut ama engkong rossi memperpanjang rekor balap umur tua
    ???

  5. yang samakan lorenzo sama rossi berarti bodoh, lorenzo di timpa banyak cidera dan mungkin ada cidera yg ga ingin media tau dan bisa bisa vatal klo jatuh kembali. beda sama rossi yg tidak ada cidera parah dan masih bugar di umur segtu..

    justru harusnya Heran, rossi udh tua gitu masih fit dan masih sering 8 Besar dan bahkan podium. heran sama yg benci sama Rossi,, jujur gua suka Honda dripada Yamaha, tp urusan Pembalap gua vans VR46 sejak dia dri Honda, Yamaha, DUcati balik ke Yamaha lgi, berharap ke Honda lgi tpi dia wktu itu pernah bilang saya tidak ingin di bilang juara krna motor terbaik.

  6. Dulu sombongnya bukan main. Semua cuma titipan kalo yg diatas mau karir, kesehatan, nyawa kapan aja bisa diambil. Sekarang posisi 10 besar aja sulit, kalo belum sadar juga gak tau lagi.

    • Yang blg Lorenzo sombong itu cuma Valeban yg sakit hati krn junjungannya jd pindah ke Ducati 2011-2012 dan jd zonk. Yg plg bener tu emg Lorenzo tipe pembalap dingin. Jarang senyum n tebar pesona ke kamera. Sering berbicara apa adanya jg walau menyakitkan tp apa adanya. Kurg bs menghibur di ajang balap krn sering ngacir duluan. Sombong embahmu. Entu junjungan elu ga sombong? Klo menang blg bukan krn motor (makanya pindah ke Yamaha 2004). Klo lemot, malah blg motor yg salah.. Blm lg usia 40 msh blm sadar2 klo era utk jurdu udh berakhr..

  7. usia produktif atlet balap motor memang kisaran 30an awal, diatas 35th refleks sudah menurun,katakan saja refleks menurun 0,2detik saja sudah tercecer di barisan belakang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here