iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cak….banyak komen sedih dilontarkan para fans balap ditanah air atas meninggalnya Afridza Munandar di Sepang Malaysia. Pembalap berbakat Indonesia berusia 20 tahun ini ditabrak dari belakang pembalap lainnya saat doi mengalami low side pada tikungan 10. Mengalami luka parah, Afridza tidak meninggal. Kejadian yang sama juga pernah terjadi dengan rider berbakat Marco Simoncelli. Ditabrak oleh Collin Edward dan Valentino Rossi, kenapa moment ini banyak terjadi di Sepang Malaysia. Apakah sirkuit ini angker ???

Jian ancen ono-ono wae cak. Berbagai komen yang berbau klenik dikaitkan dengan insiden yang terjadi pada Afridza Munandar yang mirip dengan yang dialami mendiang Marco Simonceli. Yup…pada tanggal 23 Oktober 2011, Marco Simonceli juga tewas di Sepang Malaysia. Dihantam Collin Edward kemudian ditambah Valentino Rossi saat doi crash namun masih berusaha menggantung. Pedihnya moment itu digambarkan penulis GPone Aglio yang IWB tulis dalam artikel lawas. Detik-detik suasana berkabung ketika Marco dinyatakan tidak tertolong. Berikut kutipannya yang sudah IWB muat ditahun 2011….

iklan iwb iklan iwb

5 menit yang mendebarkan dan membikin putus asa bagi Marco Simoncelli. Ditandai dengan sebuah helikopter yang parkir diluar medical center. Matanya tertutup rapat. Namun….deru baling-baling helikopter menggambarkan masih ada setitik harapan yang bisa dilakukan. Semua pers Italia, para kru dan saudara…menunggu. Dipelupuk mata masih terbayang kecelakaan yang mengerikan, motor Edward menghantam tubuh Sic ditanah, kemudian Rossi dengan putus asa mencoba menghindarinya…

Seluruh tim ramai, ingin bahwa berita hanya mimpi buruk tengah malam. Tapi pikiran tidak bisa diingkari….dipaksa ditarik kembali kemasa dulu, akhir pekan berdarah di Suzuka delapan tahun lalu, saat Daijiro Kato meninggal. Pandangan kabur, lidah kelu…susah berucap satu patah katapun, campur aduk antar rasa hormat dan takut. Ketakutan yang datang dari sebuah kabar menakutkan, bahwa Marc sudah tidak ada lagi.

Seluruh paddock serasa sesak bernafas…sementara langkah kaki bergetar grogi dan tangan gemetar. Setiap orang keluar dari gedung dimana Marc berjuang melawan kematian, menyapa dengan suara penuh harap dan takut. Anggukan mengejutkan, berbicara dengan dokter pertama yang mencoba menghidupkannya kembali…sebuah upaya putus asa. Tapi tetap ada kesempatan…dan kita semua yakin hal itu. Helm lepas dari kepalanya, tapi mungkin itu hanya kena pukulan ringan, bagaimanapun itu bisa terjadi pada lainnya….mungkin tidak ada yang perlu dikuatirkan…

Aldo Gandolfo, sekretaris pribadi…menggelengkan kepala masih tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi…tidak mampu dicerna dengan akal. Disampingnya, Pernat….manajer Marc menunggu bersama para reporter. Buku catatan, kamera dan mikrophone disiagakan berharap mendapatkan sepotong berita….

Kemudian tiba-tiba info itu datang. Sebuah berita yang tidak seorangpun ingin dengar, bahwa Marco sudah pergi. Trauma leher merenggut harapan hidupnya dalam sedetik. Paul…ayah Sic keluar dari medical center. Wajahnya membeku…..seluruh paddock saling berangkulan. 45 menit telah terlewati sejak Simoncelli dibawa keruang medis, dokter terus berupaya pada sesuatu yang mustahil….tapi kali ini keajaiban tidak datang.

Semua membisu….hanya rusak oleh suara isak tangis. Setiap orang tenggelam dalam kesedihan, kenangan, serta bayangan Sic. Pengumuman resmi meninggalnya Marc begitu menyakitkan sampai ketelinga. Waktu kematian…jam 16.56 menghantarkan hawa dingin, hampa…namun kau tidak bisa merubah takdir yang sudah diputuskan. Paddock tenggelam dalam keheningan yang aneh, suara berisik dari pit dimana mekanik menyimpan motor sudah tidak terdengar lagi…

Para pembalap menangis untuk teman, sekaligus rival…semuanya tanpa kecuali. Teringat Marc dengan kasih sayang dan simpati. Senja mulai turun disirkuit Sepang. Mata mencoba melihat keangkasa…mencari bintang dengan angka 58 terukir disana. Selamat tinggal Marco Simoncelli. Namamu akan harum dihati kami semua. R.I.P Marc…(Iwanbanaran 2011)

Yup….suasana mencekam masa itu terekam jelas dipelupuk mata cak. IWB yang mantau detik demi detik insiden dari kantor saat itu juga shock. Teringat kata-kata Marco yang sudah tidak sabar ingin nunggang Motogp 1000cc. Betul cak…ditahun 2011 akan menjadi tahun terakhir mesin 800cc sebelum Motogp naik ke 1000cc ditahun 2012. Marco Simonceli yang memiliki gaya riding agresif dan tajam mengatakan sangat exciting sambut era baru. Sayang doi tidak pernah bisa merasakan kuda hitam kesayangannya pada musim berikutnya karena sang khalik memiliki rencana lain…

Nggak terasa kejadian tersebut sudah 8 tahun lalu. Dan kemarin pada tanggal 2 November 2019 kembali Sepang meminta korban dengan cara yang sama. Pembalap merah putih Afridza Munandar meninggal ditabrak rider lain. Kaget dan tidak percaya karena seperti yang kita tahu seluruh aspek keamanan diajang ini luar biasa super ketat. Tiap jengkal protector yang nempel adalah kelas kakap. Helm, racing suit atau wearpack, glove…booth…semuanya merupakan buah karya manusia terbaik dibidangnya. Tapi semua terasa sia-sia jika pembalap ditubruk pembalap lain….

Yang menarik, kejadian meninggalnya kedua rider dengan cara dan sirkuit yang sama kini menjadi bahan perbincangan para followers Iwanbanaran. Diluar takdir mereka banyak mengaitkan kejadian ini dengan hal klenik. Dilalah entah kebetulan atau tidak…tikungan maut tersebut ternyata berurutan yakni 10 dan 11. Marco Simoncelli meninggal saat doi menggantung dan berusaha mempertahankan posisi ditikungan 11 (T11) yang sekonyong-konyong memaksa motor nyambit kekanan. Pergerakan motor seperti tidak wajar karena langsung memotong racing line disaat Collin Edward dan Rossi datang dengan kencang. Duarrrrr…..selesai ditempat. Marco tidak pernah bangun setelah itu….

Kemudian Afridza. Pembalap merah putih ini dari rekaman amatir (sengaja IWB tidak post, tapi sampeyan bisa lihat dari beberapa akun IG) ternyata juga demikian. Doi dihantam pada kecepatan tinggi saat berusaha bangun. Saking kencangnya motor yang nubruk (NSF250) sampe salto beberapa kali sebelum mendarat keaspal. Hantaman tersebut memaksa Afridza menyerah dan tidak pernah bangun lagi. Dan kebetulan tragedy ini terjadi ditikungan 10 (T10) pada lap 1. Tak ayak kejadian tersebut langsung dikaitkan dengan hal klenik. ” Banyak cerita di sirkuit ini, dari meninggalnya Marco simoncelli, drama antara rossi dan marquez, dan sekarang pembalap nasional Afridza yang meninggal disana. Mungkin kudu diruwat ini sirkuit yo cak….” seru Viva Buitenzorg via FB Fanspage Iwanbanaran….

Komen ini banyak direply para followers lain seperti cak Faisal yang mengatakan..” Kalau kita sebut ini klenik, kalau nyebut² tumbal, kayaknya kurang sopan, mengingat korban adalah anak bangsa…” cetusnya. ” Urung di slameti kuwi bien sircuitnya bang iwanbanaran.com..” timpal cak Haydar. Namun ada juga yang memberikan opini bahwa semua hanya kebetulan belaka. “ Tidak ada yang berbeda tentang resiko di setiap sirkuit, sirkuit ini termasuk sirkuit penentuan juara juga. Jadi para pembalap berusaha semaksimal mungkin, dan resiko itu berjalan beriringan dengan kemenangan balapannya…RIP Munandar..” tukas cak Donald F. ” Udah takdirnya ……… Gak ada tempat angker apalahh kalo ente beragama Islam..” seru cak Hari yang langsung ditimpali cak Aji….

Iya bang nggak ada angker tapi kita juga gak boleh semena-mena pada makluk astral karena mereka juga sama seperti kita kalo tempat kita diganggu atau masuk tanpa permisi ya pasti marahkan. Begitu pula dengan makluk goib. Mungkin dulu tempat atau ada kerajaan goib disitu karena kenapa yang lain aman, disitu saja yang sering memakan korban..” cetusnya. Dari sekian komen yang paling lucu dari cak Akhmad dan bang jack..” Kalo sirkuit “mematikan” ini ada di Indonesia, pasti acara semacam silet dan acara gosip di Indonesia bakal bahas 7 Minggu berturut2. Ditambah didatangkan narasumber dari mulai artis, dukun, paranormal, anak Indihome dll…” cetusnya. ” Sepertinya sirkuit Sepang minta diruwat.. wayang kulit 7 hari 7 malam.. soalnya dari terawangan saya banyak aura2 kekalahan Honda disirkuit ini pada motogp kemarin..” tukas bang Jack bikin IWB nyengir….

Seluruh polemik diatas menjadi pertanda betapa besarnya perhatian publik tanah air terhadap meninggalnya Afridza Munandar di Sepang Malaysia. Namun sebenarnya memang tidak fair kalau kejadian di Sepang lantas kita kaitkan dengan hal klenik. Sebab beberapa sirkuit juga pernah meminta Korban seperti Suzuka (Daijaro Kato), Catalunya (Luis Salom) dan Misano (Shoya Tomizawa). Kendati Sepang termasuk unik karena rata-rata pembalap meninggal dengan cara ditabrak dan pada tikungan yang kebetulan berurutan.  Dan dilalah cak, para netizen tanah air paling suka mengaitkan sesuatu dengan hal klenik. Sebenarnya sebagai orang beragama kita memang wajib mempercayai adanya hal ghoib. Tapi tidak lantas kita harus paranoid kemudian setiap kejadian dihubung-hubungkan. Iso jenggot sariawan tenan pakdeee kalo demikian….

Last….Soal safety, sirkuit Malaysia tidak usah diragukan…the best wis. Speed trap yang sangat luas dengan kalkulasi jlimet fokus pada keselamatan rider. IWB sendiri pernah nyicipin sirkuit Sepang dan memang istimewa cak. Dibangun diatas bukit yang mayoritas ditanami sawit, konturnya naik turun (up and down hill)…grip aspal berlimpah dengan lebar aspal yang luar biasa guede. Apalagi lurusnya termasuk panjang. IWB pernah geber BMW S1000RR disirkuit Sepang top speed kisaran 285 km/jam, jadi memang juoz gandoz tenan. Apapun itu harus digaris bawahi bahwa umur, rejeki dan jodoh sudah diatur oleh Allah SWT. So….mari kita berpikiran positif dan selalu mendoakan putra terbaik bangsa Afridza Munandar pada tempat yang setinggi-tingginya dialam sana. Kami akan selalu mengingatmu….Selamat jalan kawan, Innalillihi waina ilahi ro’jiun….(iwb)

Advertisements

29 COMMENTS

  1. Innalillalihi Wa Inalillahi Rojiun selamat jalan kawan, saya turut berduka sedalam-dalamnya untuk keluarga, sahabat, fans dan teamny. Saya hanya mau kasih masukkan untuk rider-rider Indonesia ke depan selamatkan nyawamu duluan daripada motor apabila terjadi crash di tengah sirkuit karena dari video amatir di otomotif.gridoto.com sebenarnya alm. Afridza setelah jatuh masih bisa berdiri tapi dia mau selamatkan motornya dan akhirnya di tabrak dari belakang oleh rider no 22 dalam kecepatan yang luar biasa kencang sampai motor rider no 22 terbang begitu tinggi di udara, dan mengakibatkan trauma di bagian kepala, mdh2n dari kejadian ini akan lahir juara dunia dari Indonesia, RIP bro Afridza Syah Munandar, ya Allah tempatkan dia di tempat terbaik di sisi Mu amin YRA

  2. Ralat mas Iwan, Simoncelli meninggal di Turn 8 sebelum hairpin menanjak (Turn 9) ke kiri tempat Afridza tersenggol.

  3. sirkuit ini terlalu lebar bahkan di tikungan utk kelas balap motor, di lap2 awal banyak rider terlihat berantakan gak beraturan memanfaatkan lebar aspalnya utk mencari racing line/nyalip, jd ketika motor jatuh/crash di tengah aspal motor itu gak langsung masuk ke gravel (opini)

  4. Sikit2 dikaitkan dgn makhluk halus,, knp selalu makhluk halus yg disalahkan ?? Gmn perasaan demit di sirkuit Spa Francorchamps di Belgia sana yg sudah memakan banyak korban jiwa ??

  5. dari Dorna sendiri gmn lek? apakah mungkin akan ada peninjauan kembali dari segi safety terutama di T10-11 tsb? kalau ada mungkin bisa ada koreksi derajat tikungan / kontur menjadi lebih aman

    • benar, daripada nyalahin makhluk halus yg belum tentu bersalah,
      sebaiknya Dorna harus cek lagi unsur safety di Sepang, dan juga respon petugas medis di lapangan.

  6. Mungkin yang perlu di evaluasi adalah penanganan pasca kejadian kecelakaan nya. Sempat lihat di Youtube, prosesi penurunan almarhum dari Heli, kok kayak yang kurang meyakinkan, dan cenderung kurang urgensi nya. IMO ya.

  7. kalau dari safety gears yg dipakai pebalapnya sepertinya hanya didesain untuk menahan impak dari benturan yang dialami sendiri, tidak ditambah benturan dari benda2 lain (misalnya motor atau pembalap lain) yang menghantam.

    kalau sudah seperti ini juga sepertinya akan sulit. kalau di jalan raya mungkin analoginya jika jatuh terpelanting lalu menabrak benda keras statis.

    beda jika misalnya jatuh berguling2 ke gravel yang berfungsi menyebarkan impak seluas mungkin.

    turut berduka….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here