iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cak…meninggalnya pembalap merah putih Afridza Munandar di Sepang Malaysia menyisakan rasa sedih dan shock buat para pembalap. Tidak hanya fans Indonesia bahkan riders yang terjun langsung dikelas premiere sekalipun memberikan penghormatan pada pembalap merah putih. Bahkan Marc yang berhasil sabet podium dua sebut bahwa Afridza adalah pembalap berbakat !!!

Pembalap Honda Repsol memberikan penghargaan khusus kepada pembalap merah putih Afridza Munandar. Marc yang bergabung bersama dengan seluruh rider dan pejabat Dorna mengheningkan cipta demi menghormati kepergian Afridza memang tampak sedih. Marquez melihat Munandar sebagai talenta muda berbakat yang berjuang untuk gelar Piala Asia Talent akhir pekan ini. Mempertaruhkan nyawa demi meraih posisi tertinggi dibalap dunia…

Hari ini adalah adalah hari yang emosional setelah berita yang sangat buruk kemarin untuk dunia balap motor. Kami kehilangan satu pebalap muda Munandar. Dia adalah talenta muda, pembalap berbakat dari Indonesia dan aku mengenalnya dari Astra Honda dan kami menghabiskan banyak waktu di sana.

iklan iwb

?Kita tidak bisa melupakan bahwa semua orang di sini tahu dan menyadari risiko yang kita ambil di atas trek. Kami mengambil risiko untuk mencapai tujuan itu. Hari ini kami menikmatinya (kemenangan) karena dia sedang mencari momen ini. Dia (Munandar) berjuang keras diatas motor dan membalap untuk mencapai cita-citanya. Dia akan selalu menjadi pembalap paling istimewa dari GP…

? Ya, Hari ini momen indah datang untuk kakakku (Alex Marquez juara Moto2) dan momen manis untukku (Juara Motogp 2019). Tetapi tentu saja Munandar juga mencari itu. Pada akhirnya dia kehilangan nyawa….kita kehilangan dia demi meraih cita-citanya dan ini mungkin jalan terbaiknya. Istirahat dengan damai teman …” tutup Marc..

Last…Afridza Munandar dinyatakan meninggal dunia setelah doi mengalami high side pada tikungan 10 lap 1. Walaupun tidak ada keterangan resmi dari Dorna namun bisa dipastikan Afridza ditabrak dari belakang oleh rider bernomer 22. Untuk menghormati Afridza, Dorna memutuskan mempensiunkan nomer 4 di ATC. Menurut mereka biarlah nomer 4 milik Afridza untuk selamanya. Selamat jalan kawan, Innalillihi waina ilahi ro’jiun….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!