iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) sukses jalani Start ke-400 selama berkarirnya di Ajang MotoGP tepat pada putaran ketujuh belas Phillip Island, Australia. Secara keseluruhan Ia senang Meski akhirnya hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan, opo wae kira kira kira permasalahannya cakkk?? Mengingat Rossi sempat garang diawal Lap..

Grand Prix ke-400 pastinya sangat istimewa bagi Valentino Rossi, pasalnya ia adalah satu satunya rider yang mampu mencapai angka sebanyak itu. Akhir pekan Race di Phillip Island benar benar disiapkannya untuk menyajikan race yang menarik dan berkesan, ia memulai semuanya dari Hari pertama dimana ia mampu menempati posisi empat dalam kondisi basah pada Free Practice 1, dan kecepatanya juga tidak terlalu buruk pada Free Practice 2 dengan menempati posisi ketujuh dalam kondisi kering.

Hari kedua tidak berjalan mulus bagi Rossi dan juga semua rider karna buruknya kondisi di sirkuit Phillip Island yang berangin kencang, memaksanya tidak ambil bagian pada Free Practice 3 hingga berakhir dengan pembatalan Free Practice 4 serta Qualifiying pada hari Jumat dengan alasan keselamatan. Yupss cakkk karna sebelumnya Miguel Oliveira (Redbull KTM Tech3) telah menjadi korban dari kencangnya angin tepat pada tikungan 1.

iklan iwb

Setelah pembatalan dua sesi pada hari Sabtu, banyak perdebatan terkait bagaimana penentuan Starting grid untuk race. Disisi lain Pihak Race Direction awalnya memutuskan untuk melihat dulu bagaimana kondisi track di hari Minggu pagi guna memastikan apakah aman untuk menjalani Qualifiying sebelum race berlangsung. Rossi adalah salah satu dari beberapa rider yang tidak setuju Jika Qualifiying dilaksanakan pada Minggu Pagi karna menurutnya berbahaya, mengingat angin di Sirkuit Phillip Island ketika pagi hari juga bertiup cukup kencang.

Akhirnya Qualifiying tetap berjalan pada hari Minggu Pagi, beberapa jam saja sebelum Race Berlangsung. Dan diluar prediksi Rossi, kondisi Phillip Island ternyata telah membaik dan angin tidak lagi menghambat para rider untuk geberr gass guna mencari posisi start yang ideal. Sementara itu Rossi berhasil tetapkan posisi start keempat.

Posisi itu nampaknya cukup bagus untuk Rossi, karena ketika lampu start padam ia langsung melesat kedepan untuk memimpin race sementara, namun tidak berlangsung lama pakdeee karena setelah 3 Lap yang telah tempuh, Rossi harus merelakan posisi pertamanya diambil alih oleh Cal Crutchlow (LCR Honda Team). Setelah itu secara perlahan, lap demi lap ia terus menurun dan berakhir finish diposisi kedelapan.

“Itu adalah awal yang baik dan emosi yang hebat dengan cara yang sangat baik untuk merayakan grand prix yang ke-400ku, pada akhirnya hasilnya tidak fantastis, tetapi aku tidak terlalu jauh dari Jack Miller yang berada podium, aku mampu berkendara dengan cara yang lebih baik dan aku merasa lebih kompetitif dibandingkan akhir pekan lalu [di Motegi].” Ujar Rossi..

Kemudian Rossi beberkan penyebab kegagalannya dalam mempertahankan posisinya dibarisan depan, seperti biasa cakk problem pada grip ban belakang menghambatnya dalam persaingan perebutan Podium, tidak hanya itu ia juga menderita ditrack lurus dan juga saat berakselerasi. Yup….top speed M1 kurang maksimal termasuk keluar tikungan..

“Seperti biasa, kami tidak memiliki grip di bagian belakang. Aku sangat lambat di track lurus dan juga saat berakselerasi, aku tidak bisa keluar dari tikungan dengan cepat. Inilah area dimana kami harus bekerja untuk memperbaikinya….”

“Masalah lainya adalah kami berada dalam grup yang besar dan disetiap lap aku kehilangan satu posisi ditrek lurus, jadi jika aku tidak dapat menahan atau merebut kembali posisi didepan, maka pada lap berikutnya dari belakang selalu ada rider yang menyalipku dan aku lebih lambat pada track lurus dibanding semua rider di dalam grup.

“Sayangnya dibeberapa area, aku tidak cukup kuat untuk pulih disetiap lap. Disisi lain aku mencoba berkendara dengan mulus, tapi pada lap terakhir aku bertarung dengan Rins dan menyusulnya. Setelah itu aku sangat dekat dengan Iannone, namun tidak bisa menyusulnya. Balapan di Phillip Island kesannya selalu bagus dan itu adalah pertarungan yang sulit bagiku, tetapi menyenangkan.” Tutup Rossi…

Last…Dengan kegagalan Rossi menjuarai Seri Phillip Island, maka ia telah melampaui rekor terburuknya yang sebelumnya ia cetak pada akhir tahun 2010 hingga pertengahan tahun 2013, dimana ia berpuasa akan kemenangan selama 44 Seri. Dan hasil didepan publik Austalia Minggu kemarin menyamai catatan buruknya, mengingat sejak Assen 2017 The Doctor belum pernah menang lagi hingga saat ini. Balung tuwo trah ance ora ngapusi cak :mrgreen: …..(iwb)

iklan iwb
Previous article[Modifikasi] Suzuki GSXR-150 berubah menjadi Cafe Racer, gila keren !!
Next article[Mega gallery] Ducati rilis Street Fighter V4 bermesin Panigale, gilaaa mahalllll puoll !!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!