iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…jebule panas cak. Ternyata pada saat free practice hari pertama terjadi insiden senggolan yang membuat salah satu komponen Honda RC213V lepas. Marquez yang saat itu sedang melakukan time attacking agar lolos ke kualifikasi 2 merasa diganjal Lorenzo yang melaju kurang kencang. Disinilah Marc berang dan seperti menyarankan Lorenzo untuk tidur dirumah lewat isyarat ? atau menganggap Lorenzo ngantuk ? hanya Marc yang tahu…..

Hubungan Lorenzo-Marc mungkin terlihat baik-baik saja. Namun jika melihat tren memang harus diakui bahwa keduanya tidak demikian. Marc yang memiliki kecepatan dan menjadi rider nomer satu Honda pasti mendapatkan prioritas walau Honda tidak mengakuinya. Diatas lintasan Marc memang kencang atau Lorenzo yang terlalu lambat ? entahlah cak….yang jelas insiden ditikungan 11 Phillips Island menjadi gambaran makin panasnya hubungan mereka…

Marquez yang membidik untuk langsung masuk kualifikasi dua kesal karena Lorenzo lambat di tikungan 11 sehingga memaksanya masuk dari luar serta nyenggol winglet RC213V lorenzo dengan bahunya. Kesal atas kejadian itu Marc langsung damprat Lorenzo dengan isyarat seolah-olah menyuruh Lorenzo tidur dirumah jika terlalu lambat. Reaksi Jorge hanya mengangkat bahu dan merapikan helm. Nah…sebenarnya apa yang terjadi ?

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

” Tentu saja aku kesal karena kita tidak boleh lupa bahwa latihan bebas berarti latihan kualifikasi. Maksudku kamu harus langsung masuk ke Kualifikasi 2 apalagi perkiraan cuaca mengatakan akan hujan 100%. Jadi itu adalah kesempatan terakhirku, melakukan lap time sangat cepat dan aku mencoba untuk menyalipnya dengan cara terbaik agar tidak kehilangan waktu. Seharusnya kamu kamu tidak boleh masuk ‘slow’ mode ‘di tengah barisan….” seru Marc kesal….

“Tentu saja dia akan mengatakan tidak ada ruang. Tetapi pembalap perlu memeriksa di belakang, kamu perlu memahami dan keluar dari racing line. Ya….awalnya aku marah, namun kami sudah berbicara dikantor dan sekarang masalah selesai..” tutup Marc. Lorenzo, yang saat itu menjadi rider tercepat ke-16 merespon tudingan Marc “Sayangnya saat aku melihat ke belakang ternyata sudah ada tiga atau empat pembalap di belakangku. Aku sebenarnya sudah mencoba untuk berada sejauh mungkin di dalam tetapi kami terlalu dekat…..

Aku yakin dia tidak punya niat untuk menyenggolku ketika dia lewat. Insiden ini sebenarnya bisa dihindari jika aku melihat ke belakang…” tutup Lorenzo seperti mengakui kesalahannya. Yup….Jorge yang malang. Entah kenapa doi benar-benar terpuruk dan tidak mampu bangkit sehingga kini doi seperti diremehkan rider lain. Kasihan euy……sampai diberikan isyarat ” disuruh bobo ” atau mengantuk ? dalem tenan, sabar Jorge. Nah, seperti apa sih insiden senggolan keduanya ? intip videonya dibawah ini…..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!