iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sugeng enjing selamat pagiiii. Apa kabar sampeyan semua dimanapun sampeyan berada? semoga selalu mendapatkan perlindungan darinya. Aminn YRA. Cak dipagi buta ini IWB ingin membahas satu hal penting perihal calon trail Yamaha new WR155. Poin yang membuat banyak pertanyaan serta rasa penasaran dari para followers, kenapa motor ini masih pakai tromol? apa yang mendasari Yamaha memilih jalan kesana? kenapa terkesan nanggung? banyak pertanyaan yang akan IWB jawab dan diskusikan sama-sama. Penasaran ? gazzzzzzzzzz…

Akhirnya setelah menunggu cukup lama dan hanya berdasarkan terawangan jengking mlumah murep, rona muka trail Yamaha mulai menampakkan hidungnya lewat registrasi resmi via gambar paten di Indonesia. Registrasi yang dilakukan oleh Yamaha melalui Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha ini mematenkan produk berlabel WR155 dan WR155R pada tanggal 19 Desember 2018 dan resmi serta mendapatkan approval pada tanggal 11 Januari 2019….

iklan iwb iklan iwb

Dari terawangan sementara, IWB menemukan Yamaha tidak mau nanggung terhadap performa engine trailnya. Setidaknya dari beberapa kumpulan informasi yang bertebaran ternyata motor trail Yamaha terbaru yang diduga mengusung kode B3M menggunakan mesin dengan konfigurasi VVA (Valve Variable Actuation) identik dengan R15VVA. Sepertinya Yamaha akan menggempur pasar penggaruk tanah dengan mesin yang powerfull. Analisa ini berdasarkan terawangan dan update terbaru di mana IWB menemukan 1-2 buah petunjuk yang mengarah pada penggunaan silinder head yang begitu identik dengan komponen R15VVA…

” Model Tromol pada XTZ125…..”

Jika analisa dan terawangan ini terbukti artinya Yamaha membuat lima produk dengan mesin yang sama yakni Yamaha Vixion-R, R15VVA, MX King, MT15 dan kedepan adalah trail WR155. walau basis engine identik, satu poin yang berbeda pada B3M adalah karakter. Motor trail WR-155 diduga memiliki mapping torqy dibandingkan R15VVA. Jika R15VVA fokus pada kecepatan puncak, maka WR155 rumornya bakal di tuning lebih ke torsi atau akselerasi. Apakah ini artinya new WR155 akan dibekali fitur assist and slipper clutch? sangat terbuka cak…

Selain urusan mesin, IWB juga menemukan geliat trial produksi tromol belakang B3M. Tapi jangan salah model drum-nya tidak seperti motor kebanyakan karena ukurannya cukup besar khas tromol motor trail. Nahhh dari poin inilah banyak yang berkomentar, kenapa pakai tromol? intip saja para kompetitor yang sudah merilis dengan paket lengkap pada perangkat rem yakni double disk brake. Kenapa Yamaha terkesan kembali nanggung ? Dari sini sebenarnya sampeyan harus jeli membaca tiap artikel secara seksama terutama artikel sebenarnya sudah memberikan petunjuk penting yakni….siapa bilang hanya ada versi tromol ?

Yess…betul cak. Dari artikel sebelumnya IWB sudah jabarkan secara gamblang berdasarkan registrasi paten. Registrasi gambar paten tersebut kita menemukan Yamaha disinyalir akan merilis dua tipe berbeda untuk calon trail garputala. Intip saja kode WR155 dan WR155R. Artinya Yamaha diduga akan merilis dua tipe trail yang terbuka satunya menggunakan tromol dan satunya double disk brake. So….pabrikan garputala terbuka menggempur dari bawah dan atas. Dengan kata lain mereka akan bermain pada sisi pricing dengan menekan banderol lewat versi tromol sedang atasnya dihantam lewat versi full spek yakni doible disk brake pastinya. Pinterrr tooo…

Last…semua yang IWB jabarkan berdasarkan analisa lewat puzzle yang bertebaran diseantero alam “Ghoib” . Makane cak, jangan justifikasi premature alias pesimis duluan. Pantengin wae karena IWB yakin Yamaha sudah memikirkan secara seksama perihal ini. Dengan kata lain, belum tentu WR155 hanya ada versi tromol. Sebagai biker simpel….kita Pantau, analisa, pelototin lalu lirik celengan. Sesuai sikat….ora coret. Ngono wae….ora usah bingung, iyo ora. Kita kan ” The King…” sing duwe duit, bebasssss cak. Wisss kira-kira demikian. So…WR155 ? perang belum dimulai cak, tahun depan yang bakal panasssssss. Wis ah, sholat Subuhan dulu cak….gazzzzzz…(iwb)

Advertisements

61 COMMENTS

  1. Haiyyya nekan biaya ploduksi sampe segitunya …telomolnya pake kue selabi aja balu kelen mulah meliah maaa… haiyyya makasih makasih kamsia kamsia

  2. Haiyya janganlah kue selabi dijadiin caklam kalok emang g ada modal vuat caklam akan oe hibahin ke ahamay piling di lumah oe buat jadiin caklam di motol ni xixixixi….

  3. Kalo buat FBY mah ga peduli kaya gimana bentuk dan feature nya, sing penting mung SOHC 4 Klep aja yg harus dibawa bawa wkwwk…..

  4. berkaca pada strategi MX king, setelah brojolin varian akhirnya yang 1 suntik mati juga. akhirnya ketemu varian yang diterima pasar

  5. Akan lebih logis tipe terbawah versi downgrade yang artinya fork teleskopik, rem belakang tromol, lampu2 bohlam semua. Baru versi tertinggi yg all out, fork upsidw down, rear disk brake, lampu LED. Mantap ???

  6. Kamg iwanbanaran cobalah jadi blogger pertama yg meliput fenomena bengkel yamaha yg saat ini sudah di izinkan yimm pusat untuk bisa terima service semua merk motor….

    ini imbas dari penjualan yg kurang baik sehingga pemasukan service bengkel jauh menurun sehingga skrg yimm pusat kasih ijin buka untuk service motor all brand…hahaha…atau mungkin strategi menarik hati pengendara brand lain di samping menyelamatakan bisnis bengkelnya

  7. Hahahaha si thailancung ganti semvak lagi.
    Gonta ganti. Padahal yg komen dia semua.
    Mau pura2 ganti bahasa, tetep ketahuan.
    Kalo komen ga mutu, itu pasti dia.
    Dasar komentator sampah sukanya nyampah.
    Bikin jijik.

    Utk lek iwb, oke thanks infonya lek…
    Saya pantengin terus di warung.

  8. Terus harganya sedikit di atas dan sedikit di bawah R15 V3.
    Kalau berharap laku, nanti dulu.
    Sebab ekonomi dunia lagi lesu, beberapa tempat akan ada PHK melulu.
    Plus dalam menyongsong revolusi industri 4.0 yang serba digital, robot, AI. Dimana peran & campur tangan manusia akan semakin sedikit. Menyebabkan lapangan kerja semakin sempit. Berbanding terbalik dengan populasi manusia yang makin melejit.

  9. Selabi selabi selabi….waduuh dagangan oe nggak laku, kalok gk laku mending oe templokin di montol oe jadiin telomol,mayaan ngilit kampas leem haiyyaaa

  10. Mesin 155 VVA buat motor trail itu mubazir bgt, motor dual purpose itu ga butuh high spek. Yg pnting durabilitas kaki kaki nya..
    Contoh crf vs klx aja, masih d dominasi klx.. Pdhal cm prbedaan karbu vs injeksi aja..

    • @koyekrh
      Nggak juga bro, crf lbh laku, n lbh baik segala sisi
      Mesin lbh kuat, handling n suspensi lbh baik, udh banyak yg pke, penjualan klx udh ketinggalan sma crf
      Kalau wr keluar full spek, makin runyam klx

  11. calon wr155 masih bingung … pake radiator ato angin sepoi2
    yg dah pasti tromol dan teralis

    fby berharap wr155 harga 20 jt an sebanding verza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here