iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk… Selamat pagi Sugeng enjing semuanya dimanapun sampeyan berada. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, Iman serta kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat….amin YRA. Di pagi buta ini perkenankan IWB sedikit membagikan hasil investigasi terhadap motor sport varian terbaru Yamaha yang sudah dirilis oleh pabrikan garputala di Thailand. Hasil “Tapa Brata berdasarkan ilmu njengking mlumah murep gulung koming”, ternyata progres yang ada ada di tanah air cukup mengejutkan cak. Lhooo nyapooo???

Seperti yang sampeyan tahu Yamaha Thailand secara resmi meluncurkan generasi terbaru motor sport Retro modern menggunakan label XSR155. Menggunakan basis desain dari MT15 yang dirombak ulang motor ini sebenarnya memang sudah disiapkan oleh Yamaha jauh-jauh hari. Yang cukup mengejutkan ternyata pengembangan dan produksi motor ini dilakukan secara pararel. Betul cak….. Indonesia dan Thailand Jalan berbarengan yang artinya produksi keduanya memang akan tetap jalan sendiri-sendiri….

iklan iwb

Nah untuk kode project motor sport Retro modern Yamaha ini mengussung Project B1V. Namun jangan salah kode ini sebenarnya untuk pasar Thailand yang sudah rilis 2 hari yang lalu. Sementara untuk Indonesia tidak memakai kode tersebut. Rumornya demikian (tapi nggak perlu IWB sebut yo cak). Namun bukannya lain produk, kode Project hanya untuk membedakan antara pasar Indonesia dan Thailand supaya tidak tumpang tindih. Sedang produk sendiri Sami mawon yakni XSR155. Terus pertanyaannya Kapan motor sport Retro modern ini dirilis oleh Yamaha untuk pasar Indonesia?

Dari terawangan nggak lama. Seharusnya tidak butuh lama sebab di beberapa kanal dan Pos, tahap trial sudah sangat matang. Ibarat makanan cak…. adonan sebenarnya siap saji. Namun tentu ada proses dan tahapan-tahapan yang harus dilalui. Prediksi sementara jika tak ada aral melintang Yamaha XSR155 akan lahir tahun ini juga di tanah air. Karena progres sendiri cukup mengejutkan, termasuk cepat dan justru yang mengherankan project ini sukses menyalip project B6H yang diduga sebagai Yamaha nmax 155 Facelift. Maksude?

Betul cak…. ibarat power mesin akselerasi Project XSR155 lebih kencang dibandingkan dengan NMAX155 facelift. Jadi kalau melihat dari mata batin dan terawangan (haiyahhh) maka kelahiran XSR155 terbuka lebih duluΒ  ketimbang New NMax155 facelift yang mengusung kode project B6H. Tidak mengejutkan sebenarnya mengingat di Thailand motor yang sudah meluncur. Kelamaan ditahan takutnya terkesan basi, bener ora cak…

Last….progress Yamaha XSR155 ditanah air disinyalir sudah sangat matang. So…seharusnya nya motor ini akan segera di tes di jalanan. Oleh karena itu Cak, kalau sampeyan bertanya apakah XSR155 akan rilis ditanah air? Jawabanyaaaa yesssss, tinggal tunggu waktu. Siapin celengan wae kalau tertarik. Jangan cuma jaz jez joz terus ora dituku pakdeeee…..iyo ora :mrgreen:Β  . XSR155 untuk pasar Indonesia ? ini bakal hot pakdeee…(iwb)

Advertisements

59 COMMENTS

  1. Masih ada secercah harapan FBY, asikkk
    motor second ymh pun jadi laku lagi setelah TUMBANG digempur ADV yang LEGENDARIS.

    • 30jutaan semakin banyak pilihan u motor 150cc .
      Yamaha: NmaxABS, xsr155, R15 dengan teknologi VVA SOHC 4 valve.
      Honda : CBR150 DOHC, ADV( SOHC 2 valve NON VVA/identik new VARIO 150).

  2. sebenarnya yamaha kalo mau retro tanpa embel2 sport bisa lo pakai frame RX -S, lebih ngena karena kalo pakai delta box kesanya nanggung banget …IMHO

  3. Haiyyaaa kasian mark3tingny mo jelasin kelebihan ini motor waaa
    Retro kok pake deltabox

    Gk ada bedanya dg modif pinggir jln waaa

  4. Gw yakin bgttttttt…. Xsr155 keluar, Kawasaki w175 bakal hancur, sehancur2 nya, karna dari performa mesin dan fitur, sxr155 ini benar2 jauh lebih baik, dan model retro modern harga klopun 35jutaan.. tetep value for money, jika dibandingkan kawak w175.. Kawasaki kudu hati2.bgt

  5. Jane ilfil ngeliatnya. Tanki klasik dihantam deltabox. Jadi kayak mekso. Desain itu suka2, tapi tetep ada ilmunya.
    Katakanlah sate itu enak, rujak itu enak, es cendol enak, tapi kalo semua itu dicampur, siapa yg mau makan?

    • Namanya jg jualan. Pengen untung. Lgian pasar retro bgini terbatas. Kl riset lagi ya biaya lg. Mending kl laku. Paling praktis ya comot sana sini. Toh secara keseluruhan desain, masih terlihat nyambung. Retro dapat, kekinian jg dapet.

  6. Mengenai rangka..bagusnya emang pake teralis ,ambil saja contoh teralis mt25 dg sedikit variasi agar keliatan heritagenya. Maka si Xsr akan makin klop figurnya.
    Namun kan kita gak tau ( atau memang ada yang tau )..dg alasan apa Y memberikan sasis deltabox di xsr ini .kemudian untuk menekan harga ,baiknya dijejali saja garpu bison yg 41 mm teleskopix..malah makin masuk secara disain klasiknya.

  7. Terus Honda CB150Exmotion kapan cak masuk Indo? Mohon di korek lagi cak menggunakan ilmu batin mlumah mengkurepnya.

  8. Ambrool celengan neh. .
    Delta box mau diapain juga tetap enak dilihat. Dimotor trail juga cocok. .desainer yamaha mmg cerdas . .ambroollll euyy. .

    • Yamaha pakai mesin byson aja mah, sayang sekali gak dimaksimalkan, asal harga ini dititikberatkan, soale menghidupkan kembali pasar motor spirt itu agak susah. Harus ada gebrakan dr yamaha, pasar 20jtaan ini loooo, yg klasik blm ada.

  9. Akan laku kalau seharga vixion 1 atau 2 juta di atas vixion r karena swing arm vbelakang mahalan ini karena pakai r 15. Kalau seharga r 15 atau lebih mahal jd gak masuk akal. Dari segi ongkos produksi harusnya motor ini lebih murah dr r 15. Gak pakai mudguard, mika lampu velakang simple gak kyak r 15, gak ada body plastik samping, gak ada fairing samping, gak ada winshield..

  10. Auto booking kalau sudah launching…ini baru motor idaman buat yg kelahiran tahun 80 an…boleh disurvei hasilnya pasti milih motor XSR 155. Yamaha jangan sampe kehilangan moment…terlalu lama nunggu yang ada balik kanan sampe matic yg sudah nongkrong di rumah.

  11. Kayaknya masih ada yang kurang, bentuk tangki kayaknya bakalan lebih bagus kalau dibuat miring (menurun) jadi jok lebih pendek. Mirip renderan XSR250

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama