iklan iwb
iklan iwb
“Adv buat meliuk-liuk ringan dan stabil….”

Iwanbanaran.com – Cakkkk…tuntas sudah turing akbar melintasi pulau Dewata Bali nunggang Honda ADV-150. Turing luar biasa karena AHM menyodorkan rute yang sangat lengkap. Bahkan IWB sempat jendindil kedinginan karena sepanjang rute suhu udara sangat dingin yakni pada kisaran 21 derajat celcius. Asli cak, sarung tangan sampe nggak bisa melindungi jari dan terasa kram karena dingin. Semua indikator tersebut terpampang secara jelas di display speedometer pada sensor suhu ADV-150. Termasuk rata-rata penggunaan BBM yang kita habiskan dalam perjalanan. Dan tahukah sampeyan…..ternyata ADV-150 iritnya jiannn kebangetannnn. IWB wae sampe ngowoh nggak percaya. Emang gimana impressi berkendara diatas ADV-150 turing selama 189 km. Yukkk kita bedah dan kupas secara detil. Cekidot cakkk…

Kita berangkat dari Hotel Harris Denpasar sekitar jam 8 pagi. Suhu udara saat itu termonitor sekitar 26 derajat Celcius.  Terpantau dari speedometer Honda ADV150. Untuk memastikan jarak tempuh, IWB mereset odometer ke 0 pada Trip A. Biar tahu Cak Seberapa jauh kita menempuh perjalanan yang dijadwalkan akan dilahap sekitar 5 setengah jam dengan rute yang sudah ditentukan oleh panitia yakni dari Denpasar menuju ke Tabanan….lanjut Kintamani….Gianyar Kemudian pada akhirnya kita kembali ke Denpasar. Nahhh….IWB sendiri masuk grup 4 dengan nomor 01 tanda berada di depan dengan riding gear lengkap yang sudah diberikan oleh AHM seperti helm serta jaket. Setelah semua siap kita pun akhirnya berangkat dengan dikawal dua Patwal nunggang VFR800 serta satu sweeper dari komunitas Honda CBR250RR. Dan inilah yang IWB rasakan setelah menempuh perjalanan selama 189km yang menghabiskan waktu sekitar 5,5 jam diatas Honda ADV150…

Ergonomi

Dalam perjalanan menuju ke Gunung Agung Tabanan kita harus melewati lalu lintas yang cukup padat. Di sini IWB merasakan bahwa visibilitas saat nunggang Honda ADV150 ini cukup istimewa. Tidak mengejutkan karena motornya termasuk tinggi untuk ukuran skutik sehingga motor lain terasa lebih pendek dibandingkan dengan kita. Wiss pokoke rada semi trail cak…jadi uenakkk tenan jangkauan pandangan. Mata lebih mudah menyapu lalu lintas di depan karena tidak banyak terhalang kendaraan lain. Kemudian posisi riding juga pas. Mulai dari kaki dan tangan sama sekali tidak ada pressure yang membuat kita lelah atau capek. Istimiwirrrrr tenan posisi ridingnya….

Tapi jangan berharap kaki bisa selonjoran lurus karena Sampeyan tidak akan menemukan hal itu. Honda ADV memang menawarkan foot rest di bagian depan. Tapi posisi ini tidak lantas membuat sampeyan bisa meluruskan kaki kayak maxi skuter..nggak cak. Lebih sporty dan natural. Bagi IWB penempatannya pas dan berguna sekali ketika sampeyan ingin merenggangkan kaki. Karena pada kondisi normal apapun skutiknya hampir 90% kaki Kita tidak berada di depan namun menapak di Dek secara normal. Dan ini terbukti Karena setelah menggunakan touring selama hampir 6 jam dengan jarak tempuh hampir 200 km badan tidak capek sama sekali. Balung tuwo tetap terasa segerrr cakkkk, jarang-jarang kieee :mrgreen: …..

Engine

Honda adv-150 dibekali mesin dengan basis pengembangan dari Honda PCX 150 namun memiliki karakter dan tuning berbeda. Dari klaim pabrikan torsinya juga sedikit lebih besar. Terus gimana saat dilapangan ketika turing jarak jauh?

Mesinnya haluussssssssssss puolll. Tuhhh….S nya sampe banyak cak. Betul kangbro….IWB harus berikan penilaian tertinggi soal kehalusan vibrasi mesin yang nyaris tidak ada getaran sama sekali. Stang, dek kaki atau bagian manapun tidak ada getaran. Kenyamanan mesin sangat terasa ketika kita melakukan cruising pada kisaran kecepatan 60 hingga 70 km per jam….engine seperti tidak terdengar. Hampir pada semua rentang RPM khususnya high speed,  justru suara angin lebih dominan dibandingkan dengan raungan mesin. Gileee ngantukkk pakdeeee. CVT-nya senyap dan pertanyaan sampeyan perihal gredek….IWB pastikan tidak ada !!!!

Lalu karakter mesin juga cukup baik pada low RPM. Tapi tidak bisa dipungkiri dengan bobot yang mencapai 133 kg Honda ADV150 memiliki torsi lembut pada high speed. Tendangannya tidak ngagetin dan terkontrol. Apakah ini artinya lemot? Nggak juga. Terbukti dengan jalan yang tidak terlalu panjang IWB bisa sesekali nyolong dan tembus 113 km/jam. Kecepatan ini belum top speed karena ditahan fore rider. Dibelakang, bahkan Lek Joe motoblast mengaku bisa tembus 121 km/jam. Lhaaa koq adohhhh? Jangan disamakan cak. Bobot IWB kan 88kg sedang lek Joe hanya kisaran 60kg. Amsyong tenan wisss PWR-nya :mrgreen: . Artinya apa?

ADV-150 lumayan kencang untuk mesin matic 150cc dengan bobot 133 kg. Climbing ability juga cukup baik. Terbukti kita bisa nempel ritme kecepatan fore rider yang menggunakan Big bike serta sweeper yang nunggang Honda CBR250RR. Walau pada beberapa track yang memiliki tanjakan cukup curam, kita dipaksa sering harus mutar gas dalam agar tidak ketinggalan ketiga motor besar didepan. Wehhh kalau begini jambakannya terasa kurang gahar pakde. Nafsunya sih pengen nempel terus. Tapi apa daya…motor didepan ganas-ganas larinya. Dan pada puncaknya, kita pun dibikin terbengong-bengong atas keiritan Honda ADV-150 yang jabang bajul edian njaran tenan. Biar gamblang, berikut IWB lampirkan konsumsi BBM per etape (intip display dibawah kiri) saat turing….

START (reset odometer dll)

Etape 1 (Menyusuri Denpasar menuju Tabanan)

Etape 2 (Menuju Kintamani)

Etape 3 (geber ke Gianyar)

Final etape (Denpasar)

Pada etape pertama di mana kita harus menerjang jalanan cukup padat lalu lintas perkotaan kemudian memasuki Tabanan yang juga naik turun Honda ADV-150 ditangan IWB mampu tembus 43,4 km/liter. Saat itu jarak masih menempuh sekitar 50,9 km. Kemudian pada etape kedua dengan stop point di Kintamani IWB menorehkan konsumsi BBM 44,9 km per liter. Naik dikit dan kembali mencengangkan karena di Kintamani IWB lebih sering gas motor untuk mengejar Honda CBR250RR di rute turunan dan tanjakan. Jarak tempuh saat itu sudah melahap sekitar 113,5 km. Itu belum seberapa sebab pada etape berikutnya lebih irit lagi….

Pada etape ketiga tepatnya di Gianyar Bali dengan kontur jalan cenderung rata lancar, jarak tempuh mencapai 159,8 KM konsumsi BBM Honda ADV-150 tunggangan IWB mampu melahap 50 km/liter. Welehh gileee ini padahal IWB geber-geberrran lho. Dan pada puncaknya atau tepatnya setelah finis masuk Denpasar dengan kondisi macet sore hari jam 4….Honda ADV150 masih sangat irit dengan mencatatkan konsumsi BBM 49,3 km per liter. Kenthirrrrr….sing nunggang gedeeee padahal. Awalnya IWB berasumsi MID tidak akurat. Namun saat IWB memeriksa bar indikator BBM yang hanya turun setengah menandakan  kalkulasi tersebut dipastikan Real Time…

So… bisa kita kalkulasi kasar Honda ADV 150 hanya membutuhkan bensin 4 liter (kapasitas tangki mencapai 8 liter) untuk melahap 189 km mengitari pulau Bali dari selatan ke utara kemudian balik lagi ke selatan. Keiritannya sangat istimewa untuk ukuran skutik 150 cc dengan bobot 133 kg. Dan inilah kelebihan dari skutik Honda terbaru ini. Sampeyan nggak perlu sering mampir SPBU. Lha piye…sekali full tank bisa menjelajah hingga 400 km cak berarti. Dari sini terlihat jelas bahwa Honda berusaha keras untuk memberikan mesin yang balance…tetap powerful namun efisien. Sesuai dengan soul pembuatannya yakni skutik turing semi adventure. Welldone buat ADV-150 !!

Handling dan suspensi

” Buat rebah ekstrim hingga gasruk aspal motor tidak goyang sama sekali, mengejutkan !..”

Satu hal yang juga menjadi fokus IWB adalah kestabilan. Dengan tubuh Jangkung, IWB mengira Honda ADV150 bakal melayang ketika digunakan untuk melaju pada kecepatan tinggi khususnya di atas 100 km per jam. Namun faktanya tidak. Motor stabil dan tidak ada nervous sama sekali. Untuk menaklukkan tikungan pegunungan yang bervariasi naik-turun pun bukan hal sulit. Terkontrol dan mudah dibelokkan. Agilitynya top ! Termasuk kinerja ban OEM pattern dual purposes ternyata termasuk nge-grip. Pada suhu 21 derajat celcius dimana suhu aspal juga ngedrop, traksi ban tetap terjaga gigitannya. Weeihh lumayan juga neh. Siapa menyangka reaksi motor lugas dan stabil kendati melibas tikungan sempit. Menipu tenan cak kalau ngeliat gedenya body !

Sementara untuk suspensi yang paling mencolok adalah bagian depan. Lembut dan terukur. Sedang belakang walaupun tidak bisa dikatakan soft, namun ketika membentur lubang jalanan badan kita tidak terasa terkocok. Secara teknis hal ini memungkinkan karena travel suspensi Honda ADV150 cukup panjang. So… dibandingkan dengan skutik 150 cc yang lain, suspensi Honda adv 150 terbaik di mata IWB !! catet cak….diantara skutik lain lho ya. Lha kemarin ada yang nanya dibandingkan dengan CRF150, tepuk pramuka tenan komparasinya kejauhan. Btw…kalau digunakan sendiri Honda ADV150 masih tetap terasa hard dibagian belakang. Setelan ini diperlukan karena bagian belakang untuk menahan beban jika sampeyan berboncengan. Jika terlalu lembut tentu akan menggadaikan handling. Mantul cak efeknya. Makanya sepertinya Honda mencari ditengah-tengah….

Perangkat rem

Motor yang kita gunakan semuanya menganut anti lock brake system. Dengan ABS tentu semua terasa aman walaupun kita Panic brake. Terbukti  touring selama 189 km  beberapa kali menggunakan  rem secara keras namun motor tidak terasa Limbung dan bisa berhenti dengan sangat baik. Tapi kan masih single channel kang IWB ? Yup…betul cak. Hanya saja fakta di lapangan memberikan bukti bahwa rem Honda ADV 150 ABS cukup mumpuni saat hard braking di jalan raya. Analisa pribadi hal ini dikarenakan skutik ABS Honda sudah lebih maju. ABS-nya mampu menekan kaliper selama 10 kali/detik sehingga memberikan feel lembut namun pakem. Ketika kita panik brake getaran tanda saat ABS bekerja yang membuat kita kesemutan juga tidak hadir. Alussss….

Yang perlu diimprove

Nahhh… dari sekian sisi positif yang memang tidak bisa diingkari, tentu ada ada beberapa Point yang perlu di improve pada Honda ADV150 agar semakin sempurna. Yang pertama adalah kekerasan busa yang masih terasa stiff. Diatas 150km mulai terasa tuh bokong rada panas. Yang kedua cover jok yang terlalu lentur sehingga ketika kita melakukan hard braking, cover jok malah mengikuti bokong seolah-olah ikut geser. Mungkin kedepan pabrikan bisa menambah jahitan termasuk memilih busa yang lebih empuk. Kalau 2 hal tersebut bisa diperbaiki, Honda ADV150 nyaris menjadi motor 150cc yang sempurna untuk menemani sampeyan touring jarak jauh. Trah jozz tenan !!

Last….. Itulah sekilas impresi touring 189 KM diatas Honda ADV 150 di Pulau Bali. World Premiere touring yang tentu akan memberikan gambaran kepada sampeyan seperti apa Honda ADV150. Dengan membuktikan sendiri menjelajahi Pulau Bali bisa dipastikan motor ini memang cocok bagi sampeyan yang menyukai touring jarak jauh. Mesin yang sangat halus minim getaran (terbaik soal ini), handling yang ringan namun stabil serta konsumsi BBM yang sangat irit termasuk tangki besar (8liter) didukung suspensi yang jempolan dan ergonomi riding yang pas tidak bikin capek akan menjadi nilai tersendiri yang sulit ditolak. Sebuah impresi riding yang harus sampeyan buktikan sendiri untuk mengkonfirmasi bahwa seluruh penjabaran IWB klop dengan yang sampeyan rasakan nanti. Saran IWB, Jangan pernah mencoba kalau celengan cekak karena sampeyan akan sulit tidur. Ketimbang gelisah dan gundah gulana…iyo ora pakde. ADV-150?…nyithak sugih cak, lha irittt puoll je. Salam juozzz gandozz celengan bledozzzz !! :mrgreen:(Iwb)

Foto-foto turing ADV150

Advertisements

132 COMMENTS

    • yang dicari dari motor matic itu apa sih? ya pasti sisi kenyamanan , irit bbm dan fungsionalitasnya kalo beli matic karena nyari speed buat kebut”an kenapa nggak ambil sport aja
      apalagi yang banggain jumlah klep, coba lah survei pengguna matic mana ada beli karena klepnya 4 kocak vva aja pada nggak paham kali wkwk
      ibarat beli sapu buat nyapu bukan buat ngepel, ngepel ya pakai kain pel mau nyari speed ya ambil motor sport mana ada MOTO GP/WSBK balapan pakai matic wkakakaka

    • Buset 21° itu dingin lek?….. orang jakarta lebay2 amat ya???? Main main ke malang lek… di sini kalo malem 16° suejukk ato ke batu 14° kalo malem…. 21° kok dingin…lucu sampean…

    • Maxi Yamaha series memang raja jelajah highway dan pegunungan antar kota dan antar provinsi, bahkan antar negara dan benua dan dunia… Kenapa? ini Maxi bro big n big! mesin nya canggih dan modern bro ahahaha… 4 valve + vva/vvt-i… Jadi ciri ciri maxi yaitu bigskutik nyaman dan harum bau mesin nya karna canggih dan modern powerfull 4valve + vva/vvt-i high way performance

    • Yg ngerti mesin ya pilih 4 klep lah apalagi plus vva kaya di mobil gitu, yg gak ngerti yg penting banyak gincu walau bodi tipis wokwkwkwk…

    • Gak nyesel Ambruooooolll Celengan Lek ? gua baru dapet 122 km/ h .. masih banyak sisa gazzz..
      Pokoke Wuzzzzzzz. Namun tetep irit ,?
      Adv ? Juoosss ghandozzzz.. wajib dipinang.

    • Kalau gua pingin kenceng lagi..mau 160 atau 170 ..yaa gua ngegas 250 Rr gua lek ?. Tapi salut emang lek sama siAdv ini , gaz tiviz2 but Wuzzzzz.. ?

    • Motor yg di gadang gadang dual purpose ternyata ngga mampu di medan off road…ngga
      jauh beda sama matic di kelasnya ???

    • Jangankan metixnya ,Sport 250 nya aj irit Lek…wuzzzz juga ?? ediaaaan.
      Bisa2 melebihi target nih jualan siAdv .
      Target +- 8500 perbulan ..sekarang dah 10 ribuan Lek..belum sebulan Eeeeeeeedddhiaaan ?

    • Baru bisa bikin vva aj udh sok2 an bilang mesin canggih
      Apalagi klo dah bisa bikin MOBIL
      Malu tong…..bisa diketawain bengkel tambal ban mobil nanti
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

    • Yg namanya Maxi skuter ya harus ada fitur kekinian lah…..
      Masa Maxi skuter masih pke konci gembok
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

    • Wowokwkwkwk.. ada yg kepanasan sebelah sudah 4 klep plus vva , kenapa ngahem gak bikin, dia tau kebanyakan konsumen gak ngerti mesin, kalau mau dibuat mau harga berapa wowokwkwkwk

    • Dulu gua cuma menetapkan 1 patokan sekalian riset2 kecil , dg mengamati performa 125 Vario. Berdasarkan 125 tsb sudah cukup bagi gua mengambil kesimpulan..V125 aj bisa menusuk 155 + benalu pelatuknya ,berarti 150 nya dah pasti juga oke. Dan emang terbukti ?
      Malah gua sangat takjub dg si110 , xmax aj ampe Ko ngelawan nanjak2 diaspal mulus ,sama2 boncengan malah ??
      Kesimpulannya? Cc offside plus benalu pelatux itu tekhnologi canggih bagi Y . Tapi itu tekhnologi Y yang sangat sangat biasa bagi H dan embel2 technologi tsb memang hanya sebagai gimmick adanya ( menipu efbeyek wawasan dangkal ) ? tekhnologi yang ngaruhnya cuma 1 persen..itupun Untung2 an ?
      Mau lihat contoh disisi lainnya? Geser ke sport 150 ,
      155 plus benalu pelatuk = 19 hp wyihhh ? ….
      Lihat gsx150 cukup 147 koma Cc ,dengan hanya melepas redline hingga 13 ribu..mampu bikin tekhnologi Y yang ‘ katanya Tinggi ‘ tsb tak berdaya ?
      mari lirik cbr150.. dg Cc 149 koma dg power yang diKebiri..jika si cbr dilepas juga dengan redline 13 ribu layaknya gsx , dengan Tenaga yang sudah ngisi dari bawah efek format Near Squarenya….maka terjawab sudah ,bahwa tekhnologi Cc offside + benalu pelatuk menjadi tekhnologi Abal2 ?

    • Sama aj toh dg abs nya? H abs 1 channel..bisa 10 tekanan perdetix .
      Y punya abs 2 channel 1 channel nya 4 tekanan dalam 1 detix..dikali 2 malah 8 ? yang penting jumlah channelnya lebih banyak ya kan? Lirix efbeyek ?

    • Coba lihat apa yang dicari konsumen kebanyakan? Apakah embel2 gimmick abal2 ? Bukan..konsumen kebanyakan tetap memilih H , konsumen gak mau membeli Gimmick ,tapi yang dibeli adalah barang nyata dan sesuai dg kebutuhan ? mungkin tahun depan dah 85 persen MS H ?

    • pakar says:

      10 August, 2019 at 11:02

      Top speed cuma 116km cakkk mentok media ternama yang berani kasih info, tak seperti bloger

      oww yg memalsukan watermark itu ya?

    • Wkwkwk…
      Ngebut kok pakai matik, matik sih yg dicari kenyamanannya.
      Klo power yg diutamakan, harusnya dari dulu mio 125 cc akan lebih laris ketimbang Beat yg 108 cc.
      Tapi kenyataanya di lapangan penjualan Beat lebih dari 10 kali lipat penjualan Mio 125.
      Apaladi sekarang nasib Mio 125 lebih tragis lagi, hampir2 ga pernah nemu Mio plat baru di jalanan.
      Ini membuktikan hampir semua yg beli motor matik itu cari kenyamanan, bukan top speed.
      Klo pengen kebut2an ya pakai motor sport.
      Anehnya Yamaha klo motor sport malah dibikin lemot, katanya yg penting nyaman.
      Wkwkwkkk…
      Logikanya udah kebalik.
      Jadi sangat wajar klo makin kesini yamaha makin ga laku.

    • Beat jangan disebut Bro..kasian ? beat itu 1 juta unit pertahun..jauh diatas jualan semua produk Y yang kisaran 60-70 ribu ( all produk ) ?

    • Maxi skutik Yamaha 4 valve + vva/vvt-i sebagai dapur pacu mesin memang canggih dan modern highway high performance..! itu bukan gimmick tp realitas utama yg dibutuhkan sebuah Maxi skutik yg bodinya besar dan panjang serta berat tentunya, jadi performanya tinggi dan balance buat jelajah antar kota antar provinsi atau lintas negara dan benua sangat nyaman dan asyik powernya ngisi terus dan asyik ! untuk melintasi highway dan highway pegunungan seperti eropa yg indah atau highway gurun di amerika itu sangat indah kencang dan bro ahahaha

    • Kepengen nyaman beli PCX / ADV
      kepengen kuweceng beli CBR 250RR
      Kepengen moge beli XADV
      kepengen mobil beli honda jazz
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

    • Malah ngacir Vario ?? tiada lawan…
      Kalau mau metix ala Sheriff Texas…ambil Pcx
      Kalau mau metix ala Indian Apache.. ambil Adv
      ??
      Pasangan yang sangat Sempurna..gak salah deh ,banyak yang sudah memiliki Pcx …tetap menjadikan si Adv sebagai teman baru ?

    • Pengalaman dilampu merah.. ? rider2 lain disekitar memang banyak terpukau ,malah lampu merah jadi tempat ngobrol asik dadakan ?

    • Tapi saat lampu hijau nyala….Giliran gue yg malu. Dibabat beat, dilibas Nmax, diasepin Aerox… Duh.duh.duhhhhhh…. Masa motor gagah dikepretin motor tetangga.

    • Kalau Fenomenal Adv ini mampu menggeser Pcx dibawahnya…gak bisa dibayangkan ,metix tetangga cuma jadi pajangan doang ? tapi dari pengamatan…pcx dan Adv tetap imbang .
      Dealer deket rumah gua kek minimarket sebrang2an … H sedikitnya 2 pickup sehari dg 5 motor diatasnya ,selaku ada pcx.
      Sebelah 2 pickup juga sehari , 1 pickup nongkrong doang ,1 nya lagi ngangkut 1 pinoh ?

    • Fine2 ae Supri 150… Pengen nyaman sitik yo CB150, luwih nyaman mneh yo Namex, pengen nyantai pol yo Kebo Byson.
      Nyantai semi ugal2an tuku Rombeng25, Sruntulan pas sepi yo Mode Sport+ ?

  1. Mending Nunggu Gen II ADV 150 kr biasanya u produk awal AHM banyak yg harus improve.
    Berkaca case PCX lokal ,CBR 150 lokal awal peluncuran.

  2. Dengan segala pujian pujiannya … barometer kekiniannya nya lihat ojol pada pake/gak … kalau nggak ya gak pas buat banyak hal … genio aja gak keliatan

    • lah goblok. Genio aja Belum ada di dealer bodoh wkwkkwkw gua kemarin beli genio aja bilangnya ready pertengahan agustus bareng ADV. Hadohhh otak d pakai

  3. Waktu beli vario pertama2 juga sama ga ada gredek2…halus… setelah beberapa bulan… gredek2 abiiies… plus tebeng depan udah kaya mau copot pas akselerasi..jujur beli matic honda (vario 150 2017) adalah kesalahan terbesar dalam hidupku… coba gitu direcall..dibenerin yg bikin gredek2… jgn jawabannya… ciri khas vario memang begitu… hadeeeh

  4. Seperti biasa.. umur enaknya cuma setahun setelah itu rem gak pakem dan ini itu yg gak berfungsi normal. Masa tiap tahun keluar baru terus. Berarti pabriknya tau selera orang indonesia yg gengsi dan bosenan jadi “ngapain bikin motor awet cukup 3tahun saja”

    • Kalo rem mau pakem harus pastikan dalam kondisi bersih.. orang2 yang ngeluh rem ga pakem malah saya amati piringan cakram nya uda pada gak rata ? karna telat ganti kampas rem, jarang diberishkan pas tune up

    • Konsumen datang kedealer H
      Mas/mbak..bikin Spk dimana dg siapa? ?

      Konsumen datang kedealer Y lihat kirikanan muter2 malah ada harga2 promo..sikonsumen? Balik kanan..pulang tidur ?

  5. Ahh kalo lek iwb yg review mah pasti josss semua ? desain Vixion SPBU aja dibilang josss dulu sama lek iwb, lebih gede gagah diliat langsung kalo ga salah bilang gitu dulu

  6. Buset 21° itu dingin lek?….. orang jakarta lebay2 amat ya???? Main main ke malang lek… di sini kalo malem 16° suejukk ato ke batu 14° kalo malem…. 21° kok dingin…lucu sampean…

  7. Kalo cuma segitu y gk terlalu istimewa..kirain bisa tembus 60km/liter
    Matic 150cc lbih dkit ?
    waktu masih kinyis2 dulu bisa 50km/liter,skrg standar 45km/liternya…ingat..sy tinggalnya d surabaya yg lalu lintasnya kya apa..
    Klo cm segitu dgn lalu lintas lancar jaya itu biasa2 saja wan

  8. Percaya kok keunggulan Honda Adv pasti sesuai apa yg dirasakan Cak IWB, tapi semoga IWB juga objektif ketika sudah pakai berapa bulan dan mulai kerasa gredeknya sebaiknya juga tetap di Ulas cak.

    Soalnya di group sudah ada yg merasakan hal itu, dan dibawa ke Bengkel resmi honda cm dibersihkan saja seperti yg sudah-sudah 😀

    • Sama bro, vario saya baru beli 6 bulan sudah gredeg. Dibawa ke bengkel resmi cuma dibersihkan trus gasnya digeber. Gredegnya memang hilang kalau gas digeber. Tapi kalau mesin sudah dingin gredeg muncul lagi.

  9. Setelah memilah dan memilih ternyata pilihanku tertuju sama ADV ini. Ini gara2 racune kang IWB. Jian susah di obatin…… btw yg sangar warna apa yahhhh

    • Sangar ya hitam mate bro ? mewah kalem kek Adv gua mate brown ?? baru 122 km/h tes pertama…masih ada 40 persen lagi bukaan gas …wuzzzzz ? mau dibetott gimanapun masih irit badaaaaiii

  10. Ya bener masbro..
    Satu satunya pr motor ahm adalah jok agak keras… tapi awet …

    ini big skuter paling lincah dijalanan…

  11. buat remnya yg cbs pakem ngga? punya saya yg depan kaya kurang ngegigit ya, harus diteken agak dalem baru berasa motornya ngerem

    • Bisa di setting nipple kaliper nya biar lebih empuk.. tp jarak pengeram jadi agak dlaam…. Mekanik ahass langgananku yang setting

  12. Ngetes irit jgn trek lempeng gitu mas…
    Semua mesin lempeng pun irit ninja 2tak turing medan berastagi jalur lempeng irit… 1:28..
    C280 6 silinder, bawak di jalan tol pun irit… Pas bawak jalan perkotaan macet + panas, baru bejat nie c280 1:4… Di tol lempang.bisa 1:8

    Tidak bisa jadi patokan, ngetes irit jalur di luar perkotaan..

    • Ngetes iri produk, di luar jalur perkotaan padat..
      Itu hanya sales dan trik dagang… Krn mereka incar angka besar, biar dikira Hemat…
      Dan di brosur selalu di tulis ps, bukan HP,, krn angka ps lebih besar dari hp..ini semua hanyalah trik dagang.. Krn tak semua org paham..

      Kayak mobil lcgc, brosur, 1:20 an,, lu tes di perkotaan padat, paling 1:11.

    • @koq aneh
      Ps itu satuan daya sama dg kw, hp, bhp
      Gakda masalah, di jepang satuan daya memang pakai PS tinggal konversi saja gakda tipu muslihat
      Ya ini kan turing bro masak turing muter2 dalam kota?
      Yg bener aja ente?
      Sekarang bagi user big scooter lain bisa memperkirakan dan mengkomparasi dg tunggangannya kira2 adv 150 ini lbh irit gak?
      Gtu aja, smw jga tw lah kalau macet ya jadi boros

  13. Iya pak pakde..adv irit.. kan pakai mesin vario, terus masih dua klep

    Kalau nmax agak boros wajar karena pakai 4 klep vva, power juga beti sama ninja 150rr

    Motor kencang dan nyaman pilih nmax

    Motor elegan dan santai pakai adepe

  14. Katanya sih, Jok licin karena ada plastik di antara kulit jok dan busa, Cak. Di grup ADV FB udah ada yang nyopot plastiknya. Jadi biar nggak licin, busa jok harus di-unboxing dulu.
    Dan saya setuju soal jok yang keras. ini matic 33 juta-an, yang bagi sebagian orang adalah uang yang besar. Jadi wajar kalo konsumen nuntut kenyamanan yang lebih dibanding matic di bawahnya. Semoga bisa di-improve di masa depan.

  15. Belum sebulan ne motor dah hilang wah nya. Biasa ngelihatnya. Nasibnya 11 12 kayak aerox ntar. Belum lagi kalo malem dikira orang bawa vario. ???

  16. Sebetulnya kalo mau pasang vva itu di motor yg dimensinya rada kecilan ky vario lebih enak bisa pecicilan, kalo vva dipasang ke nmax/aerox sayang gk terlalu begitu berguna karna mau nyelip aja rada susah. Makanya matic gede gitu gk terlalu berguna dikasih mesin kenceng

  17. apalah daya cak
    ane fans merek Y
    apapun bikinan H, ane tak pernah tertarik
    walaupun reviewer bagus2
    ane tetp kukuh dengan merek Y,
    teringat beberapa bulan yang lalu
    ketika bokap beliin ane pcx
    ane gak mau, jangankan memakai
    test ride pun ane gak mau
    akhirnya kasih adek
    saya pun beli merek Y dengan uang sendiri
    dan aku tetap tidak berubah.
    bokap hanya bisa geleng2 kepala

    sekaliYetapY

  18. Tertarik sih lek buat ngambil adv, tp yah… saya gk percaya sekalipun yg namanya tes ride karena yg beli ttp aja konsumen, nunggu yg pake 2 sampe 3 bulan ntar nasibnya kayak gimana, berkaca dari pcx. Padahal udah mau ngambil abis lebaran kemarin. Semoga gk penyakitan kyk sodaranya, entah itu stang teyeng lah, cat bagian dek tau2 ilang lah, seker belakang ambrol lah, speedometer krenyep2 lah, cbs boros kampas rem lah, cvt grodakan lah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here