iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pakdeeeeee….kabar gembira cakkkk. Happy news datang dari negeri kita tercinta Indonesia yang akan menggelar balap Formula E. Balap motor listrik bergengsi ini konon sudah disepakati antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan penyelenggara formula E. Konon tandatangan kerjasama gol setelah tim dari formula E melakukan survei pada tanggal 8 hingga 9 Juli 2019 kemarin. Weihhh mantaappp kieee…

Dari informasi terbaru bisa dipastikan bahwa Indonesia akan menggelar balap formula E setelah kesepakatan berhasil dilakukan antara Gubernur DKI Anies Baswedan dengan penyelenggara balap. Kerjasama ini dilakukan setelah pihak penyelenggara melakukan survei pada tanggal 8 hingga 9 Juli 2019 dengan hasil positif bahwa rute jalan raya yang akan digunakan cukup layak untuk balap bergengsi dunia. Perjalanan ke sana memang tidak mudah. Berdasarkan postingan Instagram dari pak gubernur diperoleh kepastian bahwa sejak 3 bulan tim dari Formula E datang khusus ke Jakarta untuk melakukan survei. Berikut status lengkap pak Gubernur…

Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E.

iklan iwb
” Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat survei langsung dipagelaran Formula E…”

Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya.

Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan tertib dan tak banyak bicara.

Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang juga legenda dunia balap mobil. Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat.

” Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat survei langsung dipagelaran Formula E…”

Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan.

Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah!

” Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat survei langsung dipagelaran Formula E…”

Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan.

Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global.

Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia! “

View this post on Instagram

Alhamdulillah, berhasil! Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di tahun 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E. Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik, dan diadakan di sirkuit jalan raya. Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan tertib dan tak banyak bicara. Puncak pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang juga legenda dunia balap mobil. Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat. Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. Menurut preliminary study, satu event balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 T. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha bagi warga Jakarta. InsyaAllah! Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta yang berkesempatan. Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global. Mari Jakarta, kita bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia!

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

Yup…sebuah kabar luar biasa dan tentu kita bangga dengan konfirmasi ini. Artinya pelan namun pasti Indonesia akan menjadi negara yang sukses menggelar beberapa balap kelas dunia termasuk MXGP beberapa waktu lalu. Dilalah sekarang menyusul Formula E. Eitttt tapi tunggu dulu…

IWB masih berharap Motogp-lah yang akan menjadi penentu prestasi negeri ini dalam bidang olah raga balap. Jika Indonesia sudah mampu menjadi tuan rumah balap Motogp, baru juozz gandozzz. Yah, step by step cak. Btw…saat ini kita masih menggantungkan harapan cukup besar di Mandalika Lombok. Semoga saja. So…Formula E ? balap mobil senyap ki, tetap bikin penasaran sih…juozzz mantap pak Gubernurrrr….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!