iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkkk…..kabar terbaru mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang menggodok secara serius regulasi serta beberapa hal untuk mendorong kendaraan listrik secepatnya. Tujuannya satu agar sejumlah industri yang terkait tidak ragu-ragu untuk masuk pasar ini. Apalagi menurut Ketua DPR RI Bambang soesatyo, Presiden Jokowi memiliki keinginan kuat untuk mengelektrifikasi kendaraan secepatnya. Tanda kendaraan bahan bakar minyak bakal usai?? Weeihhhh….

Kabar terbaru diulas oleh detik yang secara khusus membahas mengenai pernyataan ketua DPR RI Bambang soesatyo yang menegaskan akan segera menyelesaikan aturan perihal kendaraan listrik mengingat Jokowi sangat kuat ingin segera mendorong migrasi dari kendaraan BBM ke listrik. ” Karena di negara lain sudah umumkan sekitar 2020-2030 ataupun 2025. Di tahun itu pemakaian kendaraan berbahan bakar minyak akan migrasi ke listrik …” seru Bamsoet seperti dilansir detik (26/6/2019)…

Aturan mengenai ini (kendaraan listrik) segera rampung dalam waktu dekat. Ini keinginan kuat Pak Jokowi agar migrasi BBM ke listrik di Indonesia lebih cepat...” serunya lagi. Senada dengan Ketua DPR RI Bambang soesatyo, pengamat kebijakan publik Agus pambagio dan juga bagian dari tim pembahas mengatakan bahwa aturan kendaraan listrik saat ini telah ditandatangani oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan menteri perindustrian Airlangga Hartarto. Namun masih ada dua menteri yang dibutuhkan untuk tanda tangan Menteri Hukum dan HAM Yosanna Laoly serta Menteri Keuangan Sri Mulyani…..

” Baru 2 menteri yang sudah setuju, minggu lalu saya cek menteri ESDM dan Menperin sudah setuju. Sementara Menteri Hukum dan HAM belum…kemenkeu juga. Nggak tahu kalau sekarang mungkin saya harus cek minggu depan...” serunya. Menurutnya lagi aturan tersebut diharapkan bisa kelar dan terbit bulan depan sebab prosesnya telah memasuki tahap akhir sampai di tandatangani presiden. “ Kan tinggal masuk setneg. Ini terakhir sebelum ditandatangani presiden menteri harus setuju dulu…” tutupnya via detik…

Dari seluruh keterangan di atas bisa kita pastikan bahwa rencana pemerintah untuk meng.”listrikkan” seluruh motor bensin sangat serius. Kondisi yang cukup menarik mengingat saat ini kendaraan listrik memang masih belum dilirik oleh para bikers karena keterbatasan. Tujuan pemerintah cukup baik ingin membuat polusi udara di negeri ini berkurang drastis. Bisa dibayangkan jika seluruh kendaraan sudah tidak lagi menggunakan bensin dipastikan kita akan memasuki era baru….era yang super senyap serta Zero emission. Namun tidak bisa dipungkiri secara kepraktisan mesin listrik memang masih jauh dibandingkan dengan mesin bensin yang memiliki SPBU di mana-mana….

Jarak tempuh yang sangat pendek dengan sistem yang belum bisa kita katakan sempurna. Mungkin beberapa pabrikan non Jepang telah melangkah duluan dan diproduksi masal. Tapi untuk motor Jepang, rata-rata motor listrik sangat mahal. Belum lagi bobot baterei yang luar biasa berat sehingga motor terasa kurang simpel. Yahhh mungkin kita butuh waktu cak. Cuma harapan IWB semoga rencana ini benar-benar matang dan tidak grusa-grusu mengingat motor sudah menjadi senjata utama untuk para pekerja. Kesiapan segala komponen khususnya penyedia baterei hukumnya mutlak….

Last…. Ketua DPR RI Bambang soesatyo berharap Jakarta sepenuhnya bebas polusi dari emisi gas buang BBM pada tahun 2030. Apakah ini artinya ditahun itu sudah tidak ada lagi motor BBM ? entahlah. Yang pasti Hingga detik ini belum kita ketahui regulasi finalnya. Apakah dengan kelahiran mesin listrik maka mesin BBM akan betul-betul dilarang pada tahun tersebut? belum tahu. Jika itu terjadi maka kemungkinan mesin bensin akan menjadi kenangan masa lalu seperti mesin 2 terbuka terjadi. So…motor listrik ? siap ora sampeyan tinggalkan mesin bensin pakdeeee? ….(iwb)

Gimana reaksi sampeyan cakkk !!
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Advertisements

61 COMMENTS

  1. Motogpnya masih mesin minyak piye….
    F1 jg masih mesih minyak….
    negara mau aja sulit apalagi negara berkembang

    • Masih lama untuk terwujud …
      paling cepet 30 tahun lagi , motor listrik dg motor bensin masih jalan beriringan.
      Pure listrik? Mungkin1 abad lagi ? tapi…1 abad lagi itu udah zaman motor terbang, motor terbang yang layak masih pake bahan bakar , nah balik lgi ke fosil ?

    • Di indonesia, semakin banyak yg pake kendaraan listrik ,,,, makin banyak hutan Kalimantan yg gundul ,,, hah hahahaaa

      Gak perlu sok-sok an pake kendaraan listrik ,,,, pembangkit listrik di indonesia mayoritas pake batubara

      Mampu bertahan berapa tahun itu Kalimantan, mencukupi kerakusan akan listrik

      Klo bepergian cukup pake sepeda onthel saza ,,,, cukup membantu

    • Kendaraannya udah siap. Produksi anak bangsa. Eh regulasinya blum ada. Kebanyakan baca doraemon…….

    • Pabrikan pada ngebut ngabisin stock design baru. Terutama yamm

  2. Semoga materialnya terutama bahan baku baterai (rare earth material) bisa didapat dan diproduksi disini, supaya cost berkurang signifikan.

  3. Katanya teknologi utk kendaraan Listrik saat ini malah ujung”nya lebih merusak lingkungan.
    Bahan dan limbah batery, + kan butuh bahan fosil juga utk listrik.
    Entah dimasa mendatang.

    CMIIW

  4. Kalau menurut saya mending utang negara, bumn, etc diselesaikan dulu.. setelah itu mulai investasi ke teknologi..

  5. Masih belom yakin pabrikan jepang bisa bikin pure 100% motor listrik.Viar aja udah punya,tiongkok juga udah,belom lagi gogoro ngga tau buatan negara mana

    Teringat artikel yg membahas pabrikan jepang (H,Y,S,K) akan bekerja sama bikin motor listrik

    Menurut pandangan lek IWB sendiri gimana tentang mo – trik ?

  6. saya pribadi sedang menunggu tangan2 kreatif dari seniman modifikasi yang akan membuat mesin listrik yg PNP yg bisa ditempelkan pada sepeda motor yg ada saat ini.
    kebayang gak om iwan, misalnya suatu ketika ada modifikator yg membuat mesin MIO dimodif jadi mesin listrik?.. seru kayaknya ya?….

  7. Naek transportasi massal saza. Klo dekat dalam kota ngonthel wae rekkk. Wis siap seli iki cukkk

  8. Boleh boleh saja,tapi minimal ada 3 hal yg wajib
    1.harga setara sepeda motor bensin
    2.isi ulang batrei gak nyampek 15menit
    3.gardu pengisian batrei harus menjamur kayak SPBU.
    TANPA ITU,BERAT pak PRESIDEN.

    • Kalau sekarang sih, gk perlu ngisi baterai lagi dijalan… Pasalnya udah banyak yang nyediain sistem Penukaran baterai mirip Gogoro atau kymco… Cuma ya… Itu.. Belum masuk sini.

  9. Di Indonesia motor sudah jadi andalan untuk perjalanan yg sangat jauh hingga 2-5 jam, batere motornya harus bisa tahan hingga selama itu dlm sekali full charge. Mau segede apa baterenya dan seberapa lama ngechargenya jadi PR yg lumayan sulit…

    • Kalo negara yg udah banyak menerapkan ini biasanya mereka sistemnya tuker baterai, jadi bukan ngetem ngisi baterai.

  10. Ekekekeek.
    Kematian mesin bbm tinggal menunggu waktu.
    Lah mengko kemerduan siulan turbo pajero mu di genti suoro mp3 ae tah mas jamil??

  11. Pemadaman listrik dari PLN nya aja masih sering dan lamaaaaa,
    batre abis + Pemadaman listrik = ngesot
    mana biaya listrik mahal pula, kelebihannya cuma gak ngeluarin polusi udara doang, sisa nya ? entahlah…

    • kendaraan listrik untuk benua yang tidak punya lahan pertanian ( europe), amerika latin sudah lama menggunakan bioetanol, indonesia dengan biodiesel, timur tengah minyak tinggal gali tanah sudah keluar. permasalahan nya komponen bekas dari accu dengan jumlah massive akan sulit terurai. klo radiasi nuklir siram air laut beres…lha bekas elektrolit dan komponen accu????

  12. Kendaraan Listrik cuman alternatif! Karena sekarang para Ilmuwan sdg meriset bahan bakar Sintetis ??

  13. Waduh, kasian anak kos, tagihan listrik naik, ibu kos mrengut, biaya kos bulanan naik. Yg pnya rmh sendiri, pusing mikirin bayar listrik. Pegawainya charge motor di kantor, pengusaha mencak2 cost listrik nambah, blm demo kenaikan gaji tiap tahun.

  14. ora grooongg…ora mantep. tetep bensin…lebih simple..ngapain…carger baterai motor???? carger hp saja sambil narik kabel…saking gk sabar penuhnya! gk mikirin apa?? buat rider yg ada di daerah pedalaman ataupun kampung?? kalaupun mau tuker baterai yg lebih cepat..mesti pergi dulu le kota! masalah polusi…itu nomor 100. gua kgk munafikkk…

    • Masalah polusi no 100, ya karena lu belum ngerasain diri lu, keluarga lu, anak lu kena ISPA, asma, atau penyakit pernapasan lainnya.

  15. Menurutku lebih baik dikembangkan bahan bakar minyak Non Fosil, di Amerika sedang dikembangkan alat yang mampu menjatuhkan drone banyak sekaligus dalam sekali serangan(laser) artinya dengan Kendaraan listrik memungkinkan untuk melakukan system kejut dikendaraan tsb. Jadi disamping ada sisi positifnya sisi lain juga harus dipertimbangkan, jangan ikut ikutan Listrik biar dikata Negara Sudah Maju.

  16. Kendarannya zero emission, eh pembangkit listriknya masih pake batu bara/bbm, ya sama aja kali…
    Lebih baik infrastrukturnya dulu dirapihin, baru gembar gemborkan kendaraan listriknya.
    Kalo stasiun pengisian udah merata sampe pelosok, baru deh kita massal pindah ke kendaraan listrik.
    Masa saya yg tiap minggu jalan luar kota kurleb 160km harus ditambah dorong krn gak ada stasiun pengisian di jalan? Belum lagi kalo ngisinya lama. Iya kalo ada fasilitas tuker baterai lgsg, jadi prinsipnya kaya ngisi bbm, gak perlu nunggu charging.
    Hape pake quick charge aja setidaknya 1 jam penuh.

    Karena saya juga bosen disuguhi motor klotok2dan motor vampir.

  17. Listrik kan juga dari minyak kan… Kecuali kalau PLN udah pake tenaga air. Angin. Lhaa.. Itu baru jaminan go green… Selama ada yg masih menambang gas n minyak… Pasti tdk akan gogreen….lebih baik hybrid dulu..

  18. Antara energi fosil (bbm) dan listrik sama2 berdampak pada lingkungan hidup sebagai sumbernya.

  19. Gak usah terlalu ngikut negara maju kita bikin target waktu sendiri biar gak terseok-seok dalam pelaksanaannya, menurutku kalau mulai 2040 atau 2050 semua kendaraan roda 2 keluaran baru wajib listrik dan semua kendaraan roda 4 keluaran baru wajib hybrid itu cukup kok waktunya, dan kalau pabrikan mau ngeluarin kendaraan baru yang hanya pakai BBM saja perbolehkan tapi kena PPnBM kecuali kendaraan komersil.

  20. bbm mungkin tidak bener benar hilang. bayangkan kalo bbm hilang kita mau nyalakan genset pake apa?

    nggak kebayang nanti kalo ada pemadaman listrik di tiap daerah mau isi baterai pake apa

  21. Semoga secepatnya terlaksana.
    Pasalnya di Taiwan udah diterapkan tuh…
    Harga bersaing dengan motor bensin, Ada tempat penukaran baterai (bukan pengisian lagi) lebih cepet gk lama nunggu, Juga jarak tempuhnya bisa diklaim diatas 40 kilo lagi…
    Bahkan disana pasarnya udah berkembang cukup pesat soal jenis ini…
    Hehehe… Kalau disini bener terlaksana mungkin nanti ada jasa Terima gulungan setan, Penukaran baterai eceran.. Ekekekekek.
    Bye

  22. Yang punya pabrik batre siapa hayo??? Yang punya tambang nikel siapa hayoo??? Yang untung siapa hayoo????

  23. Buat pembangkit listrik tenaga panas bumi dan pembangkit tnaga surya ultra besar di setiap pulau berpenghuni untuk memasok listrik indonesia.
    Itu baru keren.. biar g merusak lingkungan parah..

  24. kebanyakan bentrok multi dimensi antar bumn vs bumn atau bumn vs politisi atau bumn vs swasta atau bumn vs politisi dalam hal ini.semua pihak2 di atas tak mau kehilangan kue yg selama ini dinikmati.

  25. Ngapain sih keputusan harus di ambil berdasarkan negara lain, Indonesia itu milik siapa sih sebenarnya..,
    Kepentingan2 besar yang mengandung nilai uang selalu saja negara lain yang menentukan.., wake up Indonesiaku !!!

  26. Emang sih ngga polusi tapi efek limbah sisa baterainya sudah dipikirkan belum? ntar niatnya membuat langit biru tapi buminya teracuni mercury. Bayangkan 5-7 tahun (umur baterai) setelah motor listrik disahkan,akan ada limbah baterai berjamaah

    • Limbah baterai lebih mudah dikontrol dibandingkan limbah minyak karena bentuknya yang terkontainer jadi gak banyak yang hilang ditelan bumi, gak kayak limbah minyak yang bisa berceceran jadi jumlah yang kembali didaur ulang bisa cukup signifikan.

      Liat aja bengkel tradisional pasti banyak yang pelatarannya hitam karna minyak bekas.

    • Baterai bentuknya yang terkontainer dan pelaksanaannya yang banyak pakai sistem tukar baterai mempermudah kontrol dalam segi limbah dan daur ulang, tidak seperti minyak yang bentuknya cair jadi mengurangi kontrol limbah dan jumlah yang bisa didaur ulang, liat aja banyak bengkel tradisional yang pelatarannya hitam karna minyak bekas.

  27. Menurut saya, ga mungkin kendaraan BBM bisa dihapuskan sepenuh nya…
    penggunaan baterai juga bukan ngga merusak lingkungan, apalagi limbah nya..
    tapi mgkn baiknya memang diterapkan utamanya untuk kota2 besar saja dan untuk penggunaan dalam kota.. terlebih kemungkinan pembangunan infrastruktur utk menunjang kendaraan listrik masih PR yg sangat besar.. ketersediaan pom bensin di daerah yg jauh dari kota aja kadang masih kurang memadai… kecuali ada regulasi penyamarataan tipe baterai untuk semua merk, jadi untuk ketersediaannya bisa berupa gerai2 atau kerja sama dgn retailer2 minimarket saat ini, jdai sistem nya sperti kita konsumsi gas LPG, kalau mau ganti baterai tinggal datangi minimart, tukar case baterai kosong kita dengan yg siap pakai di minimart, baru praktis…
    kalau cuma ngandelin charge sendiri ya repot karena sperti yg kita tau, charge baterai makan waktu..
    Tapi, untuk transportasi antar kota atau utama nya propinsi masih akan lebih aman dengan kendaraan BBM..

  28. salah besar kalau kendaraan listrik 0 emission. kenyataannya akan timbul masalah baru yaitu limbah baterai yg juga cukup rumit penanganannya. tapi memang perkembangan bisa terjadi walaupun bukan tanpa masalah. yg jelas jangka waktu 5 tahun sepertinya tidak cukup untuk negara berflower

  29. Santai aja masih lama, pabrikan esemka selaku mobil nasional saja produknya belum ada yg pake listrik

  30. Moga moga kendaraan militer, tank, mesin kapal ferry, kapal perang, pesawat terbang, nggak pakai listrik, kendaraan berdiesel tdk punah

  31. Woy kang IWB, kenapa musti ditafsirkan matinya mesin bensin to? Segala ada yg hubungin ke proyek listrik pemerintah. Anggep aja pilihan. Orang bebas mau beli bensin atau yg listrik. Mau yg buatan jepang, itali, atau indonesia. Bangga aja dulu anak negeri sendiri bisa bersaing dengan jepang. Kl niat pemerintah hapus bensin ngapain bilin riset untuk produksi bensin dr sawit? Kl cari duit dr Jepang setidaknya ga usah menurunkan semangat yg anak negeri risetlah.

    Terus jangan kebiasaan hapus komen yg ga sampean suka kang.

Comments are closed.