iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Setelah akhir pekan kurang menguntungkan, Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) langsung menghadapi test Official yang dihelat pada sitkuit Catalunya, Spanyol pasca Race pada hari Senin kemarin. Dalam test tersebut The Doctor mencoba banyak modifikasi dan juga fokus bekerja dibidang Elektronik……

Pertama adalah Elektronik dimana masalah ini sudah hinggap pada Yamaha sejak pergantian ECU Tunggal Magneti Marelli. Dalam kemarin Rossi mencoba fokus dalam bidang tersebut yang bertujuan meningkatkan Corner Entry dan juga Exit Corner dimana Yamaha masih sedikit tertinggal di area tersebut..

iklan iwb iklan iwb

Rossi menghabiskan 71 Laps selama test dan ia bertengger diposisi empat belas dengan catatan waktu 1 Menit 39.968 Detik, yang ia cetak pada Lap ke-58. Terpaut +1.001 Detik dari Pemuncak test sekaligus Rekan satu timnya, Maverick Vinales. Memang sudah tradisi Rossi jika selama test berlangsung ia tidak pernah berfokus pada Lap time pakdeee.

Melalui Crash, ia membeberkan apa saja yang telah dilakukan selama Test yang berlangsung selama delapan jam tersebut..

Kami mencoba beberapa hal berbeda, terutama di area elektronik, untuk meningkatkan pengereman dan sedikit untuk akselerasi, Itu positif, karena itu adalah sesuatu yang bisa kami gunakan dari balapan berikutnya dan Kami menemukan beberapa solusi bagus.” Tukas The Doctor…

Kemudian Rossi menyinggung Michele Gadda yang dipromosikan dari proyek Yamaha WorldSBK untuk menjadi Kepala Grup Kontrol Elektronik baru yang berbasis di Eropa, ia menjelaskan bahwa Gadda adalah tokoh utama di balik perkembangan tersebut….

Michele Gadda orang yang sangat baik. Bagiku, kami banyak berkembang dengannya, masalahnya adalah kami membutuhkan lima orang lagi seperti Gadda, tetapi saat ini kami hanya punya satu!”

Sementara itu The Doctor juga mencoba modifikasi rem belakang yang difokuskan lebih banyak untuk bekerja di tengah corner guna membantu menstabilkan motor. Ia mencoba memindahkan penggunaan Rem belakang, dan menaruhnya di stang bagian kiri dekat kopling..

Aku menguji rem ibu jari dan aku juga menguji ‘rem skuter’,” ini menarik, tidak terlalu buruk. Karna sekarang kami hanya menggunakan kopling di saat start, tetapi start itu juga penting. Masalahnya adalah kurangnya ruang, karena kau memiliki tuas kopling ke atas dan tuas rem di bawahnya, jadi itu tidak mudah. Untuk Rem ibu jari sedikit lebih mudah. ​​Mungkin ini bisa diterapkan di masa depan, karena bagaimanapun, jika kau memiliki semua rem di jarimu, itu dapat membantumu di tengah corner.”

Rossi juga kembali menguji Knalpot baru dengan jarak tempuh yang lebih jauh lagi, sebelumnya kenalpot tersebut sudah ia pakai di Hari Jum’at saat Free Practice dua namun Rossi mengungkapkan tidak terlalu jauh perbedaannya dengan kenalpot versi lamanya..

Disisi lain Rossi Justru puas terhadap kinerja ban baru Michelin yang rencananya dipakai untuk tahun depan, ia menjelaskan bahwa tipe ban baru tersebut memiliki grip yang lebih baik dibandingkan musim ini.

“Untuk ban luar biasa, mereka membuat pekerjaan yang baik, karena mereka meningkatkan cengkeraman dalam akselerasi sehingga kau dapat membuka throttle lebih awal dan kau bisa melaju lebih cepat dalam akselerasi. Jadi ban baru lebih baik,” kata Rossi.

Last…Patut dinantikan cakkk bagaimana perkembangan Yamaha setelah ini, mungkin benar bahwa Yamaha sedikit tertinggal soal update – upadatean namun Yamaha sendiri terus berupaya meningkatkan kinerja motor step by step dan memilih tidak gegabah yang bisa berakibat Fatal. Semangat mbah Rossiiii…..(iwb)

Advertisements

17 COMMENTS

  1. Thumb brake bukan barang baru lagi dimotogp, namun mungkin rossi yang mulai menerapkan piranti itu buat dirinya kali ini, sebelumnya lorenzo pernah di ducati, dan pembalap lain juga pernah menerapkan yg sama

  2. kopling hidrolik ..rem belakang juga hidrolik,,,nek fungsi tuas sebalah kiri bisa untuk kopling+rem belakang..mungkin akan menghemat tempat,,,,tinggal d bedain jalur hidrolik.nya..

  3. Next race diassen yg secara umum VR46 sangat menguasai trek ini, semoga motornya bisa diajak kerja sama dan gak bermasalah.

  4. Berharap yamaha bisa setara ducati,honda biar seru balapannya..salipan mesin i4 yg bs dari dalam dan lembut yang menarik.trus ditrek lurus disalip lagi v4. btw kmrin JL99 pakai gaya salipan i4 dgn v4 ,ya mana bisa ferguso.

  5. Memang sih, kalo lagi cornering susah sambil tahan kopling dan sambil tahan ngerem (pengalaman waktu ikut motogp dulu).
    .
    .
    .
    …di alam mimpi…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama