Iwanbanaran.com – Cakkkk…. kita semua tahu bahwa Kawasaki meluncurkan generasi mesin terbaru Ninja 250 FI. Disebut sebagai all new, sampeyan akan terkejut bahwa mesin ini tidak hanya berbeda dari bagian luar namun konstruksi dalam pun juga berubah total. Itulah kenapa ketika kita mengganti oli mesin Kawasaki New Ninja 250 FI harus diperhatikan kapasitasnya. Sebab tidak seperti generasi lama yang rakus oli, dengan mesin yang lebih kompak ternyata New Kawasaki Ninja 250 jauh lebih sedikit saat kita mengganti oli mesin secara berkala. Emange pirooo??

Kalau sampeyan salah satu penunggang Kawasaki Ninja 250 generasi 2 pasti kita semua tahu untuk mengganti oli mesin kapasitasnya mencapai 2 liter. Sementara jika kita mengganti oli sekalian filter di dalamnya kapasitas oli yang dibutuhkan jauh lebih besar yakni mencapai 2,4 liter. Jadi sampeyan harus beli 3 botol secara total jika oli kemasan 1L. Besarnya kapasitas oli karena konstruksi mesin lama memiliki gearbox yang lebih besar terutama area bak kopling. Makanya jangan heran jika secara bobot mesin ini juga jauh lebih berat dibandingkan dengan generasi terbaru yang lebih kompak…

Yup…. Kawasaki merombak hampir semua Sisi mulai sasis, fitur hingga mesin. Rekontruksi total ini mampu memangkas bobot keseluruhan Ninja 250 versi terbaru turun hingga 8kg (menjadi 164 kg dari sebelumnya 172 kg). Hampir semua komponen memberikan sumbangsih terhadap penurunan bobot termasuk rekonstruksi engine gen anyar. Tujuan Kawasaki satu yakni bagaimana memperoleh ledakan tenaga yang jauh lebih besar namun mesin lebih ringan. Salah satunya adalah revisi bagian gearbox. Efeknya Ninja terbaru tidak membutuhkan oli mesin sebanyak generasi lawas….

Yup…betul cak, pada generasi Ninja250FI terbaru mesin hanya membutuhkan 1,7 liter jika sampeyan mengganti oli bersamaan dengan oil filter. Sementara penggantian berkala tanpa mengganti filter oli kapasitas oli mesin yang dibutuhkan hanya 1,3 liter. Nahhh jauh banget to. Sebelumnya 2,4 liter menjadi 1,7 liter dan dari 2liter menjadi hanya 1,3 liter. Nggak heran engine anyar lebih enteng dan efisien. Pertanyannya… Gimana jika kapasitas oli terlalu banyak dari rekomendasi pabrikan? Jelas akan membebani putaran engine sehingga ledakan tenaga tidak bakal optimal alias terlalu berat. Pada titik ekstrim bahkan bisa membuat seal jebol walau jarang terjadi. So…intinya sampeyan ikuti petunjuk pabrikan biar Slamet lahir batin (haiyaahhhh)…

Last…. oli mesin yang direkomendasikan pabrikan pada Kawasaki Ninja 250 FI ternyata tidak terlalu encer. Seperti umumnya motorsport, viskositas oli yang anjurkan ber SAE10-40W. Bandingkan dengan Honda CBR250RR yang sudah bermain di SAE 10-30W. Artinya dengan viskositas tersebut kita lebih fleksibel untuk memilih berbagai merk oli di luar karena mayoritas menawarkan SAE10-40W. Nahhh…dari sini wis mudeng to, ingetin mekaniknya kalau lupa cak, ganti oli biasa tanpa filter 1,3 liter sedang termasuk filter 1,7 liter. Dicopy 86 roger ? :mrgreen: …..(iwb)

Advertisements

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here